6 Orang Yang Harus Diakrabi oleh Desainer Grafis

desainer grafis

Salah satu hal yang paling penting dalam setiap industri adalah networking, atau yang biasa disebut membangun dan memelihara hubungan dengan berbagai pihak yang dapat mendukung perkembangan karir anda. Tak terkecuali dalam karir seorang desainer grafis.

Nah, kalau anda ingin memiliki karir yang sukses di bidang desain grafis, berikut ini adalah daftar 6 orang atau profesi yang harus anda akrabi sebagai desainer grafis. (Dialihbahasakan dari situs ini)

1. Akuntan

desainer grafis

(sumber)

Tentunya anda sudah menyadari bahwa pilihan karir sebagai seorang desainer grafis tidak selalu menjanjikan kestabilan finansial, terutama jika anda bekerja paruh waktu, atau menjalankan studio sendiri. Seperti kebanyakan bisnis, anda harus bertempur habis-habisan dan terus-menerus untuk mencari klien baru. Oleh karena itu, memiliki akuntan profesional dapat sangat membantumu mengelola uang yang anda miliki, membantu anda berhemat, dan membuat uangmu lebih terorganisir.

2. Pengacara

desainer grafis

 

(sumber)

Mendengar kata pengacara, dalam pikiran kita langsung terbayang “masalah hukum” yang pelik. Namun, sebenarnya memiliki rekanan pengacara sangatlah penting, baik untuk menegosiasikan kontrak atau menyelesaikan perselisihan dengan client. Jadi, coba anda mulai mencari rekanan pengacara yang bisa dihandalkan. Oh ya, anda juga perlu memahami ranah hukum yang ia kuasai, karena umumnya seorang pengacara sama seperti seorang dokter spesialis; ia memilih spesialisasi tertentu, dan hanya akan memberikan bantuan sesuai dengan spesialisasinya.

3. Desainer Web

Web_design (1)

 

(sumber)

Jika anda memiliki dua kemampuan desain sekaligus, yakni desain grafis dan web, maka anda boleh sedikit lega, karena memang kedua bidang desain tersebut kini semakin sering berjalan beriringan. Namun, jika anda hanya menguasai satu bidang desain saja, misalnya desain grafis, dan sama sekali tidak awam dengan berbagai kode web, atau merasa terlalu ribet untuk mempelajari tehnik coding, maka Sribu sarankan, anda mulai mencari rekanan desainer web dengan visi yang sama dengan anda. Setidaknya, anda perlu mencari dua orang web desainer yang dapat anda pekerjakan secara outsource. Mereka dapat membantu mengatur situs portofolio anda, membuat kode web untuk clientmu, dan membantu memastikan website yang anda desain berada dalam jajaran teratas pada mesin pencari dunia maya, yang berarti nilai tambah plus-plus untuk anda!

4. Desainer yang Lebih Baik

Designer Dieter Rams

Alangkah baiknya memiliki rekanan yang bisa menjadi mentor atau setidaknya seseorang yang anda anggap sebagai desainer yang lebih berpengalaman. Sebagai seorang desainer, terkadang anda merasa jenuh dan sepat mata mengerjakan sebuah proyek desain untuk waktu yang lama, sehingga anda cenderung melewatkan kesalahan minor atau rincian lain yang bisa menodai dan mengurangi nilai desainmu. Nah, mendapatkan kritik yang membangun dari desainer lain sangat penting untuk mengembalikan fokus desain, dan membuat hasil karyamu semakin oke. Plus, kalau idemu sudah mentok, anda juga bisa mendapatkan banyak inspirasi menarik dari mereka.

5. Pemain Industri Lainnya

Industries

(sumber)

Siapa yang sangka, seseorang yang anda temui di sebuah pesta tiga tahun yang lalu bisa tiba-tiba menghubungimu, dan menawarkan sebuah proyek desain besar? Percaya deh, kejadian seperti ini tidak hanya mungkin terjadi di film saja, namun juga sangat mungkin terjadi di kehidupanmu.

Inilah poin penting menjalin networking yang baik dengan para pemain dari industri lainnya. Makanya, jangan segan membagikan kartu nama, dan sedikit berbasa-basi jika bertemu dengan seorang profesional, meskipun jika ia menggeluti industri yang sepertinya sangat jauh kaitannya dengan desain.

6. Fotografer

photographer

(sumber)

Banyak orang menganggap, fotografi merupakan bagian dari desain; bahwa seorang desainer sudah pasti mengerti fotografi, dan sebaliknya seorang fotografer pasti fasih mendesain. Padahal, tidak selamanya demikian.

Fotografi membutuhkan keterampilan yang berbeda, dan terkadang tidak semua desainer memilih kualitas mata seorang fotografer. Karenanya, sebagai seorang desainer, jangan lupa untuk mencari rekanan fotografer. Buat apa? Banyak sekali proyek yang bisa digarap bersama oleh seorang fotografer dan desainer grafis. Bahkan, fotografer juga bisa mengabadikan proses “di belakang layar” selama pengerjaan suatu proyek. Tampilkan foto-foto “belakang layar” ini di situs portofolio anda, agar para calon client bisa mengetahui keseriusan anda dalam menggarap proyek, dan pastinya menambah nilai jualmu.

Jangan ragu untuk memperlebar jaring profesional anda ya. Coba mulai jalin networking dengan para desainer berbakat lainnya lewat Sribu.com, like Facebook Page Sribu, dan follow Twitter @sribudotcom.

Semakin luas dan kuat jaring rekanan anda, semakin besar juga kemungkinan anda bisa menangkup keuntungan dari industri desain grafis yang anda cintai ini.

Salam,
Ryan Gondokusumo

Founder Sribu.com

Logo Perusahaan

*Credits to:
www.youthedesigner.com

email
  • http://joeyusuf.wordpress.com joeyusuf

    Reblogged this on MASTERDesain.com.

  • http://roes-wibowo.com Roes Wibowo

    Setuju banget sama artikelnya, terutama untuk point “network/links”. Hampir setengah dari semua project yang saya kerjakan adalah lemparan project dari teman. Walaupun minusnya untuk portofolio di-claim mereka.hehe

    Semangat terus buat designer Indonesia dan sukses buat Sribu.com. :)

  • http://roes-wibowo.com Tutorial PHP Website

    Setuju banget sama artikelnya, terutama untuk point ”network/links”. Hampir setengah dari semua project yang saya kerjakan adalah lemparan project dari teman. Walaupun minusnya untuk portofolio di-claim mereka.hehe

    Semangat terus buat designer Indonesia dan sukses buat Sribu.com.

  • Janrico

    satu lagi gan, orang marketing atau berjiwa marketer, biasanya mereka lebih mengetahui pasar & lapangan melalui pengalaman2 mereka. Bahkan proses sebuah desain itu ga jauh beda sama cara kerja marketer. Riset, Segmentasi, Pemasaran dll.

  • endrawan

    setuju banget artikelnya gan….dan harus ditambah banyak promosi dan sering say helo kepada pelanggan…biasanya setelah design dan cara kerja kita bagus, biasanya untuk cetakannya biasanya dipercayakan kepada kita juga yang mengerjakannya.

  • http://sabana.web.i sabana

    ijin share gan….:)