Produk Anda dilihat oleh banyak orang, brand Anda menjadi terkenal, penjualan meningkat drastis, dan Anda pun mendapatkan banyak sekali uang dari penjualan tersebut.

Apakah Anda ingin seperti itu?

Sebagai salah satu jenis media sosial yang menekankan konteks visual, Instagram bisa membantu Anda untuk mewujudkannya.

Alasannya adalah  . . .

Pada tahun 2016, pengguna aktif Instagram telah mencapai 500 juta orang. Bahkan terdapat 95 juta foto atau video yang diunggah setiap harinya.

Instagram User Base
Via Enterpreneur

 

Akan tetapi banyak orang menganggap bisnis online Instagram hanya cocok untuk jenis bisnis tertentu, seperti misalnya pakaian dan makanan.

Padahal jika Anda mengetahui cara jualan di Instagram dengan benar, maka Instagram bisa digunakan untuk menunjang kegiatan pemasaran bisnis apapun.

 

Memulai Instagram Marketing

Sebelum membahas lebih jauh tentang Instagram marketing dan cara dapat uang dari Instagram, ketahui dulu  beberapa hal dasar yang perlu Anda perhatikan.

Instagram Component

 

1. Nama account

Ketika membuat akun Instagram baru untuk bisnis online Instagram, pilih nama akun yang sesuai dengan bisnis Anda. Akan lebih baik jika brand Anda dijadikan sebagai nama akun.

 

2. Deskripsi bio

Beberapa informasi penting mengenai bisnis Anda bisa ditambahkan kedalam bio seperti misalnya deskripsi singkat, kontak dan CTA menuju website bisnis.

 

3. Foto profil

Foto yang simple akan memudahkan pengguna lain untuk mengenali siapa Anda. Sebaiknya gunakan logo bisnis atau gambar apapun yang berhubungan dengan bisnis.

Pastikan juga bahwa foto yang digunakan memiliki rasio 1:1 dengan ukuran 150 x 150 pixel.

 

4. Konten foto dan video

Ini adalah bagian paling penting dari kegiatan Instagram marketing. Dengan banyaknya akun yang difollow seseorang, akan sulit bagi Anda untuk mencuri perhatian pembaca tanpa konten yang menarik.

Anda harus menampilkan dan menceritakan bisnis Anda dalam bentuk foto dan video yang unik.

 

5. Caption

Ternyata caption yang Anda tulis bisa memiliki pengaruh yang berbeda jika audience-nya berbeda.

Anda bisa bereksperimen dengan menulis berbagai jenis caption dan kemudian melihat hasilnya melalui tools tertentu (akan kami berikan nanti).

 

6. Hashtag

Hashtag akan membantu Anda untuk mengelompokkan foto dan video dalam kategori tertentu.

Hal ini juga akan memudahkan pengguna lain untuk menemukan bisnis Anda. Jadi manfaatkan hashtag sebaik mungkin.

 

Setelah mengetahui beberapa hal dasar dari Instagram, mungkin sekarang muncul pertanyaan apa hubungannya Instagram dan bisnis?

Bagaimana cara jualan di Instagram?

Bagaimana caranya menggunakan foto dan video untuk menambah jumlah customer?

Jika Anda benar-benar baru dalam dunia Instagram, jangan khawatir! Semua yang Anda butuhkan mengenai Instagram marketing akan saya bahas disini.

 

Tips Menggunakan Instagram untuk Kegiatan Marketing

Pada dasarnya Instagram akan membawa bisnis Anda ke dalam platform aplikasi berbasis online dan menampilkannya dalam bentuk foto dan video yang menarik perhatian calon potential customer.

Jika Anda mengetahui cara jualan di Instagram dan mampu memanfaatkan fitur-fitur yang telah disediakan oleh Instagram seperti post, caption, hashtag,  follower, bio dan lainnya, maka Anda akan menemukan ribuan customer baru pada bisnis Anda.

Perhatikan beberapa tips berikut agar strategi Instagram marketing yang Anda rencanakan bisa berjalan suskes :

1. Membangun komunitas melalui hashtag

Fungsi hashtag pada Instagram hampir sama dengan Twitter dan Pinterest, yaitu untuk menjangkau pengguna secara lebih luas.

Dengan menambahkan hashtag maka foto dan video yang diunggah memiliki kemungkinan yang lebih besar untuk dilihat oleh orang lain.

Selain itu Anda juga bisa membentuk suatu komunitas melalui hashtag, yang kemudian bisa Anda gunakan untuk campaign Instagram ataupun keperluan lainnya.

Sebagai contoh adalah hashtag #appytraveling yang digunakan oleh Traveloka agar para pengguna Instagram dapat membagikan kisah travelling mereka.

appytravelling
Via Instagram

 

2. Bekerjasama dengan pihak luar

Anda pasti pernah melihat beberapa akun Instagram suatu brand sedang mempromosikan akun brand lainnya.

Anda pasti pernah melihat beberapa akun Instagram suatu brand sedang mempromosikan akun brand lainnya.

Hal ini tentu saja bertujuan untuk meningkatkan Jumlah follower mereka masing-masing.

Jika akun Anda dipromosikan oleh pihak lain, maka bisa jadi follower mereka yang belum mengikuti Anda akan tertarik membuka akun Anda. Tapi pastikan bahwa pihak tersebut memiliki kemiripan atau fokus bisnis yang sama dengan Anda.

 

3. Relevansi antara trend, follower dan bisnis

Sebagai pemilik bisnis, Anda akan berpikir tentang post seperti apa yang akan disenangi oleh orang lain. Namun perlu diperhatikan juga trend yang sedang populer di lingkungan masyarakat.

Jika sudah mengetahui kedua hal tersebut maka carilah relevansi keduanya dengan bisnis online Instagram Anda, kemudian tampilkan dalam bentuk foto atau video.

 

4. Mengunggah post terbaru secukupnya

Memperbaharui post setiap jam sekali pada akun Twitter akan terlihat wajar. Sama halnya dengan mengunggah ratusan foto di Facebook pada waktu bersamaan, karena foto yang ditampilkan di halaman beranda akan menjadi satu album.

Namun jangan melakukan hal seperti itu dengan Instagram

Jika Anda terlalu sering mengunggah foto atau video, maka akun follower Anda akan menjadi penuh. Hal ini akan membuat mereka kesal dan akhrinya memutuskan untuk unfollow akun Anda!

 

5. Cari sesuatu yang bisa ditampilkan dari bisnis Anda

Ada banyak pemilik bisnis yang masih berpikir bahwa Instagram hanya digunakan oleh bisnis makanan dan pakaian saja.

Pada kenyataanya semua jenis bisnis bisa ditampilkan dalam bentuk foto atau video, namun cara menyampaikannya saja yang sedikit berbeda.

Misalnya Sribulancer yang menyediakan berbagai jasa freelancer bisa menampilkan situasi meeting di kantor, testimonial, atau tips-tips untuk para freelancer.

Sribulancer Instagram

 

6. Memanfaatkan semua tools yang ada

Sejak pertama kali dirilis, Instagram selalu menambah berbagai macam fitur baru untuk memudahkan penggunanya.

Anda bisa melakukan berbagai macam hal dengan Instagram seperti mengedit foto, mengunggah video, mengetahui performa atau kualitas dari setiap post, beriklan untuk bisnis dan masih banyak lagi.

Jika semuanya dimanfaatkan, maka Instagram marketing akan berjalan sebagaimana mestinya.

 

7. Mencari inspirasi dari akun lain

Berbicara tentang cara dapat uang dari Instagram, Anda bisa mempelajari caranya dari beberapa akun Instagram yang kreatif.

Tapi jangan mencontek sepenuhnya, lakukan modifikasi!

Semakin banyak mencari inspirasi maka akan bermunculan ide-ide baru yang bisa Anda lakukan seperti jenis-jenis post yang menarik, cara menulis caption, menentukan hashtag dan mengadakan suatu campaign.

 

8. Berinteraksi dengan semua pengguna

Saya merasakan susahnya memiliki akun Instagram dari nol.

Sulit sekali untuk membuat orang sadar bahwa bisnis Anda eksis di Instagram…

…oleh karena itu perlu dilakukan promosi melalui interaksi dengan semua pengguna.

Anda bisa melakukannya dengan cara paling tradisional yaitu dengan menuju ke akun Instagram yang memiliki jenis usaha mirip dengan Anda (atau setidaknya yang memiliki followers yang menjadi target market Anda).

Di sana meninggalkan komentar atau direct message akun-akun yang menurut Anda akan tertarik dengan produk/servis yang Anda jual.

Sekarang Anda sudah mengetahui cara-cara dasar menggunakan Instagram untuk bisnis.

Tips di atas setidaknya akan membantu Anda untuk membantu akun bisnis Anda untuk mulai mendapatkan uang dari Instagram.

Jika sudah menerapkan tips tersebut namun tidak menghasilkan apapun, mungkin ada sesuatu yang salah dengan jadwal post yang diunggah.

 

Kapan Waktu yang Tepat Upload Post di Instagram? 

Karena Instagram dapat diakses melalui smartphone, maka pengguna dapat mengaksesnya kapanpun dan dimanapun.

Akan tetapi, algoritma terbaru yang diterapkan oleh Instagram tidak membuat post Anda muncul sebagai recent post pada akun milik orang lain.

Instagram mengurutkannya berdasarkan apa yang paling ingin dilihat oleh penggunanya. Jadi post Anda bisa muncul kapan saja, bergantung pada seberapa sering mereka mengakses atau berinteraksi dengan konten Anda.

Meskipun demikian . . .

Waktu yang paling tepat untuk mengunggah post Instagram adalah pada hari Senin hingga Kamis. Anda dapat mengunggahnya pada pukul berapapun kecuali pukul 3:00 p.m hingga 4:00 p.m.

Instagram Post TimingVia Hubspot

 

Sedangkan untuk konten video memiliki performa yang baik meskipun diunggah setiap hari, terutama pada waktu malam sekitar pukul 9:00 p.m hingga 8:00 a.m.

Beberapa pemilik bisnis bahkan memiliki waktu tertentu yang dianggap baik untuk mengunggah post Instagram, yaitu pada pukul 2:00 a.m., 5:00 p.m., dan Rabu 7:00 p.m.

Nah, apakah selama ini Anda sudah memperhatikan waktu yang tepat untuk mengunggah post pada Instagram?

Jika belum, sebaiknya Anda mulai melakukan ekperimen mengenai timing tersebut. Anda bisa melihat efektifitasnya berdasarkan banyaknya jumlah komentar dan like.

Selain itu, agar Instagram marketing yang sedang Anda lakukan berjalan dengan baik, perlu diperhatikan pula mengenai cara penentuan hashtag.

 

Bagaimana Cara Menentukan Hashtag yang Benar?

Hashtag adalah salah satu bagian penting dari Instagram.

Jika akun bisnis Anda tidak memperhatikan hashtag pada setiap postingannya, maka sangat sulit sekali untuk menjangkau customer baru.

Infografik di bawah ini menjelaskan rata-rata engagement yang akan diperoleh dari penggunaan hashtag pada Instagram:

Instagram Engagement
Via Enterpreneur

 

Untuk menentukan hashtag yang benar, Jenn Herman memberikan 5 strategi hashtag yang sukses bagi pemilik bisnis:

  1. Hashtag yang relevan dengan keyword
  2. Jangan terlalu banyak hashtag
  3. Hashtag yang berhubungan dengan fokus bisnis
  4. Kombinasi antara hashtag popular dan khusus
  5. Membuat list hashtag

 

Kelima poin di atas akan sangat berguna bagi akun Instagram yang memang khusus untuk kegiatan bisnis.

Tagging foto atau video dengan #tagsforlikes atau #followforfollow tentunya tidak akan bagus bagi bisnis Anda.

Bahkan menggunakan terlalu banyak hashtag juga belum tentu hasilnya bagus, justru membuat brand Anda memiliki reputasi yang buruk.

 

Tools yang Memaksimalkan Instagram Marketing

Salah satu masalah yang sering dihadapi oleh pemilik bisnis online Instagram adalah sulitnya mengurus post, komentar, atau statistik dari aktivitas akun Anda.

Namun beberapa aplikasi berikut akan sedikit memaksimalkan Instagram marketing:

1. Crowdfire

Crowdfire akan memudahkan Anda dalam mengelola follower Instagram. Dengan aplikasi ini Anda bisa mengetahui siapa saja yang menjadi follower Anda.

Fitur utama Crowdfire:

  1. Non-followers – Mengetahui siapa saja yang tidak follow akun Anda
  2. Copy followers – Follow pengguna yang follow akun lain
  3. Fans – Melihat daftar follower yang belum Anda follow
  4. Who unfollowed me – Melihat siapa saja yang melakukan unfollow
  5. Who followed me – Mengetahui daftar follower terbaru

 

2. Social Insight

Social Insight menyediakan analisis secara mendalam untuk akun Instagram dan bisa juga digunakan untuk multiple akun.

Fitur utama Social Insight:

  1. Best Time To Post – Mengetahui waktu terbaik untuk mengunggah post
  2. Over 28 Analytical Data Points – Mengetahui data tentang peningkatan atau penurunan jumlah follower, engagement, filter dll.
  3. Link Multiple Accounts – Menghubungkan lebih dari satu akun untuk dianalisis

 

3. Later

Later memungkinkan penggunanya untuk melakukan schedule post diwaktu mendatang. Ketika mendekati waktu schedule, Anda akan mendapatkan notifikasi untuk mengunggah post.

Fitur utama Later:

  1. Plan & Schedule Posts – Schedule post lengkap dengan captionnya
  2. Search & Repost – Mencari konten dari web dan kemudian mengunggahnya
  3. Add Team Members – Menambah anggota tim untuk mengurus akun Instagram

 

4. Repost

Seperti namanya, aplikasi ini memang dikhususkan untuk melakukan repost pada akun Instagram.
Fitur utama Repost:

  1. Bookmark Photos – Menandai foto yang nantinya ingin Anda repost
  2. Search – Mencari foto dan video berdasarkan hashtag
  3. One Tap Repost – Repost otomatis secara mudah

 

Nah, empat aplikasi penunjang Instagram marketing di atas akan mempermudah Anda atau tim Anda dalam memaksimalkan aktivitas di Instagram.

Dengan kombinasi penggunaan tools secara efektif dengan teknik yang tepat, akan terasa sekali manfaat dari Instagram marketing yang Anda jalankan

 

Membuat Campaign atau Kontes di Instagram

Salah satu meningkatkan performa marketing dari Instagram adalah dengan membuat sebuah campaign atau kontes.

Namun menyusun strategi agar campaign tersebut berjalan sukses tidak bisa dibilang mudah. Ada banyak hal yang perlu diperhatikan dan dilakukan.

Instagram Contest

Untuk memudahkan Anda dalam menjalankan campaign atau kontes di Instagram, lakukan beberapa hal berikut ini:

1. Merencanakan tujuan

Apakah Anda ingin membangun brand, menambah jumlah follower, atau memiliki tujuan lainnya yang ingin dicapai?

Dengan adanya tujuan yang telah direncanakan dengan jelas, maka Anda dapat menilai apakah campaign yang sedang dijalankan oleh bisnis online Instagram Anda sukses atau gagal pada akhirnya.

 

2. Menentukan alur atau metode

Meskipun kebanyakan campaign pada Instagram menyuruh pesertanya untuk mengunggah foto atau video pada akun mereka, Anda bisa membuat campaign dengan alur atau metode yang berbeda.

Namun pastikan bahwa pentunjuk yang Anda buat dimengerti oleh para peserta campaign atau contest.

 

3. Menentukan tema yang jelas

Karena Instagram berbasis foto dan video maka sebaiknya Anda menentukan tema konten yang harus diunggah.

Hal ini bertujuan agar para peserta mengetahui jenis foto atau video seperti apa yang harus mereka buat.

 

4. Memilih hashtag yang sempurna

Hashtag yang sempurna adalah kunci kesuksesan dalam sebuah campaign.

Anda tidak mungkin menggunakan hashtag yang sama atau yang pernah digunakan oleh orang lain, karena itu akan membuat Anda bingung ketika melakukan monitoring campaign dan juga menentukan pemenang.

Sebaiknya gunakan hashtag yang unik, sederhana dan sesuai dengan tema campaign.

 

5. Kriteria calon pemenang

Sebelum memulai campaign sebaiknya ditentukan terlebih dahulu kriteria calon pemenang campaign.

Apakah berdasarkan jumlah likes, keindahan foto, keunikan caption atau lainnya?

Kriteria ini juga sebaiknya diberitahukan kepada para peserta sehingga campaign yang Anda buat bisa dianggap adil.

 

6. Memilih hadiah yang menarik

Tidak bisa dipungkiri bahwa sesorang akan mengikuti sebuah perlombaan karena tertarik dengan hadiah yang diberikan.

Oleh karena itu pilihlah hadiah yang menarik namun tetap sesuai dengan budget Instagram marketing yang Anda miliki.

 

7. Menulis syarat dan ketentuan

Jangan lupa untuk menulis syarat dan ketentuan yang harus dipatuhi oleh para peserta campaign pada bisnis online Instagram Anda.

Syarat dan ketentuan ini juga dapat melindungi Anda dari hal-hal yang tidak dinginkan seperti protes dari peserta, atau mereka yang tidak menerima kekalahan.

 

8. Melakukan promosi

Salah satu cara agar orang lain mengetahui bahwa Anda sedang mengadakan suatu campaign adalah dengan melakukan promosi.

Gunakanlah jasa buzzer (bisa seperti selebriti, model, atau teman Anda yang memiliki followers yang banyak atau influence yang besar di Instagram) untuk mempromosikan campaign yang sedang Anda buat.

 

9. Monitoring campaign

Anda perlu mengetahui efektifitas dari promosi yang Anda lakukan. Hal ini bisa dilihat dari jumlah peserta yang mengikuti campaign pada bisnis online Instagram Anda.

Selain itu monitoring juga bisa Anda lakukan dengan melihat konten-konten yang dikirim oleh para peserta.
Sekarang Anda sudah mengetahui bagaimana caranya mengadakan campaign di Instagram, terutama untuk menunjang kegiatan bisnis.

 

Dengan adanya campaign ini maka secara tidak langsung jumlah follower Anda akan bertambah dan engagement juga meningkat.

Bertambahnya jumlah followers tentu akan membantu Anda meningkatkan brand awareness dan penjualan bisnis Anda.

 

Beberapa Contoh Campaign di Instagram

Jika Anda masih ragu untuk mengadakan campaign di Instagram, coba perhatikan beberapa campaign atau contest pada Instagram yang telah dibuat oleh beberapa brand terkenal berikut ini:

1. Starbucks – #WhiteCupContest

Starbuck yang terkenal dengan minuman kopinya, menantang pelanggannya untuk mendesain ulang gelas plastik berwarna putih yang biasa digunakan oleh Starbucks.

Para peserta harus mendesain cup sekreatif mungkin dan kemudian mengunggahnya pada akun mereka dengan menambahkan #WhiteCupContest.

Desain cup yang dibuat oleh pemenang contest ini nantinya akan dijadikan sebagai reusable cup edisi terbatas yang akan dijual di kedai Starbucks.

Hanya dalam waktu tiga minggu, ternyata ada lebih dari dari 4.000 peserta telah mengikuti tantangan ini.

starbucks whitecup contestVia Starbucks News

 

2. Applebee’s – #Fantographer

Applebee’s mengajak para pengguna Instagram untuk memotret makanan mereka dan kemudian mengunggahnya dengan hashtag #Applebees dan #Fantographer.

Ada beberapa syarat yang harus dilakukan oleh peserta dalam mengikuti campaign ini seperti misalnya harus menonton video dan mendaftar terlebih dahulu melalui website.

Foto yang diunggah oleh para peserta nantinya akan memiliki kesempatan untuk direpost oleh akun Instagram Applebee’s.

Selama campaign ini berlangsung, follower Applebee’s meningkat hingga 32% dan engagement meningkat hingga 25%.

Applebees FantographerVia Business2Community

 

Sekarang Anda sudah mempelajari banyak hal mengenai Instagram marketing, kan?

Mulai dari hal dasar hingga membuat campaign atau contest di Instagram.

Pada kenyataannya, Instagram sebenarnya bisa digunakan oleh semua jenis bisnis tapi cara penyampaiannya saja yang berbeda.

Jika produk Anda tidak bisa ditampilkan dalam bentuk foto atau video, maka tampilkan sisi lainnya seperti proses produksi, orang-orang di belakang layar, sesuatu yang berhubungan dengan bisnis Anda, quotes bijak, dan bahkan lainnya.

Selama prosesnya dilakukan dengan benar, maka akun bisnis online Instagram Anda akan mampu meningkatkan penjualan produk secara maksimal!

 


Antaresa Mayuda

Antaresa Mayuda

Copywriter, Content Marketer dan Translator. Saya memiliki latar belakang pendidikan yang sangat jauh dari dunia tulis menulis, tetapi bagi saya menulis sudah menjadi bagian hidup, saya sangat menikmatinya.