Pada kesempatan kali ini, Sribu akan menuliskan beberapa tips food photography yang baik untuk terlihat indah dan menarik. Usaha pada bidang kuliner tidak pernah mendapatkan rating yang buruk lho! Bahkan di beberapa kota besar, usaha ini sangat banyak diminati oleh banyak orang dan biasanya penduduk asli. Mereka memamerkan masakah khas daerahnya untuk dicoba oleh semua kalangan. Dan ternyata cara marketing mereka berbeda-beda. Ada yang membuat website tentang restoran mereka, dan ada juga yang membuat food photography dan hanya memasangnya sebagai spanduk saja. Hal-hal tersebut digunakan untuk menarik perhatian yang melihatnya dengan kata-kata yang menggoda. Lalu, bagaimana sih membuat food photography yang menarik? Berikut pembahasannya!

1. Berilah Jarak Kamera dari Makanan

1

Saya menemukan kesalahan yang paling amatir yaitu bagaimana untuk mendapatkan lensa sampai ke piring. Sebaiknya jangan mengambil gambar terlalu dekat dengan makanan, ada baiknya agak mundur sedikit (seperti yang ditunjukkan di atas). Biarkan makanan bernapas. Beberapa rempah segar, dan / atau serbet yang ditambahkan lapisan bunga visual, memungkinkan mata untuk bersantai dan mengambil subjek. Sebuah gambar close up yang artistik bisa menyenangkan jika disertakan dalam sebuah postingan blog, terutama ketika ada banyak tekstur atau warna untuk ditampilkan. Foto diatas benar-benar hidangan vegetarian yang menakjubkan.

 

2. Gunakan Ruang Negatif : Seperti sebuah tampilan dramatis yang dihasilkan ruang negatif di sekitar

2

Coba posisikan makanan dan alat peraga di salah satu sudut frame, dan biarkan sisa gambar diisi dengan latar belakang bertekstur. Anda akan benar-benar menemukan, mencintai dan mendapatkan food photography yang indah. Perlu Anda ketahui, jika Anda ingin membuat sebuah karya foto yang akhirnya Anda akan memajangnya di website Anda, buatlah yang sebaik mungkin, mengingat semakin berkembangnya social media sebagai strategi bisnis Anda.

 

3. “Rule of Thirds”: Ketika membuat foto, bayangkan foto itu dibagi oleh garis menjadi tiga bagian baik secara vertikal maupun horizontal.

3

Subyek foto idealnya harus ditempatkan di sepanjang salah satu jalur, atau bahkan di salah satu titik di mana garis berpotongan. Kamera Anda mungkin memiliki pilihan untuk menampilkan garis  untuk membuat ini menjadi lebih mudah, atau Anda dapat meng-crop foto di Photoshop menggunakan grid. Anda dapat melakukan versi sederhana hanya dengan menempatkan subjek off-center

 

 

4. Simetri dan keseimbangan: Atau pendekatan alternatif untuk menyusun foto makanan yang hanya untuk menempatkan subjek di tengah, dengan ruang yang sama di kedua sisi

4

Jeanine and Jack of Love and Lemons sering melakukannya dan dengan Panache. Dengan latar belakang marmer putih yang biasa mereka gunakan, dan dengan atau tanpa teh serta serbet yang terlipat rapi, efeknya bersih dan indah. Jika Anda belum membaca blog mereka, maka mulai hari ini Anda harus membuka dan mulai membacanya. Jeanine adalah seorang yang jenius. Karakter seninya dibuat sederhana, hidangan dibuat penuh rasa untuk menginspirasi gaya hidup, dan mereka bersama untuk mengambil foto yang indah.

 

5. Buatlah Kesan Dramatis dengan Gerakan Diagonal

5

Anda dapat membuat food photography yang benar-benar bisa menyenangkan mata dengan hanya beberapa alat peraga yang diposisikan sehingga mereka jatuh pada sisi diagonal. Sudut ruang hidangan dengan piring lonjong (di foto kanan) dan penempatan arah pisau menambah kesan gerakan seni melalui frame. Aran, dari Cannelle et Vanille, adalah seorang seniman sejati yang menguasai komposisi. Ini adalah hasil karyanya. Food photography di atas mengkomposisikan bawang putih dan lobak, dan sisi sebelah kanan menampilkan taburan microgreens, rempah segar dalam minyak dan wortel panggang.

 

5 Tips food photography diatas adalah 5 tips yang tepat untuk komposisi fotografi makanan. Apa yang Anda pikirkan? Bagaimana kalau Anda menunjukkan sikap persuasif terhadap produk yang dijual? Website adalah media yang bagus untuk Anda jadikan strategi marketing restoran Anda. Jadi, Anda bisa mengoptimalkan social media ini agar pemasaran yang Anda bangun berjalan dengan suksesnya. Kumpulkan sebanyak-banyaknya gagasan dari orang lain, maka Anda akan semakin kaya akan ide-ide segar!


Ryan Gondokusumo

Ryan Gondokusumo

Ryan adalah founder dari Sribulancer, platform untuk mencari freelancer berkualitas dengan cepat dan tepat dan founder Sribu, platform jasa desain grafis online yang telah membantu lebih dari 2.000+ pelanggan. Spesialis UI dan UX design, team building, pengembangan produk, strategic marketing, digital marketing. Anda dapat ngobrol dengan Ryan di twitter via @redjohn_G