personal branding 1

Kita semua tahu bahwa personal branding sangat penting bagi para entrepreneur. Jika seseorang akan membeli dari Anda, mereka perlu memahami siapa Anda, apa yang Anda lakukan dan nilai yang Anda bawa. Tapi kebanyakan entrepreneur gagal dengan bisnis karena mengabaikan merek pribadi mereka. Kali ini Sribu akan membahas praktik dalam personal branding. Berikut adalah tiga hal yang membuat pengusaha gagal di personal.

"Who are you" handwritten with white chalk on a blackboard

1. Mereka berasumsi sudah memahami merek pribadi mereka.

Sangat mudah untuk berpikir bahwa kita sudah memahami merek pribadi kita sendiri. Pada dasarnya ini tentang bagaimana kita berpikir tentang diri sendiri. Tentu saja, saat kita melihat lebih dalam, sangat mudah untuk melihat banyak kesalahan. Personal branding atau merek pribadi bukanlah sekedar tentang apa yang orang lain katakan tentang Anda. Pendapat orang lain akan benar-benar berharga jika beberapa orang berpendapat hal yang sama tentang Anda. Jadi tidak ada salahnya meminta saran dan pendapat dari beberapa orang tentang karakter Anda menurut mereka.

personal branding 2

2. Tidak dapat menceritakan diri sendiri.

Banyak pengusaha yang berasumsi “Untuk apa menceritakan tentang saya, bukankah sudah jelas apa pekerjaan saya? Tidak juga. Jika Anda meluangkan waktu untuk menjelaskan diri sendiri dan menceritakannya, mereka mungkin tidak akan meluangkan waktu untuk mencari tahu, dan menghindari munculnya persepsi negatif (“Saya kira dia bosan menjadi pengacara, itu sebabnya dia sekarang memulai bisnis “) atau malah tidak akan berpikir tentang Anda sama sekali. Ceritakanlah kisah Anda, jangan biarkan orang berasumsi sendiri.

personal branding 4

3. Tidak membawa keluar merek mereka.

Personal branding lebih dari sekedar pendapat Anda tentang diri sendiri. Ini adalah semua dari apa yang orang anggap tentang Anda, berdasarkan apa yang mereka temukan ketika mereka mencari, berinteraksi, bekerja sama, dan berlangganan dengan Anda. Banyak entrepreneur gagal membuat dirinya dipandang orang lain seperti yang mereka inginkan. Itu semua membutuhkan kerja keras, dan Anda harus menyebarluaskan merek itu sendiri. Jika orang merasakan hal yang tidak sesuai, itu akan memunculkan perdebatan. Pastikan bahwa setiap tindakan yang dilakukan sejalan dengan bagaimana Anda ingin terlihat di dunia, dan banyak orang yang tidak mau berusaha untuk mendapatkan itu.

Tetapi jika Anda ingin menonjol dan mendapat perhatian, misalnya sebagai pengusaha yang inovatif dan terkenal di industri fashion, Anda harus mulai menulis posting blog tentang tren yang di industri, membuat komunitas sendiri, dan mulai berbicara di acara-acara untuk berbagi visi Anda. Ketika orang melihat merek Anda sudah banyak dikenal, saat itulah personal branding benar-benar akan menempel.

Memiliki personal branding yang kuat akan membantu bisnis Anda, tapi itu tidak selalu mudah untuk dilakukan. Menghindari tiga kesalahan diatas ini akan membantu memastikan orang lain tahu apa kontribusi Anda sebagai entrepreneur, dan memungkinkan untuk memenangkan kompetisi bisnis.


Dhiar

Dhiar

Lahir dan dibesarkan di kota gudeg, hingga saat ini menempuh semester akhir di sebuah perguruan tinggi negeri di kota yang sama. Salah satu hal yang bisa membuatnya relax adalah mendengarkan musik.