Setelah membahas 3 social media giants seperti Facebook, Twitter, dan Instagram, saya ingin membahas social media yang lebih jarang dipakai…

…tapi jangan berpikiran ini tidak efektif ya. Justru social media ini lah yang akan menjadi masa depan!

Apabila Anda masih memikirkan jenis dan peran media sosial yang cocok untuk menunjang kegiatan bisnis, consider untuk menggunakan Google Plus!

Berikut ini saya jelaskan cara menggunakan Google Plus untuk mempromosikan produk bisnis Anda.

Dari pembahasan ini Anda juga bisa melihat apakah platform social media tersebut cocok untuk bisnis Anda.

Oke, saya akan bahas dulu sedikit mengenai apa itu Google Plus…

 

GOOGLE PLUS

Sejak dirilis tahun 2011, Google Plus telah menjadi media sosial dengan jumlah pengguna aktif terbanyak kedua setelah Facebook yakni lebih dari tiga ratus ribu pengguna.

Bagi marketer, jumlah tersebut tentunya tidak bisa diabaikan begitu saja…

Jika dibandingkan dengan media sosial lain, Google Plus juga memiliki engagement per follower yang hampir sama dengan Facebook, bahkan dua kali lipat dari Twitter.

Why Use Google Plus
Via Plusyourbusiness

 

Pada prakteknya, Google Plus memiliki peranan penting dalam SEO sehingga memudahkan marketer untuk meningkatkan ranking sebuah website dalam mesin pencari Google.

Karena Google Plus adalah milik Google sendiri maka timbul pemikiran bahwa Google pasti mengutamakan penggunanya dibandingkan pengguna media sosial lain.

Jika mengetahui cara menggunakan Google Plus dengan benar, maka media sosial ini bisa digunakan sebagai strategi untuk menarik dan meningkatkan engagement customer.

Untuk lebih jelasnya, coba perhatikan cara menggunakan Google Plus berikut ini :

 

APA YANG SEBAIKNYA DILAKUKAN DI GOOGLE PLUS?

 

1. Memanfaatkan SEO yang Dihasilkan

Sekali lagi, apa yang membedakan Google Plus dengan social media lainnya adalah ini dibuat sendiri oleh Google.

Oleh karena itu, tidak heran jika Google Plus juga memiliki kelebihan tersendiri dalam hal SEO, dong?

Seharusnya pemilik bisnis melihat kesempatan ini, yaitu dengan menghubungkan Google+ Local Page dan Google+ Business Page mereka.

Dengan begitu, sebuah bisnis bisa mendapatkan peluang untuk muncul di papan atas result page apabila ada pencarian berbasis lokasi.

Jadi penting untuk memilih tipe akun “Local Business or Place” apabila bisnis Anda berupa toko.

manfaat Google Plus
Via Higherpowerseo

 

2. Menggunakan Elemen Visual

Mengikutsertakan gambar kantor Anda di halaman Google Plus akan menarik minat pengguna. Mengapa?

Selain itu, jika Anda sudah terverifikasi maka gambar ini akan muncul ketika orang mencari bisnis Anda di Google.

Nah sekarang bayangkan, bisnis Anda sudah terverifikasi di Google dan memiliki gambar yang terjamin.

Jadi orang bisa melihat gambar dan lokasi kantor Anda secara akurat. Bukankah ini secara pasti meningkatkan kepercayaan orang terhadap bisnis Anda juga? 

sribu google plus cover

 

3. Membagikan Konten Secara Strategis

Bagian yang sangat penting dalam sebuah bisnis adalah mendatangkan leads atau calon pelanggan ke website mereka.

Dan Google Plus bisa menyumbangkan jumlah lead yang sangat banyak. 

Satu trik yang terbukti ampuh adalah dengan post konten ke page bisnis Anda, lalu konten tersebut disebarluaskan melalui akun pribadi Anda. Mengapa ini efektif?

Karena biasanya orang lebih percaya konten yang dibagikan melalui akun pribadi, terkesan lebih jujur dan natural.

Teknik ini akan meningkatkan kemungkinan Anda mendapatkan komen, +1, dan shares.

 

4. Membuat Post Anda Terlihat Menarik

Hias format post Anda dengan menambahkan tulisan bold, italic, atau tanda baca yang tepat (tapi dipakai sewajarnya, ya…jangan sampai mengganggu)

Menambahkan gambar ke post Anda juga akan menarik perhatian pembaca.

Terlebih, menggunakan hashtags untuk post Anda akan meningkatkan kemungkinan pembaca untuk menemukan post Anda.

Google Plus Post

 

5. Membangun komunitas

Communities adalah salah satu fitur Google Plus yang memunginkan Anda untuk membangun suatu wadah atau perkumpulan.

Anda bisa menghubungkan potential customer, client, brand lain dengan industri yang serupa, partner dan lainnya menjadi satu komunitas…

…lalu dari situ Anda bisa mengajukan banyak pertanyaan dan dan diskusi kepada komunitas Anda.

Contohnya ini komunitas user Google+ yang memiliki interest dengan band The Beatles:

the beatles google plus community
Via Google+

 

Nah, LALU APA YANG SEBAIKNYA JANGAN DILAKUKAN DI GOOGLE PLUS?

1. Mengabaikan profile

Agar online visibilitas Anda meningkat, jangan lupakan bagian profile.

Lengkapi detail informasi bisnis Anda. Gunakan pula beberapa keyword yang relevan dan tambahkan link bisnis Anda ke dalam profile Google Plus.

Perhatikan bagaimana caranya mengatur profile Google Plus untuk bisnis Anda berikut ini:

Perfect Google+ Profile
Via Marketingthink

 

2. Menunggu customer mencari Anda

Manfaatkan fitur Google Plus yang memberikan Anda kebebasan berinteraksi dengan followers Anda.

Berbeda dengan Facebook page, Google Plus mengizinkan pemilik bisnis untuk berkomunikasi dua arah dengan dengan pengguna lain.

Bayangkan apa saja yang bisa Anda tawarkan…mulai dari diskon, kupon, sampai membangun relasi kuat dengan pelanggan Anda.

Selain itu, Anda bisa menambahkan tag pada setiap post, sehingga tidak perlu lagi menunggu customer untuk mencari bisnis Anda.

 

3. Melupakan ‘Circle’ Anda

Mengelompokkan customer dalam beberapa circle yang berbeda akan mempermudah Anda dalam menargetkan customer.

Anda boleh saja menambahkan orang sebanyak-banyaknya ke dalam circle, tapi lakukan segmentasi.

Karena, tidak semua customer menyukai jenis konten yang sama.

 

4. Menjadi spammer

Ini pada umumnya berlaku di semua media sosial. Apabila Anda mulai posting terlalu banyak atau bersifat mengganggu, berarti Anda memang mengganggu alias annoying…

Pada media sosial Google Plus, Anda bisa terkena status blacklist dan akan sangat sulit untuk menghilangkan status itu dari akun Anda.

Jadi untuk amannya, pelajari lebih jauh mengenai fitur blacklist pada Google Plus!

i hate spammers
Via Tumblr

 

5. Mengabaikan media sosial lain

Setiap media sosial memiliki karakteristik yang berbeda-beda.

Usahakan jangan hanya menggunakan Google Plus saja sebagai penunjang kegiatan marketing bisnis Anda.

 

APAKAH ADA CONTOH BRAND YANG MEMANFAATKAN GOOGLE PLUS?

Jika digunakan secara aktif, akun Google Plus akan sebanding dengan sebuah website, yaitu sama-sama meningkatkan pagerank bisnis Anda.

Faktanya, beberapa brand bisnis telah mamahami cara menggunakan Google Plus secara benar sehingga memiliki follower yang sangat banyak.

Di bawah ini adalah beberapa brand bisnis yang berhasil menerapkan Google Plus Marketing:

 

Cadbury

Cadbury Google Plus

 

Ketika Anda mengunjungi halaman Google Plus milik Cadbury, Anda akan disuguhi oleh beragam foto coklat yang terlihat begitu lezat.

Dari foto-foto tersebut, Anda sudah bisa menebak bahwa bisnis utama mereka adalah coklat!

Sebagai salah satu pelopor bisnis yang pertama kali menggunakan Google Plus, kini Cadbury sudah memiliki lebih dari 4 juta follower.

Perusahaan ini selalu mengupdate konten setiap hari, berinteraksi dengan follower, melakukan Hangouts, dan menampilkan teaser produk terbaru mereka.

 

Red Bull

Red Bull Google Plus

 

Strategi Google Plus marketing milik Red Bull lebih terfokus untuk menampilkan berbagai kegiatan yang menantang adrenalin, bukan menunjukan produk-produk yang mereka jual…

…menurut saya inilah contoh soft-selling yang berkelas. Apa alasannya?

Karena mereka tahu target market mereka adalah pecinta kegiatan outdoor.

Jadi bukannya menunjukkan produk mereka yang sudah terkenal, mereka justru memberikan konten yang dicintai oleh followers mereka

Makanya banyak sekali foto dan video yang mereka unggah, terutama kegiatan outdoor yang menantang, dengan kualitas foto ala fotografer profesional.

Tidak heran jika follower mereka sudah mencapai 5 juta follower.

 

Nah sudah tahu kan bagaimana menggunakan Google Plus sebagai sarana pemasaran bisnis Anda?

Untuk selanjutnya saya akan membahas cara menggunakan LinkedIn…ditunggu ya

 


Antaresa Mayuda

Antaresa Mayuda

Copywriter, Content Marketer dan Translator. Saya memiliki latar belakang pendidikan yang sangat jauh dari dunia tulis menulis, tetapi bagi saya menulis sudah menjadi bagian hidup, saya sangat menikmatinya.