Pemilik blog pasti merasakan kepuasan tersendiri ketika melihat grafik jumlah pengunjung kian meningkat.

Tetapi pasti Anda juga sadar dong tidak mungkin pengunjung tersebut akan datang dengan sendirinya hanya karena adanya penambahan konten di sebuah blog.

Jadi, pertanyaan yang (akan) selalu muncul di benak seorang blog owner adalah bagaimana cara meningkatkan traffic blog?

Sebelum kita masuk ke sana, sangat penting untuk pertama-tama mengenali perbedaan antara paid search dan organic search.

Kedua hal tersebut sangat berpengaruh dalam jumlah pengeluaran dan seberapa cepat Anda bisa meningkatkan blog traffic.

 

Paid vs Organic Search

SEO vs CPC
via unbounce

 

Pada dasarnya, paid search adalah cara mengiklankan produk anda untuk selalu muncul di halaman depan search engine atau partner site dengan cara membayar per click (pay-per-click – PPC) atau harga per impresi (cost-per-thousand-impressions – CPM).

PPC dan CPM adalah istilah yang lazim digunakan dalam produk periklanan Google, yaitu AdWords.

  • PPC artinya Anda membayar setiap kali ada yang klik iklan Anda yang muncul di halaman depan Search Engine Results Page (SERP).
  • CPM artinya Anda membayar untuk setiap 1000 kali iklan Anda muncul (terlepas diklik atau tidak) di halaman depan search engine.

Contoh dari paid search adalah jika Anda mengetik “jual mobil Jakarta” di Google maka hasilnya:

Google SERP

 

Di halaman utama Google di atas kita dapat melihat bahwa paid search adalah yang memiliki simbol “ad”, dan www.mobil123.com telihat membayar (bid) lebih mahal daripada website lainnya kepada Google.

Bingung mengapa…? Tenang…

…Saya akan menjelaskan teknik dan tips paid search pada pembahasan selanjutnya

Sementara itu, organic search adalah ketika orang-orang mendapatkan website Anda dari kata-kata kunci relevan yang mereka cari sendiri.

Dengan kata lain, organic search sangat berkaitan erat dengan Search Engine Optimization (SEO).

Untuk contoh hasil SEO yang baik dari contoh di atas adalah olx.co.id.

Tanpa memasang iklan, website tersebut muncul sebagai nomor 1 di pencarian Google.

 

Tips SEO untuk Blog Anda

Nah sebagai pemilik blog, untuk mendapatkan hasil SEO yang bagus, salah satu caranya adalah dengan secara konsisten menulis di blog website Anda. 

Beragam tipe konten ini dapat membantu meningkatkan pengunjung blog Anda.

Setidaknya ada lima langkah praktis yang dapat Anda lakukan untuk meningkatkan pengunjung blog Anda secara organik:

 

1. Bersahabat dengan SEO

Banyak hal dapat dilakukan agar blog Anda dapat menghasilkan SEO yang baik. Beberapa di antaranya:

  •  Fokus kepada 1-2 long-tail keywords

Long-tail keywords adalah frase spesifik yang biasanya dipakai oleh orang-orang ketika berhadapan dengan search engine; misalnya “cara meningkatkan traffic blog secara organic”.

  •  Gunakan 1-2 kata kunci tertentu di artikel Anda

Ada lima bagian dimana Anda bisa menyisipkan 1-2 kata kunci tertentu, yaitu di title, headline, headers dan body, URL ,dan meta description. Title, URL, dan meta description akan muncul di halaman Google seperti ini:

url, title, description
  •  Pastikan blog Anda mobile-friendly

Dengan peningkatan pengguna smartphone yang sangat cepat, kini pengguna Internet akan cenderung lebih sering membuka website dari smartphone mereka.

Apabila website Anda belum memiliki tampilan mobile, akan sangat sulit bagi user untuk menggunakan website Anda.

Hal ini bisa membuat user frustrasi dan meningkatkan bounce rate (akan menurunkan nilai SEO).

Riset juga membuktikan bahwa website yang mobile-friendly memiliki peran yang krusial dalam optimalisasi SEO organik. Terlebih, Google yang melakukan update algoritma di 2015 dan 2016 yang mengutamakan menampilkan website yang mobile-friendly.

mobile responsive

 

  •  Gunakan URL yang Memudahkan Pengunjung

Pengunjung lebih mempercayai kredibilitas website dengan URL yang self-hosted. Tidak hanya manusia, search engine Google juga menghargai itu karena mempermudah pengunjung memahami konten dan struktur website tersebut.

Sekarang Anda bandingkan kedua URL ini:

marketing url

dengan

marketing url

 

URL pertama tentu lebih jelas dan mudah dimengerti bukan?

Ini memilik dampak positif kepada SEO karena pengunjung akan mendapatkan konten yang mereka harapkan, menurunkan bounce rate dan meningkatkan average time on page.

 

  • Optimalisasi Meta Description

Meta description adalah teks tambahan selain headline yang akan muncul di halaman depan search engine. Google sangat menghargai relevansi, sehingga Anda harus menulis kembali kata atau frase kunci yang ditulis di headline di meta description halaman itu.

Contohnya untuk artikel blog ini, keywordnya adalah: “cara meningkatkan pengunjung blog”

meta description

 

2. All in One SEO vs Yoast SEO

Apabila Anda menggunakan WordPress, tersedia fitur berupa plugins yang dapat meningkatkan SEO website Anda.

Dengan plugins Anda dapat mengoptimalisasi SEO misalnya dengan cara menambahkan meta tags, membuat XML sitemap, menghindari duplikasi konten dan lainnya.

Untuk permulaan, All in One SEO Pack (AIO) dan Yoast SEO merupakan plugins yang direkomendasikan karena popularitas dan kelengkapan fitur yang serupa.

Di bawah ini adalah gambaran perbandingan fitur dari AIO dan Yoast.

yoast seo
via Websitemagazine

 

Keduanya merupakan plugins yang dapat Anda download free untuk WordPress dan yang terpenting adalah dapat menjadi tool yang efektif untuk meningkatkan traffic secara organik.

 

3. Mencari Long Tail Keywords

Kita sempat membahas sedikit mengenai Long Tail Keywords sebelumnya. Namun, bagaimana sebenarnya cara mendapatkan Long Tail Keywords yang bagus?

Beberapa orang menggunakan Google Keywords Planner untuk mendapatkannya. Namun, masalahnya adalah Google Keyword Planner memberikan kata kunci yang persis sama kepada semua orang, tidak ada yang unik.

Jangan dulu merasa putus asa, karena ada cara yang tidak biasa untuk mengakali itu semua, yaitu dengan memanfaatkan bagian ‘Searches related to..’ di Google.

Misalnya..

Anda ketik:

search bar

 

 

Kemudian akan muncul bagian ‘Searches related to..’ di bagian paling bawah:

related search

 

Frase di atas merupakan berbagai variasi dari kata kunci yang dicari dan kemungkinan tidak akan muncul di Google Keyword Planner ketika Anda mengetik “jasa freelance Indonesia”.

Terlebih, frase di atas bisa Anda gunakan sebagai eksperimen untuk long tail keywords yang Anda butuhkan karena semua alternatif itu sangat relevan dengan tema di kata kunci.

Tips tambahan, cukup ambil satu saja dari frase yang diajukan Google, kemudian coba tes terus menerus efektivitasnya. Ganti lagi satu frase ketika dirasa hasilnya sudah tidak efektif.

Bonus: Anda  juga bisa duduk santai dan menonton video di bawah ini

how to long tail keywords

 

4. Internal Linking

Internal linking itu maksudnya menyambung satu konten ke konten yang lain dalam website yang sama. Misalnya jika Anda klik tulisan ini, Anda akan masuk ke halaman home Blog Sribu.

Ketika Anda melakukan internal linking atau menyisipkan tautan dari blog Anda ke dalam sebuah artikel, beberapa hal patut diperhatikan.

  •  Link yang Reader-Oriented

Jangan khawatir dengan apa yang search engine pikirkan untuk saat ini. Namun, selalu pikirkan apa yang pembaca Anda butuhkan.

Internal link yang Anda sajikan haruslah sebisa mungkin menjadi jawaban dari rasa ingin tahu pembaca yang mungkin belum terjawab.

Misalnya:internal linking

 

Internal link di di atas disisipkan di kalimat yang berwarna hijau. Hal itu dilakukan dengan tujuan tertentu.

Penulis memposisikan diri sebagai pembaca dan berasumsi bahwa akan sangat baik bagi pembaca jika mengetahui penjelasan lengkap mengenai jenis-jenis dan peranan social media yang beragam.

 

  •  Link yang Masuk Akal

Selalu tautkan kalimat atau frase tersebut kepada artikel yang memang membahas hal yang relevan dengan itu.

Jangan paksakan internal link kalau misalnya tidak membantu pembaca; internal linking harus dilakukan atau mengalir se-alami mungkin.

 

  •  Link yang Proporsional

Jangan banjiri satu paragraph dengan 4-5 internal link. Meskipun sebenarnya memiliki 4-5 internal link dalam satu artikel itu masih bagus jika….

….Anda sebarkan di berbagai paragraf.

Biasanya, internal link ditempatkan di kalimat pembuka paragraf.

 

5. Melakukan Guest Blogging

Mengapa setiap penulis harus melakukan guest blogging? Apa hubungannya dengan meningkatkan blog traffic sendiri?

Simak penjelasan infografis di bawah ini:

guest blogging infographic

 

Mari kita coba memahami dulu apa itu guest blogging atau guest posting. Pada dasarnya, guest blogging adalah menerbitkan tulisan kita di website atau blog orang lain.

Ada tiga alasan utama mengapa guest blogging itu penting:

1. Membangun relasi

Sebuah blog memerlukan konten. Jika Anda menjadi tamu yang baik yang menawarkan sebuah konten berkualitas bagi sebuah blog tentu saja itu tawaran yang sulit untuk ditolak.

Dengan memiliki relasi dengan blog luar, Anda bisa mendapatkan banyak manfaat, seperti kredibilitas, peningkatan traffic, dan yang terpenting adalah external linking (link juice) yang saya akan bahas di point selanjutnya…

Di bawah ini contoh guest blogging yang kita post di Tech in Asia:

Guest Blogging Sribu

 

2. External Link (Bagus untuk SEO)

Berbeda dengan internal linking, external linking memberikan link ke konten dalam blog Anda, tetapi dari domain yang berbeda. Jadi misalnya saya memberikan Anda link ke Moz yang menjelaskan external linking.

Itu terhitung sebagai external linking.

Ini sangat bermanfaat bagi kualitas SEO. Bagaimana itu bisa terjadi?

Jadi gini, nilai SEO Anda akan meningkat apabila ada sumber luar yang memberikan link ke website atau blog Anda. Ini memberikan sinyal kepada Google kalau tulisan Anda berbobot, dan bisa menjadi solusi yang baik untuk banyak orang.

Dari contoh di atas tadi, Google bisa berasumsi kalau tulisan yang dipublish oleh Moz berbobot dan bisa membantu menyelesaikan masalah.

Jika Anda menulis di blog luar dan menautkan link ke blog Anda, tentunya semakin banyak sumber luar yang memberikan Anda nilai plus, bukan?

Dengan begitu, semakin banyak Anda guest blogging di berbagai website yang relevan, semakin mudah blog Anda ditemukan di search engine seperti Google, Yahoo, Bing dan lainnya.

 

3. Mendapatkan Pembaca Baru

Yang tidak kalah penting dari SEO adalah Anda akan mendapatkan pembaca baru dari berbagai website relevan tempat Anda guest blogging.

Jika konten yang Anda buat benar-benar berkualitas, informatif, dan bermanfaat bagi para pembaca baru tersebut, dijamin mereka akan semakin ingin mengetahui tulisan Anda yang lainnya.

Artinya…

Potensinya akan besar untuk traffic blog Anda meningkat secara organik dari para pembaca baru yang tertarik tersebut.

come here gif

 

Tentunya ketika hendak guest blogging ada beberapa hal yang harus diperhatikan:

Pertama, kenali konten blog tersebut. Hal ini merupakan kunci karena ini menentukan apakah tulisan Anda berbicara kepada pembaca yang tepat.

Kedua, lihat siapa saja guest blogger yang sudah ada. Sebuah website bisa saja hanya menerima guest blogger dari profesi atau kalangan tertentu. Cek hal tersebut sehingga Anda mudah menempatkan diri ketika memperkenalkan diri ke pemilik website.

Ketiga, baca panduan guest blogging jika ada. Anda harus memastikan bahwa konten yang hendak Anda ajukan sesuai dengan format yang diharapkan pemilik website.

Keempat, perkenalkan siapa Anda dan blog Anda. Yakinkan bahwa Anda memiliki fokus target pembaca blog yang sama-sama relevan dengan pemilik website.

Kelima, siapkan konten bukan untuk jualan. Misi Anda adalah membantu orang lain dengan pengetahuan yang dimiliki bukan menjual produk, layanan atau bisnis Anda di dalam konten yang akan diajukan.

Catatan: Informasi mengenai bisnis Anda cukup disisipkan di Bio Anda ketika guest blogging. Menyisipkan satu atau dua link yang terkait dengan dengan topik bahasan dan bisnis Anda masih bisa dianggap wajar.

Ketika tulisan Anda telah dimuat di blog seseorang, jadilah tamu yang baik dengan melakukan hal-hal seperti:

  •  Promosikan blog dia di berbagai social media channel (berkali-kali)
  •  Tag pemilik website
  •  Ucapkan terima kasih kepada pemilik website
  •  Balas setiap komentar yang ada di tulisan Anda

thank you

 

Kesimpulan

Pada akhirnya, untuk meningkatkan traffic blog secara organik, Anda harus mempertimbangkan dan melakukan berbagai usaha.

Bersahabatlah dengan SEO dengan memastikan website Anda mobile-friendly dan merencanakan betul kata kunci yang dipakai, gunakan All in One SEO atau Yoast SEO untuk mengoptimalisasi aktivitas SEO Anda.

Jadilah kreatif dalam menggunakan long-tail keywords, gunakan internal linking secara efektif dan efisien, dan mulailah untuk guest blogging.

Yang terpenting adalah komitmen dan konsistensi dalam melakukan hal-hal yang telah dijelaskan di atas.

Jika dilakukan secara konsisten, maka peningkatan traffic pada blog Anda adalah sebuah keniscayaan.


Meizar Assiry

Meizar Assiry

Twit as @ijey and Co-Founder of @jongpwk. A Music Machine at @KaneronPictures.

  • Adang Mansyur

    cukup membantu nih panjang dan jelas tambah pengetahuan