Email bukan lagi hal yang asing di tengah kehidupan masyarakat urban dewasa ini. Kenyataannya, email sudah menjadi kebutuhan sehari-hari masyarakat di mana mereka mengecek informasi tentang segala hal. Ketergantungan masyarakat terhadap email saat ini merupakan peluang bagi para penjual produk atau jasa untuk menjadikan email sebagai platform pemasaran produk atau jasa mereka. Email marketing sendiri tidak dilakukan dengan asal-asalan, bahkan tersedia email marketing tools dari mulai yang berbayar hingga gratis untuk benar-benar melancarkan strategi email marketing yang efektif.

email-marketing-500x500

Namun, ada beberapa aspek terpenting dalam email marketing yang sering dianggap remeh. Struktur email seringkali dianggap remeh dengan, misalnya, malas meninjau ulang redaksi email sehingga email marketing lebih terlihat seperti akun BOT yang kaku, dikirim dengan bahasa yang persis sama kepada calon klien yang berbeda, dan malah jadi mengganggu.
Berikut adalah 9 poin sakti yang dapat menjadikan sebuah email marketing lebih efektif:

1. Judul Email

shutterstock_197048504

Judul email yang efektif dalam strategi email marketing haruslah sesuatu yang relevan bagi si penerima email. Judul email merupakan wajah pertama yang menentukan apakah si penerima email tertarik untuk terlibat dan membaca lebih jauh email yang dikirimkan. Maka, akan sangat disayangkan jika judul email ini tidak dibuat dengan perhitungan yang matang. Buatlah judul email yang cukup mejelaskan seluruh maksud dari sebuah email marketing.

 

2. Sapaan pembuka

Aspek kesopanan pada saat menyapa di awal email harus diperhatikan ketika menyapa untuk pertama kali, terlebih jika memiliki maksud untuk menjual sebuah produk dan menjalin hubungan bisnis yang baik di masa depan. Gunakan bentuk sapaan yang formal, sopan, namun bersahabat, karena pada hakikatnya tidak ada orang yang akan tersinggung jika disapa dengan sopan.

 

3. Keuntungan nyata dari prospek yang ditawarkan

Setiap manusia tidak suka menghadapi situasi komunikasi yang bertele-tele, apalagi jika itu terjadi ketika dia sedang mencari informasi-informasi yang cepat melalui akun emailnya. Maka, langsung saja to the point dalam email marketing, tonjolkan bagian potensi keuntungan yang akan didapatkan oleh si penerima email jika menindaklanjuti prospek yang disebutkan di dalam email yang didapatkan itu.

 

4. Potensi keuntungan yang dapat dikalkulasi

ecommerce-email-marketing-guide

 

Setiap orang menyukai sebuah kejelasan, sebut saja kejelasan dalam sebuah hubungan asmara, apalagi dalam keuntungan bisnis yang dapat ditawarkan. Dalam konteks keuntungan prospek yang ditawarkan sebuah email marketing, keuntungan yang jelas sangat dianjurkan untuk dikedepankan. Berikan angka atau hitungan yang konkret bagi si penerima email jika menindaklanjuti tawaran prospek yang disebutkan di dalam email tersebut.

 

5. Frase proaktif untuk membalas email

Aspek ini cukup menantang karena seorang email marketer akan sangat dianjurkan untuk meminta si penerima email untuk membalas email tersebut. Namun, jika ini dapat dilakukan dengan benar, ini akan menghasilkan keuntungan yang signifikan dan berkelanjutan. Pada poin ini, seorang email marketer harus mampu meyakinkan si penerima email untuk membalas email tawaran prospek dan memastikan waktunya tidak akan terbuang percuma dengan membalas email itu.

 

6. Nama pengirim dan kontak

Semua orang menyukai efisiensi. Di akhir email, seorang email marketer hanya perlu membubuhkan nama pengirim dan kontak lengkap yang aktif untuk si penerima email menindaklanjuti penawaran yang ada di email tersebut.

 

7. Kirim email di malam hari

personalization-key-for-evolving-email-marketing-campaigns_444_40003672_0_14106514_500

 

Hasil studi  Experian email marketing benchmark study 2012 menyatakan bahwa email promosi paling baik dikirimkan antara jam 7-10 malam. Sementara itu, pada umumnya email promosi biasa dikirim pada jam kerja akan saling menumpuk dengan email yang berkaitan dengan pekerjaan lainnya atau bahkan dengan email marketing dari kompetitor yang memenuhi inbox seseorang. Tentu saja itu akan cukup meyita waktu dan konsentrasi untuk membuka dan membacanya satu per satu, belum lagi email yang berkaitan dengan pekerjaan adalah prioritas di jam tersebut.
Oleh karena itu, jika email dikirimkan pada malam hari—bahkan tengah malam—maka itu akan menjadi strategi yang melawan arus kompetitor. Itu menjadikan #email marketing yang dikirim di malam hari berada di daftar paling atas, sementara si pemilik akun sedang santai menjelang istirahat, kemudian potensi email itu akan dibaca menjadi lebih besar.

 

8.Kirim email di akhir pekan

Satu lagi strategi yang akan membuat email marketing efektif adalah dengan mengirim email di akhir pekan. Data dari Harland Clarke menunjukkan bahwa dari 26,9% email yang dikirim pada hari Rabu hanya dibaca 15,6%-nya; sementara dari 5,5% email yang dikirim, tingkat dibacanya mencapai 32,5%. Jumlah email yang diterima seorang pegawai akan lebih sedikit di akhir minggu dibandingkan di hari kerja biasa di mana email terkait pekerjaan akan mendominasi inbox pemilik akun. Jadi, dengan mengirim email marketing di akhir pekan, itu akan membuatnya terlihat dengan jelas, dan itu akan kembali menjadi usaha efektif dalam membuat peluang.

 

9. Tujuan email yang jelas

Tujuan dari email marketing adalah agar si penerima email kemudian melakukan sesuatu setelah menerimanya. Tentukan apa “sesuatu” itu? Ini adalah poin terpenting dari semuanya karena ketika tujuan sudah ditetapkan, itu akan memengaruhi seluruh struktur email. Oleh karena itu, sebelum membuat email marketing, tanyakan pada diri sendiri apa yang sebenarnya Anda ingin si penerima lakukan setelah menerima email Anda? Menelepon balik? Mengklik link yang diberi? dan lain-lain. Di dalam bisnis, sebuah ketidakjelasan adalah sebuah bencana. Setiap calon klien atau konsumen selalu menginginkan kejelasan. Oleh karena itu, semakin jelas tujuan sebuah email marketing, akan semakin meyakinkan bagi si penerima.

Beberapa catatan penting guna melengkapi keefektifan dari penerapan sembilan poin sakti di atas adalah lakukan riset terlebih dahulu terhadap calon klien yang dituju, identifikasi kebutuhan perusahaan/orang yang dituju sehingga prospek yang ditawarkan akan lebih akurat dan potensial untuk diteruskan. Jangan pernah menulis email yang terlalu panjang.
Karena ini adalah hari keberuntungan Anda, untuk memberikan sentuhan visual terhadap sembilan poin di atas, sebuah contoh email yang efektif dan efisien dalam melaksanakan strategi email marketing akan disajikan:

 

Subject: Bagaimana Cara Mengurangi Turnover Yang Tinggi

Yth. Bapak Sudarsono,

Dengan email ini, saya bermaksud menawarkan jasa untuk mengurangi tingginya tingkat turnover di perusahaan Bapak.
Perusahaan saya menyediakan jasa pelatihan komunikasi internal yang dapat menurunkan tingkat turnover dalam sebuah perusahaan sebesar 30%-40% semenjak strategi komunikasi intenal diaplikasikan sesuai aturan. Monitoring dan evaluasi hasil pelatihan akan dilakukan dengan transparan, objektif dan independen. Biaya akan dikembalikan 100% jika hasil pelatihan tidak mencapai target yang disepakati.

Saya berharap Bapak dapat membalas email ini sehingga kita dapat segera berbicara lebih jauh tentang prospek yang akan sangat menguntungkan perusahaan Bapak ini.

Rudi Suwito, PT. Komunikasi Korporat
(021) 43887535
www.komkor.co.id

 

Struktur sebuah email marketing menjadi aspek yang begitu menentukan terhadap nasib sebuah email untuk langsung dihapus atau dibaca. Beberapa aspek non-teknis seperti waktu dalam mengirim email juga cukup menentukan keefektifan dari sebuah email marketing. Apakah seluruh poin di atas cukup sakti dalam membantu Anda dalam menyusun strategi email marketing? Tulis tanggapan Anda di kolom komentar.


Meizar Assiry

Meizar Assiry

Twit as @ijey and Co-Founder of @jongpwk. A Music Machine at @KaneronPictures.