Di iringi semangat tahun baru, banyak dari kita yang memikirkan bagaimana caranya untuk meraih keberuntungan di tahun 2015. Ada berjuta gairah yang tersimpan rapi di tahun ini. Memang, tidak menyangkal bahwa kadang kita sebagai manusia pasti pernah merasa bosan dengan rutinitas sehari-hari, terlebih untuk pekerjaan. Bagi para designer Indonesia yang selalu ingin mengembangkan ide dalam membangun karya yang lebih baik, mereka pasti membutuhkan semangat yang lebih.

Resolusi-00

Jika kita mau belajar tentang resolusi khususnya untuk para designer, inilah tempat yang tepat untuk kamu. Tahun baru, harus melahirkan tekad yang baru untuk mencapai tujuan yang diimpikan. Apa sajakah resolusi itu?

 

1. Mendorong Beberapa Hal

85

Designer bekerja karena beberapa hal. Tidak cukup hanya untuk menyenangkan klien atau mendapatkan gaji. Mereka semua memiliki gairah dan minat yang jelas dalam mendorong kemungkinan desain. Berpikir untuk mengikuti kontes. Apa lagi yang bisa kamu peroleh dari memasuki kontes desain? Mungkin 2015 bisa menjadi tahun untuk mendorong batas-batas seseorang, mendorong batas-batas desain dan mengeksplorasi kemungkinan-kemungkinan baru.

 

2. Tetap berhubungan dengan klien

2014012211206217

Tidak ada salahnya untuk tetap berhubungan dengan klien yang sudah memiliki hubungan baik denganmu, walaupun pekerjaan telah selesai. Karena kamu tidak pernah tahu bahwa itu akan memunculkan lebih banyak pekerjaan untuk kamu. Designer Indonesia sering mengalami hal ini, mereka antusias untuk tetap memiliki hubungan baik dengan para klien mereka. Ini sangat baik untuk mereka. Jika klien sudah percaya, maka tak ayal para klien memberimu pekerjaan lagi dan lagi.

 

3. Pembuktian Diri

self- verification

Sederhana kedengarannya, mungkin salah satu langkah terbesar yang dapat diambil oleh para designer adalah mulai membuat rasa, baik secara konseptual dan visual. Sejak 2014 datang hingga pergi, designer dapat melihat pekerjaan yang dilakukan pada tahun sebelumnya dan bertanya pada dirinya sendiri, apakah pekerjaan sudah cukup baik. Jika tidak, tahun 2015 bisa menjadi awal pembuktian diri. Ini merupakan resolusi hebat bagi designer Indonesia.

 

4. Master Program

master

Semua orang tahu bagaimana rasanya melakukan kesalahan di Photoshop, Illustrator dan InDesign. Mereka semua memiliki bahasa yang unik dan alur kerja yang membutuhkan waktu untuk belajar. 2015 bisa menjadi tahun merampingkan alur kerja seseorang, belajar semua shortcut dan membebaskan pikiran kreatif dan menjadi seorang master program. Itu juga tergantung dari usaha para designer itu sendiri.

 

5. Membuat Desain Sendiri

80

Designer bisa berdiri untuk membuat desain mereka sendiri atau, dengan kata lain, mendesain dengan cara memenuhi hasrat dirinya sendiri. Ada banyak designer Indonesia di luar sana yang menjadikan tahun 2015 untuk bekerja secara individu.

 

6. Mengelola Stres dalam Mendesain

happy-working-woman

Ironisnya, menekankan tentang pekerjaan desain benar-benar dapat menyebabkan produksi desain yang lebih lemah. Pada 2015, sudah saatnya kamu mengelola dan mengendalikan stress dalam membuat desain. pemahaman ini dapat memungkinkan alur kerja yang damai, menyenangkan dan bebas tekanan.

 

7. Lakukan Beberapa Pekerjaan Pro Bono

Free-100

Apa designer memiliki waktu untuk bekerja tanpa bayaran? Namun, percaya atau tidak, pekerjaan pro bono bisa menjadi sangat berharga bagi para klien potensial. Sesekali, kamu bisa berbuat baik untuk memberi pelayanan desain gratis untuk promosi. Hal ini bisa memberikan kesempatan untuk perluasan jaringan, membangun portofolio karya desain dunia nyata, dan untuk mengembangkan reputasi.

 

8. Temukan Kekuatanmu

strength

Seorang designer akan menemukan inspirasi karya dimanapun dia berada. Penting untuk mencatat kategori kontes yang palin kamu nikmati dan asah gaya dalam bidang itu!

 

9. Merakit Portofolio

web-portofolio-04

Pada era 80-an, membuat portofolio itu sangat sederhana yaitu hanya dengan menumpuk pekerjaanmu dalam wadah pelindung, atau memotret pekerjaan itu kemudian mengembangkannya. Namun saat ini portofolio para designer Indonesia dan di seluruh dunia berada pada situs pribadi, di situs media sosial, dan ada pula yang dicetak. Tahun 2015 bisa menjadi tahun mengambil tantangan ini secara maksimal dan mengoptimalkan media sosial tersebut untuk melakukan pemasaran.

 

10. Temukan Audiens

kliens

Sebagian besar dari kesuksesan dalam profesi desain adalah seorang audiens yang berubah menjadi klien potensial. Harus diperhatikan bagaimana komunikasi dengan klien, dan seperti apakah klien yang harus dihindari. Tahun ini, saatnya kamu menemukan mereka dengan melakukan banyak pemasaran pekerjaan.

 

Nah, itulah tadi resolusi yang bisa dilakukan oleh para designer Indonesia dan designer mancanegara tahun 2015. Sebenarnya masih banyak resolusi lain yang mungkin lebih mudah. Jika kamu tahu salah satunya, kamu bisa segera berbagi dengan kami.


Riska

Riska

Ibu rumah tangga yang hobi menulis, terutama prosa. Telah lama berkecimpung di dunia teater dan aktif menulis hingga sekarang. Karya masih tersimpan rapi di file komputer pribadi dan rencana akan di publish beberapa waktu kemudian. Gemar musikalisasi puisi dan juga memasak. Hot coklat swiss, empal gepuk dan makanan khas Sulawesi yang jadi andalanku.