Apakah Anda telah memutuskan untuk keluar dari perusahaan dan memulai bisnis sendiri, atau meluncurkan startup baru? Ini artinya, sudah saatnya Anda memahami dampak warna pada perilaku konsumen yang akan membantu brand menjadi sukses.

colorful-195808_640

Bahkan, penelitian menunjukkan jika 85% dari konsumen percaya bahwa warna adalah motivator terbesar untuk memilih produk tertentu, sementara 92% mengakui tampilan visual sebagai faktor pemasaran yang paling persuasif secara keseluruhan. Cobalah untuk memilih palet warna yang relevan, mudah diingat dan menginspirasi. Disini Sribu akan menuliskan 5 cara mudah memilih warna yang tepat  bagi brand Anda .

 

1. Mengetahui Fokus Anda

1

Richard Branson menunjukkan pendekatan langsung ketika ia memilih warna merah yang mendorong pelanggan untuk menjadi lebih berani dan percaya diri dan mencerminkan metode bisnis yang berbeda. Coca – Cola menggunakan warna merah sebagai simbol energik, bersemangat, dan mudah diingat. Memiliki ide yang jelas, tahu tentang tujuan, tahu bagaimana target audiens akan membantu memilih warna paling mengesankan untuk brand Anda.

 

2. Berpikir secara Psikologi

2

Pernahkah Anda memperhatikan bahwa logo brand teknologi banyak menggunakan warna biru? Pikirkan tentang Facebook, IBM, Intel dan HP, yang menggunakan warna pasif ini untuk melambangkan kebebasan, kepercayaan, kecerdasan dan kemajuan.

Memahami psikologi warna dapat membantu mencerminkan perasaan yang ingin Anda bangkitkan dari para customer.

Sebagai contoh, jika ingin seseorang merasa gembira atau senang saat browsing situs web Anda, pertimbangkan warna-warna berani seperti merah, kuning atau orange. Atau, untuk efek menenangkan cobalah warna pastel.

 

3. Jangan Takut untuk Bereksperimen

PortoJadi

Ketika Heinz merilis botol kecap mereka Squirt Blastin dengan warna hijau, lebih dari 10 juta botol terjual dalam tujuh bulan pertama, dan membuat penjualan tertinggi dalam sejarah brand sebesar $23.000.000.

Ini adalah fakta bahwa warna yang berbeda dapat memiliki dampak yang sangat berbeda pula pada konsumen. Pastikan Anda bereksperimen, setidaknya tiga pilihan untuk menemukan palet warna kuat yang paling relevan dengan brand Anda.

 

4. Analisa Pesaing Anda

analisis

Meneliti logo, website dan skema warna brand lain dalam industri dapat membantu memutuskan apakah Anda ingin bersaing, atau tidak. Panduan ini dapat digunakan sebagai acuan untuk membuat kombinasi yang unik.

 

5. Buatlah Papan Suasana Hati

color_board

Cara lain untuk bereksperimen dengan palet warna yang berbeda adalah menciptakan sebuah papan suasana hati menggunakan warna yang diambil dari gambar atau skema warna brand lain. Menempatkan beberapa warna bersama-sama akan memberi Anda gambaran tentang suasana hati atau emosi yang akan dimasukan dalam sebuah brand.

 

Membangun citra brand baru adalah waktu yang menyenangkan. Apakah Anda seorang freelancer, pengusaha, atau baru memulai? Anda bisa belajar tentang skema warna, menggunakan tools kode warna, maupun mencoba untuk mengaplikasikan beberapa warna pada logo Anda. Jadi, warna apa sajakah yang Anda paling suka?


Riska

Riska

Ibu rumah tangga yang hobi menulis, terutama prosa. Telah lama berkecimpung di dunia teater dan aktif menulis hingga sekarang. Karya masih tersimpan rapi di file komputer pribadi dan rencana akan di publish beberapa waktu kemudian. Gemar musikalisasi puisi dan juga memasak. Hot coklat swiss, empal gepuk dan makanan khas Sulawesi yang jadi andalanku.