Di dalam pembahasan mengenai blog marketing pada artikel yang lalu, kita telah memahami cara pemasaran bisnis melalui blog dan cara membuat blog menggunakan WordPress.

Kali ini kita akan mempelajari bagaimana membangun hubungan dalam suatu komunitas melalui pemasaran blog secara online.

Bagian ini juga akan memberikan cara-cara untuk membangun komunitas online di channel tertentu.

Komunitas online merupakan audience Anda dalam pemasaran melalui blog dan mereka merupakan aset yang sangat berharga.

community building

 

Anda bisa saja menggunakan jasa iklan berbayar dan rajin membagikan konten blog Anda di berbagai platform social media, tapi Anda akan kehilangan kesempatan jika tidak memiliki komunitas yang tepat.

Penting untuk Anda ingat, setiap orang yang Anda email, tweet atau chat adalah orang-orang yang berpotensi menjadi anggota komunitas pemasaran blog Anda. Tapi…

Anda lebih membutuhkan pembaca potensial di komunitas online Anda, yaitu mereka yang rajin membagikan konten-konten yang sudah Anda publish.

 

PENGERTIAN KOMUNITAS PEMASARAN BLOG

Komunitas pemasaran blog adalah:

  1. Orang-orang yang menjadi followers, subscribers, atau siapapun yang membutuhkan informasi dari konten blog Anda.
  2. Orang-orang yang setia membaca blog Anda.
  3. Orang-orang yang suka memberikan komentar di blog Anda.
  4. Orang-orang yang akan membagikan konten blog Anda secara luas.

 

Intinya, mereka adalah orang-orang yang akan membantu Anda meningkatkan traffic, leads, atau sales blog Anda.

 

MENENTUKAN TARGET ANGGOTA KOMUNITAS

Menentukan target anggota untuk komunitas pemasaran online Anda merupakan langkah yang sangat penting.

Dengan begitu, kita akan mengetahui di channel mana saja mereka berada dan bagaimana kita membangun komunitas online tersebut.

Sebelum Anda melakukan langkah ini, sebaiknya jangan terburu-buru menentukan akan membuat komunitas online di Facebook, Twitter atau email.

 

Lakukanlah langkah-langkah berikut terlebih dahulu:

1. Buat Spreadsheet di Google Drive
Google Drive merupakan salah satu layanan cloud yang memungkinkan Anda  dan anggota tim bekerja secara kolaboratif, salah satunya dalam pemasaran blog.

Beri nama “Blog Marketing” pada spreadsheet tersebut

Blog Marketing Spreadsheet


Ubah nama tab pertama menjadi “Target Community Member” atau sejenisnya.

Google Sheet Tab

Sangat dianjurkan untuk menyimpan spreadsheet tersebut dalam shared server sehingga Anda dan seluruh anggota tim dapat mengaksesnya dan informasi yang ada juga akan terpusat.

 

2. Beri Nama Target Community Member Anda

target community member

 

Kita memang menginginkan banyak orang berada di dalam komunitas kita.

Dengan membuat profil perorangan seperti ini, Anda dapat membangun komunitas tersebut secara lebih efektif.

Dikarenakan Anda membuat profil orang-orang yang sudah pasti akan membaca dan membagikan konten Anda, secara bersamaan Anda juga bisa mengembangkan komunitas tersebut.

 

3. Deskripsikan Anggota Anda
Deskripsikan se-detail mungkin setiap anggota di dalam komunitas Anda, karena hal tersebut akan membantu Anda dalam membaca perilaku online maupun offline mereka.

Dengan begitu, Anda bisa mendapatkan data lebih akurat dan menyesuaikan konten sesuai dengan interest maupun masalah yang setiap anggota komunitas miliki.

Informasi yang bisa Anda tulis seperti:

  1. Nama
  2. Umur
  3. Pekerjaan
  4. Lokasi
  5. Hobi
  6. Website Favorit
  7. Media Sosial Favorit
  8. Topik Bacaan Favorit

 

Daftar tersebut dapat Anda kembangkan sesuai dengan informasi yang Anda butuhkan.

Anda juga bisa menambahkan foto setiap anggota apabila diperlukan…

selfie
Via Giphy

 

Yap! Anda baru saja selesai mendefinisikan target community member Anda.

Langkah-langkah tersebut akan membantu Anda dalam menentukan channel apa yang tepat untuk pemasaran blog.

Dalam blog marketing, setiap channel menawarkan peluang yang berbeda untuk jenis bisnis yang berbeda dan komunitas yang berbeda pula.

Jika dapat dikembangkan secara tepat, komunitas online Anda akan mengarahkan orang banyak menuju blog Anda.

Namun karena setiap anggota komunitas memiliki preferensi yang berbeda, dalam penggunaan channel untuk menyebarkan konten, strategi yang tepat harus dimiliki.

Oleh karena itu, ini saatnya kita mengembangkan rencana untuk komunitas di berbagai channel populer berikut!

FACEBOOK (PASANG ICON FACEBOOK)

Facebook merupakan media sosial terbesar saat ini dengan lebih dari 1 miliar pengguna aktif setiap bulannya.

Facebook for Blog Marketing
Via hotmedia

 

Jika Anda ingin membangun komunitas online, tentu saja Facebook adalah tempat yang strategis dengan miliaran orang di dalamnya.

Tapi, bagaimana caranya?

 

1. Set Up Facebook Anda

Create Facebook Page
Via Facebook

Klik Create Page di bagian atas Facebook for business. Selanjutnya pilih jenis page yang akan Anda buat berdasarkan bisnis Anda da nisi informasi yang diminta oleh Facebook.

 

2. Spread the Words

spread the words
Via ConnectedEducators

 

Sebarkan page Anda dan mulailah dari orang-orang yang Anda kenal secara pribadi. Kirimkan pesan pribadi di Facebook atau email secara personal.

Kemudian, Anda bisa melihat siapa saja teman-teman lainnya yang sangat aktif wara-wiri di Facebook sebagai pembaca potensial selanjutnya yang harus Anda hubungi.

Anda bisa menggunakan atau mengembangkan contoh pesan berikut:

 

message bubble

 

Isi pesan yang dikirimkan bisa bervariasi tergantung seberapa dekat atau akrab hubungan Anda dengan orang tersebut.
Yang terpenting adalah pesan tersebut harus to the point, jelas dan menyatakan tujuan Anda yang sebenarnya.
Jika diminta secara baik, kebanyakan orang tidak akan keberatan untuk membantu temannya, apalagi dalam hal kebaikan. Terlebih, jika page Anda dapat menyediakan konten yang bermanfaat atau membantu permasalahan teman-teman Anda.

 

3. Gunakan Facebook Ads untuk Menambah Followers

Facebook Details
Via AdEspresso

 

Facebook menyediakan fasilitas Facebook Ads yang dapat menyasar demografi tertentu  dari pasar Anda.
Dengan menyesuaikan umur, jenis kelamin, hobi, daerah tempat tinggal pasar yang ingin dituju, Facebook Ads akan memunculkan iklan produk Anda di tempat dan kepada orang-orang yang tepat.

 

TWITTER

Twitter LogoVia toolkitsupport

 

Jika Anda memiliki akun Twitter tapi tidak pernah benar-benar digunakan untuk marketing atau branding, sangatlah disayangkan.

Jika Anda tidak memiliki akun Twitter dan ingin mengetahui bagaimana Twitter dapat membantu marketing Anda, Anda bisa memulainya sekarang!

Banyak orang belum benar-benar mengoptimalkan manfaat Twitter.

 

Langkah-langkah yang wajib dilakukan untuk marketing di Twitter adalah:

1. Set Up Profile

Ryan Gondokusumo Twitter
Ini merupakan langkah awal terpenting yang dapat menentukan semuanya. Jangan biarkan foto profile Anda bergambar telur, jangan malas mengisi Bio, website, Header Photo dan info lainnya.

Gunakan Username yang catchy dan mewakili bisnis Anda. Ingat, jangan terlalu panjang!

 

2. Follow Akun yang Tepat

Ryan Twitter

Ketika akun Anda sudah jadi, follow akun-akun yang kira-kira akan relevan dengan bisnis  Anda seperti Twitter influencers, selebriti, brand yang menginspirasi Anda, hingga teman-teman yang Anda kenal secara personal.

Pastikan juga bahwa mereka aktif nge-tweet karena akan sulit apabila Anda berinteraksi dalam marketing dengan orang-orang yang tidak pernah “berkicau”.

 

3. Bangun Relasi dan Sebarkan Konten di Mana Saja

Relasi yang kuat dan bertahan lama di Twitter didasari dengan interaksi yang tulus, kontributif dan tidak dibuat-buat.

Anda harus mulai berani bekerja keras untuk menjalin relasi dengan akun-akun potensial yang akan dapat menunjang kegiatan marketing.

Dengan begitu, ketika Anda telah mendapatkan kepercayaan mereka, mereka pun tidak akan sungkan untuk membantu menyebarkan konten Anda. Tentu, dalam beberapa kasus Anda bisa melakukan commercial partnership dengan beberapa akun buzzers di Twitter.

Sebarkan konten blog di mana saja dan kepada siapa saja. Jadikan konten tersebut lebih menarik dengan membuat kuis di blog atau membagikan e-book gratis misalnya, lalu ajak mereka berpartisipasi.

 

GOOGLE+

Google+ for BusinessVia gplusexpertise

 

Sebagian orang mungkin berpikir bahwa Google+ adalah hopeless place. Anggapan itu sebenarnya keliru.

Kenyataanya, Google+ masih diandalkan sebagai salah satu peningkat traffic paling efektif.

 

Berikut adalah beberapa langkah mengoptimalkan marketing menggunakan Google+:

1. Set Up Akun Google+

Create Google+ Page

Isi semua informasi yang dibutuhkan dan jangan malas untuk memasang profile picture yang representatif, berikan tagline yang catchy di profile, isi about dan contact information agar akun Anda semakin terlihat lebih profesional.

Ryan Google+
Sribulancer Google+Via Google+

 

Ini adalah contoh akun Google+ milik Ryan Gondokusumo, CEO Sribu & Sribulancer.

 

Jika Anda memperhatikan dengan seksama akun tersebut, setiap konten dan interaksi Ryan sangat baik dengan mitra kerjanya maupun rekan-rekan bisnis potensial yang sangat membantu brand awareness milik Ryan.

 

2. Update Google+ Secara Berkala

Perlakukan Google+ Anda layaknya blog mini. Seperti yang telah diketahui, menerbitkan tulisan secara berkala merupakan salah satu langkah esensial dalam blog marketing.

Konten-konten yang dibagi haruslah eksklusif, bermanfaat dan menarik baik dari segi visual maupun substansi.

Lebih jauh lagi, tulisan Anda haruslah memiliki topik yang konsisten agar semakin meningkatkan profesionalitas bisnis Anda.

 

3. Bergabung dengan Circle yang Tepat

Bergabung dan tambahlah akun Google+ yang relevan bagi bisnis Anda.

Jangan takut untuk menambah sebanyak mungkin karena berbeda dengan Facebook, kecil kemungkinan Anda akan menemukan akun palsu di Google+.

Hal tersebut karena padatnya pengguna Google+ dan menguntungkan bagi kita yang ingin mendapatkan pertumbuhan secara organik.

 

LinkedIn

LinkedIn Marketing StrategyVia rockbot

 

LinkedIn adalah jaringan sosial para profesional di mana terdapat banyak profil berbagai perusahaan hingga resume para profesional tersebut.

 

1. Buat akun LinkedIn

Isi seluruh informasi yang dibutuhkan ketika Anda daftar di LinkedIn. Jangan malas untuk menulis 2-3 paragraf mengenai Summary Profile Anda, riwayat profesional dan hal penting lainnya yang pernah dicapai secara profesional.

 

2. Terhubung dengan Jaringan LinkedIn yang Relevan

Kegiatan ini harus dilakukan secara komprehensif.

Artinya, untuk mendapatkan hasil yang maksimal, tidak hanya CEO atau top management yang berkomitmen untuk mengembangkan jaringan yang relevan untuk demi komunitas online yang berkualitas.

Seluruh pegawai harus memiliki visi profesional yang sama sehingga penyebaran konten dapat dilakukan setiap orang.

 

3. The Power of LinkedIn Pulse

What is Growth Hacking
Via LinkedIn

 

Cross-post konten blog Anda di LinkedIn Pulse yang saat ini semakin diperhitungkan sebagai sumber bacaan untuk membentuk dan dianggap memiliki kredibilitas di kalangan eksekutif.

Gambar di atas merupakan contoh di mana saya menyebarkan konten yang menurut saya sangat cocok untuk dibagikan di ekosistem LinkedIn karena topiknya yang umum di dunia bisnis.

Dengan begitu, jaringan profesional saya akan mengetahui salah satu expertise saya.

Hal ini juga  berlaku ketika Anda ingin menunjukkan keunggulan produk Anda melalui konten blog yang berkualitas tinggi di LinkedIn Pulse.

Interaksi sangatlah penting pada tahapan ini. Like, share dan beri komentar tulisan-tulisan para profesional di jaringan Anda sehingga mereka pun tidak akan sungkan melakukan hal yang sama.

Hal tersebut merupakan upaya jangka panjang dalam membangun hubungan yang baik dan berkelanjutan dengan para anggota komunitas Anda.

 

MEMBUAT DAFTAR EMAILGMail

Email merupakan channel yang tidak akan hilang oleh waktu. Faktanya, email masih sangat efektif sebagai platform penyebaran konten hingga saat ini.

Social media dapat sewaktu-waktu mengubah aturan tata cara penyebaran konten.

Di sisi lain, keunggulan list email ini merupakan sesuatu yang Anda miliki dan dan dapat Anda kendalikan sepenuhnya: 

kapan, jam berapa, email seperti apa dan kepada siapa saja email akan dikirimkan itu semua di bawah kendali Anda.

Untuk memudahkan blog marketing melalui email, Anda dapat menggunakan email provider seperti:

 

KEMBANGKAN OPT-IN

blog opt-in

Langkah yang tak kalah penting adalah membuat Opt-In atau sebuah pilihan di mana pembaca konten Anda dapat memberikan alamat email mereka kepada Anda tanpa paksaan.

Untuk itu, Anda perlu mengembangkan tawaran yang menarik dan bermanfaat bagi para pembaca, seperti membagikan panduan, e-book atau infografis secara gratis, misalnya…

 

KESIMPULAN

Sekarang Anda telah memiliki rencana yang strategis untuk membangun komunitas online sebagai penunjang pemasaran blog Anda.

Pada akhirnya, yang harus diperhatikan adalah:

  1. Identifikasi siapa saja target anggota komunitas
  2. Jalin hubungan yang baik dengan komunitas atau pasar yang menyambut baik produk Anda
  3. Selalu tingkatkan kehadiran penyebaran konten Anda di berbagai channel
  4. Itulah fondasi awal yang kuat untuk strategi pemasaran blog Anda melalui pngembangan komunitas online.

 

Pada tahap selanjutnya kita akan mempelajari apa saja sih jenis-jenis  konten yang disukai pembaca.

Thanks for reading this so far!


Meizar Assiry

Meizar Assiry

Twit as @ijey and Co-Founder of @jongpwk. A Music Machine at @KaneronPictures.