Perkembangan media sosial ternyata diikuti pula dengan kemunculan analytics tools yang bisa digunakan untuk menganalisis berbagai aktivitas media sosial.

Ketika digunakan sebagai media pemasaran, social media analytics tools menjadi hal wajib yang Anda gunakan. Mengapa?

Karena Social media analytics tools akan membantu Anda melihat apakah sebanding usaha yang Anda keluarkan dibanding hasil yang didapat.

Akan mubazir bukan apabila Anda menghabiskan waktu 1 hari untuk membuat video di Youtube, tapi yang menonton tidak sampai 10 orang?

social media metrics
Via Themeasurementstandard


Banyak sekali data atau metrics yang bisa Anda analisa. Jadi penting sekali untuk Anda ketahui metrics apa saja yang bermanfaat…

…kalau tidak malah kita bisa pusing sendiri dengan data yang ada dan melewatkan informasi penting.

Oleh karena itu pada tulisan kali ini, saya akan menjelaskan bagaimana caranya menentukan kesuksesan strategi social media marketing pada bisnis online Anda melalui data yang ada.

Termasuk juga penjelasan tentang metrics, multiple accounts, dan beragam analytics tools untuk media sosial.

 

Penjelasan Tentang Social Media Metrics

Untuk mengetahui metrics apa saja yang Anda butuhkan, ada baiknya dimulai dengan mengetahui definisinya:

  • Conversion : jumlah orang yang telah mencapai hasil yang diinginkan.
  • Leads : potential conversion, termasuk orang-orang yang tertarik untuk membeli produk bisnis.
  • Engagement : jumlah like, share dan komentar pada sebuah post.
  • Reach : jumlah audience yang berkomunikasi atau melakukan kontak dengan Anda.
  • Impressions : berapa banyak orang yang melihat post Anda.
  • Funnels : jalur atau proses yang dialami seseorang hingga menjadi customer.
  • Visits vs unique visits : jumlah orang yang mengunjungi suatu website (visits), orang yang mengunjungi website Anda hanya sekali dan untuk yang pertama kalinya (unique visits).
  • Bounce rate : persentase orang yang mengunjungi satu halaman di website Anda, kemudian langsung pergi tanpa melihat halaman lainnya.
  • Exit rate : persentase orang yang meninggalkan halaman tertentu.
  • Time on site: berapa lama pengunjung melihat website Anda hingga akhirnya pergi.
  • Audience growth rate : perbandingan antara jumlah audience sekarang dan kemarin, minggu lalu, bulan lalu atau tahun lalu.
  • Response rate : berapa lama Anda merespon komentar dari pengunjung.
  • Inbound links : jumlah website luar yang memasang link website Anda

Penjelasan di atas hanyalah basic atau definisi dari masing-masing metrics yang perlu diketahui oleh setiap pemilik bisnis.

Dengan memahaminya, Anda bisa menentukan metrics apa yang paling Anda butuhkan untuk tracking keberhasilan media sosial bisnis Anda.

 

Cara Tracking Kesuksesan Social Media Marketing

Dengan langkah-langkah sederhana, Anda dapat membuat strategi pengukuran sesuai dengan tujuan Anda.

Anggap saja bahwa brand awareness menjadi tolak ukur Anda untuk mengetahui seberapa jauh customer mamahami bisnis Anda.

Namun, metrics apa yang Anda butuhkan untuk mengukur brand awareness?

Pada dasarnya, pengukuran brand awareness didasarkan pada empat kategori yaitu social media exposures, engagements, influences, dan leads.

Perhatikan penjelasannya berikut ini:

social media categories measurement

Via Socialmediaexaminer

 

1. Mengukur social media exposure

Berapa orang yang bisa Anda jangkau dengan sekali post di social media?

Dalam media sosial, jumlah potential audience itu penting sekali karena angka ini juga menunjukkan berapa orang yang bisa Anda jual dengan produk Anda.

Tapi menghitung jumlah potential audience tidaklah mudah karena mungkin saja satu audience Anda follow lebih dari satu akun social media yang Anda miliki.

Jadi untuk mengambil jalur alternatif yang lebih aman, Anda bisa mengukur persentase audience growth rate. Bagaimana caranya?

Seperti ini caranya…untuk:

  • Twitter : Anda bisa melihat jumlah follower dan jumlah follower yang me-retweet pesan Anda setiap bulannya. Bandingkan angka ini dari bulan ke bulan untuk mengetahui apakah ada perkembangan dari audience Anda.
  • Facebook : Catat jumlah fans pada brand page Anda. Setelah melakukan promotion atau campaign, hitung jumlah Facebook friend yang mulai menjadi fans pada brand page Anda.
  • Youtube : Bandingkan jumlah viewer dan subscriber Anda pada rentang waktu tertentu.

 

2. Mengukur engagement

Engagement rate gampangnya bisa diartikan berapa orang yang berinteraksi dengan pesan Anda.

Bagaimana cara tracking engagement rate? Begini caranya…untuk:

  • Twitter : Perhatikan jumlah user yang mengklik link Anda, me-retweet/reply konten Anda, menggunakan hashtag Anda, dan mengirim direct message.
  • Facebook : hitung jumlah berapa click, comment, dan/atau share konten Anda.
  • Youtube : Perhatikan jumlah komen dalam video Anda, berapa kali konten tersebut dirate dan dishare, dan berapa jumlah subscriber baru Anda.

 

3. Tracking influence

Influence merupakan perhitungan subjektif yang bergantung pada perspektif bisnis Anda.

Setelah menghitung engagement, perhatikan apakah engagement tersebut memiliki efek yang positif, negatif, atau netral.

Untuk melihat tingkat influence yang timbul dari campaign social media Anda, bisa Anda gunakan tools seeperti Twitalyzer, Social Mention, atau Scoutlabs.

Dari sana Anda bisa melihat apakah ada “pemain besar” di social media yang berinteraksi dengan brand Anda, atau yang selama ini berinteraksi hanya user dengan followers sedikit. 

Mengetahui influence Anda sangat penting karena dengan berinteraksi dengan mereka, hubungan yang Anda ciptakan juga akan menjadi semakin kuat.

 

4. Lead generation funnel

Di sini lah Anda bisa menghitung Return on Investment (ROI) dari campaign social media Anda, dalam arti lain, apakah tujuan Anda tercapai?

Perlu kalian ketahui bahwa exposure, influence, dan engagement merupakan representasi dari brand awareness…

…lalu apa yang bisa Anda lakukan dengan orang yang sudah aware dengan brand Anda?

Anda bisa masuk ke tahap lead generation, yaitu tahap mengkonversi orang-orang yang sudah mengenal brand Anda untuk melakukan sesuatu, misalnya melakukan transaksi.

Proses ini tidaklah mudah…

Anda harus benar-benar memanfaatkan website bisnis yang Anda miliki, media sosial, email marketing, iklan online dan tentu saja konten yang menarik agar mereka convert menjadi pembeli.

Dengan memahami ROI dari campaign social media marketing Anda, bisa dilihat apakah sebaiknya Anda melanjutkan campaign tersebut atau tidak.

 

Nah, Sekarang Bagaimana Caranya Mengurus Multiple​ ​Social​ ​Media​ ​Accounts?

Apakah bisnis Anda memiliki akun media sosial lebih dari satu?

Anda merasa kesulitan untuk mengurus beragam akun media sosial dengan channel yang berbeda?

Supaya lebih mudah, Anda bisa menggunakan Hootsuite untuk melakukan monitoring, posting, updating, dan schedulling beberapa akun media sosial hanya dengan satu aplikasi saja.

hootsuite dashboard

Via Johnimsecrets

 

1. Melakukan monitoring

Hootsuite memungkinkan Anda untuk mengorganisir informasi ke dalam beberapa tab (unlimited) dengan masing-masing tab mampu menampilkan hingga 10 stream.

Selain itu, meskipun menggunakan versi gratis, Anda tetap bisa menggunakan tiga channel media sosial sekaligus.

Jadi dengan versi gratis saja, Anda sudah bisa melakukan banyak hal…

Ada lima jenis channel media sosial yang bisa Anda pilih yaitu Twitter, Facebook, Google+, LinkedIn, dan Instagram.

Namun jika Anda menggunakan versi gratis, maka hanya tiga channel saja yang bisa dipilih.

Anda juga bisa melakukan monitoring news feed Twitter, news feed Google plus, post pada timeline Facebook, post pada akun Instagram, profile update pada LinkedIn, dan monitoring lainnya pada waktu yang bersamaan.

 

2. Memilih channel media sosial yang akan dikelola

Dengan versi gratis dari Hootsuite, Anda bisa memilih 3 channel media sosial yang akan dikelola.

Sebaiknya Anda pahami dahulu jenis-jenis dan peranan media sosial yang bisa cocok untuk digunakan dengan bisnis Anda.

Jadi gunakan 3 slot tersebut sebaik-baiknya…

 

3. Menyusun priority tab

Setelah memilih 3 jenis social media yang menurut Anda penting, kini waktunya untuk membuat priority tab untuk melihat informasi apa saja yang penting. 

Buatlah informasi di tab ini sebagai one-stop destination untuk Anda mengecek performa campaign social media Anda.

Semua bisnis memiliki informasi penting yang berbeda-beda. Jadi sesuaikan informasi ini berdasarkan kebutuhan bisnis Anda.

Apakah tab tersebut mampu untuk tracking informasi yang paling bermanfaat untuk bisnis Anda?

Apakah tab tersebut memberikan informasi yang Anda butuhkan setiap hari?

 

4. Melacak brand mention

Hal terpenting lainnya adalah memiliki tab berisi informasi mengenai brand mention.

Tab ini akan sangat berguna sekali untuk mengetahui siapa saja yang telah menggunakan konten dari media sosial Anda, terutama Twitter dan Instagram.

Misalnya digunakan untuk mengetahui sampai sejauh mana konten Anda di-retweet atau dibagikan oleh orang lain.

 

5. Memantau komentar pada Facebook

Salah satu fitur terbaik dari Hootsuite adalah kemampuannya untuk memantau dan memberikan update terbaru Facebook pages di industri Anda.

Facebook pages ini mungkin bukan kompetitor Anda, tapi brand-brand yang memiliki target audience yang mirip dengan Anda.

Anda harus membaca semua komentar yang masuk pada Facebook page Anda dan kemudian membalasnya satu-persatu.

 

6. Memaksimalkan Hootsuite dengan menambahkan aplikasi gratis

Siapa sih yang ga suka dengan aplikasi gratis?

Hootsuite memberikan Anda aplikasi gratis untuk memantau data analisa terbaru dari social media Anda.

Anda bisa melihat aplikasi yang bisa Anda download di sini.

Untuk mencobanya Anda bisa klik tombol Add Stream, kemudian pilih Apps.

Jika aplikasi yang Anda inginkan tidak ada dalam daftar, maka Anda bisa memilih Get More Apps.

Ada banyak aplikasi yang disediakan oleh Hootsuite, baik yang gratis maupun berbayar, seperti misalnya untuk kebutuhan email marketing, video hosting, CRMs, analytics, dan masih banyak lagi.

hootsuite dashboard

Via Socialmediafuze

 

Oke tentu saja Anda pernah mendengar tools lain selain Hootsuite dong? Banyak tools lain yang sangat berguna untuk membantu aktivitas social media Anda. berikut saya berikan beberapa contoh lainnya…

 

Tools Untuk Social Media Management

 

social media management tools

 

Via Socialpilot

 

Seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya, perkembangan media sosial disertai pula dengan kemunculan berbagai macam tools untuk mengurusnya.

Apalagi sih tools-tools yang membantu aktivitas social media selain Hootsuite?

Berikut ini beberapa social media management tools yang bisa Anda gunakan:

 

1. Buffer

Buffer memungkinkan Anda untuk mengurus berbagai akun dan channel media sosial dalam satu tempat yang sama.

Dengan tampilannya yang sederhana, ringkas, dan intuitif, Buffer dikenal sebagai tools yang mudah untuk digunakan.

Dengan menggunakan Buffer maka Anda bisa mengurus segala hal yang berkaitan dengan media sosial, termasuk sharing, scheduling dan analyzing.

Untuk saat ini Buffer sudah mendukung baragam channel media sosial yaitu Facebook, Twitter, LinkedIn, Google+, dan Instagram.

buffer dashboard

Via Tabsite

 

2. SproutSocial

Sama seperti Hootsuite, SproutSocial juga bisa digunakan untuk mengelola berbagai akun media sosial melalui satu dashboard.

Anda bisa melakukan scheduling tweet dan post facebook melalui SproutSocial.

Selain itu analytic tools yang ditawarkan mampu memberikan beragam informasi yang dibutuhkan oleh bisnis Anda.

Ditambah lagi dengan beberapa fitur tambahan seperti customer relationship management (CRM), dan helpdesk functionality yang bagus untuk mengorganisir berbagai macam komplain dari customer di media sosial.

sprout social dashboard

Via Wordstream

 

3. SumAll

Setelah Anda menghubungkan beragam akun media sosial, SumAll akan mulai mengumpulkan data-data dan insight dari akun bisnis Anda.

Kemudian semua data tersebut akan ditampilkan dalam satu dashboard.

Anda bisa melihat data yang ada dengan mengunjungi website SumAll atau meminta untuk dikirim melalui email setiap hari.

SumAll dashboard

Via Outreachr

 

4. Topsy

Topsy adalah sebuah search engine yang memungkinkan Anda untuk memonitor brand mention yang berfokus pada social insight berdasarkan top conversation.

Topsy juga bisa digunakan untuk menghitung sentiment dan metrics lainnya.

Pada dasarnya topsy sangat membantu para pemilik akun media sosial dengan konten yang sangat banyak.

Topsy Dashboard

Via Techcrunch

 

Beberapa tools di atas tentunya akan memudahkan dan menghemat waktu Anda dalam mengurus beberapa akun social media sekaligus.

Dengan sistem notifikasi realtime yang dimiliki, Anda akan selalu mengetahui informasi terbaru yang berkaitan dengan industri serta akun media sosial Anda.

Jadi akan sangat baik apabila Anda mampu mengkombinasikan beberapa tools diatas untuk mengelola dan mengukur kesuksesan bisnis Anda.

 

Summary

Menentukan kesuksesan pemasaran melalui social media dapat Anda lakukan dengan bantuan social media analytic atau management tools.

Ada beberapa metrics yang harus Anda perhatikan untuk mengetahui apakah kegiatan social media marketing Anda berjalan sukses atau tidak. Namun masing-masing bisnis memiliki metrics kesuksesan yang berbeda-beda.

Sebaiknya perhatikan exposure, engagement, influence dan lakukan lead generation supaya Anda mengetahui apakah media sosial Anda memiliki pengaruh yang baik terhadap pemasaran serta penjualan bisnis Anda.

Gunakan pula beberapa tools yang bisa membantu Anda untuk mengelola dan memonitoring beberapa akun sekaligus sehingga bisa menghemat waktu Anda.


Meizar Assiry

Meizar Assiry

Twit as @ijey and Co-Founder of @jongpwk. A Music Machine at @KaneronPictures.