WOW … Selamat! Anda sudah sampai ke bagian ke-3 Cara Mulai Bisnis Online. Ini menunjukkan anda memang serius mau menggeluti bisnis online & percaya dengan peluang usaha yang ada dalam bisnis online ini. Masa depan kita semua berada dalam bisnis digital.

Kalau anda masih ‘GUE PIKIR DULU DEH’, niscaya anda kehilangan peluang usaha yang besar.

Bila anda belum membaca bagian sebelumnya, silakan KLIK …

BAGIAN 1 – Mengapa Anda Harus Memulai Bisnis Online

BAGIAN 2 – Bagaimana Memulai Bisnis Online

 

Apa Peluang Usaha di Bisnis Online?

peluang usaha

 

Ada 3 hal yang bisa anda jual …

  1. Produk Fisik
  • Produk nyata yang berwujud – barang yang dapat disentuh.
  • Pengiriman produk jenis ini dilakukan secara fisik melalui jasa kurir.
  • Contoh: Pakaian, Barang Elektronik, Furniture & Makanan
  1. Produk Digital
  • Produk yang tidak berwujud – barang yang tidak dapat disentuh
  • Pengiriman produk jenis ini dilakukan secara elektronis tanpa jasa kurir. Selain itu, produk jenis ini ada yang tidak perlu dikirim karena sudah cloud base – digunakan secara online.
  • Contoh: Music, Video, E-Book, Kursus Online, SaaS (Software as a Service).
  1. Jasa Profesional Freelancer
  • Produk tidak berwujud yang berupa jasa tenaga untuk memberikan panduan, informasi, konsultasi & penyelesaian sebuah tugas.
  • Jasa ini dapat dipenuhi secara fisik maupun elektronik
  • Contoh: Copywriter, Web Developer, Graphic Designer, Kurir, Cleaning Service, Konsultasi Hukum Online, Dokter Online.

 

Seberapa Besar Peluang Usaha 3 Produk Di Atas?

  1. Penjualan Global Produk Fisik
  • Secara global diproyeksikan, peluang usaha melalui penjualan produk fisik akan mencapai US$ 1.7 Triliun di tahun 2020.
  • Proyeksi pertumbuhan rata-rata dari tahun 2015 hingga 2020 sebesar 11%.
  • Proyeksi total pertumbuhan dari tahun 2015 hingga 2020 sebesar 78%.

peluang usaha

Sumber : Statista

Top Selling Produk Fisik Berdasarkan Kategoripeluang usaha

Sumber : eMarketer

Proyeksi Pertumbuhan Kategori Produk Tahun 2012 – 2018 peluang usaha

Sumber: eMarketer

  1. Penjualan Global Produk Digital

Produk digital memiliki peluang usaha yang LUAR BIASA BESAR. Kali ini, data yang ingin saya ketengahkan adalah untuk 3 kategori:

  • E-Publishing/E-Book – Menjual informasi dalam bentuk buku digital.
  • E-Learning (Belajar Online) – Menjual informasi dalam konten terproteksi.
  • Produk SaaS (Software as a Service) – Menjual perangkat lunak (software).

 

Pertumbuhan Pasar Global E-Publishing/E-Book

Produk digital yang PALING PESAT pertumbuhannya adalah e-book.

  • Tahun 2020 pendapatannya diproyeksikan sebesar US$ 29 Milyar.
  • Pertumbuhan rata-rata per tahun antara 2015 hingga 2020 adalah 16%.
  • Pertumbuhan secara keseluruhan dari 2015 hingga 2020 adalah 93%.
peluang usaha

Sumber : Statista

Pertumbuhan Pasar E-Learning (Belajar Online)

Walaupaun pertumbuhannya tidak begitu besar, namun peluang usaha dan PASARNYA SANGAT BESAR.

  • Tahun 2020 pendapatannya diproyeksikan sebesar US$ 50.4 Milyar.
  • Pertumbuhan per tahun antara 2015 hingga 2020 adalah 4%
  • Pertumbuhan secara keseluruhan dari 2015 hingga 2020 adalah 5%.
peluang usaha

Sumber: Statista

Pertumbuhan Pasar SaaS (Software as a Service)

Dari ketiga produk digital, pasar SaaS adalah yang PALING BESAR SEGMEN PASARNYA.

  • Tahun 2020 pendapatannya diproyeksikan sebesar US$ 132.5 Milyar.
  • Pertumbuhan per tahun antara 2015 hingga 2020 adalah 8%.
  • Pertumbuhan secara keseluruhan dari 2015 hingga 2020 adalah 0.5%.

Sumber: Statista

  1. Pertumbuhan Jasa Freelance Profesional

Survey baru di tahun 2016 menunjukkan:

  • Jumlah penduduk di Amerika Serikat yang berprofesi sebagai pekerjaan freelancer meningkat menjadi 55 juta penduduk – 35% dari total angkatan kerja.
  • Freelancer diperkirakan berkontribusi terhadap US$ 1 Triliun pendapatan tahunan.
  • 54% Freelancer yang sebelumnya berstatus pegawai mendapatkan penghasilan lebih saat menjadi Freelancer.
  • Pekerjaan freelancing lebih dipilih karena:
    • menjadi boss yang mengatur diri sendiri.
    • menjadi lebih senang & tekun dalam bekerja
    • memiliki jam kerja fleksibel.
    • memiliki tempat kerja fleksibel.
  • Freelancer merasa lebih terhomat, diberdayakan, bersemangat untuk mulai aktifitas hariannya.

Sumber:  Upwork.com

3 Kategori Utama Peluang Usaha Bisnis Online

Terdapat 3 kategori utama yang anda ketahui sebelum memulai bisnis online.

  1. 4 Jenis Bisnis Online Berdasarkan KLASIFIKASI
  2. 5 Jenis Bisnis Online Berdasarkan MODEL BISNIS
  3. 5 Jenis Bisnis Online Berdasarkan PRODUK

Penjelasan berikut ini sangat PENTING.

Bila anda baru pertama kali tahu, ini adalah TITIK AWAL yang harus anda TENTUKAN karena banyak orang yang memulai bisnis online tanpa arah sehingga akhirnya kehilangan peluang usaha yang ada.

Menurut saya, ini adalah JATI DIRI yang harus anda pilih karena akan menjadi FONDASI untuk melangkah & berkembang di kemudian hari.

4 Jenis Bisnis Online Berdasarkan KLASIFIKASI

Klasifikasi ini untuk menentukan, siapakah diri anda saat ini & kepada siapa anda akan menjual.

Apakah anda seorang pemilik bisnis besar atau seorang konsumen? Mari kita dalami satu per satu.

  1. B2B – Business to Business

Model bisnis B2B adalah pemilik bisnis besar yang berfokus menjual produk kepada pemilik bisnis yang lain.

Sebagai contoh adalah Indonetwork.com, Indotrading.com, Bizzy.co.id, Kawanlama.com. Perusahaan ini memiliki platform e-commerce & pelayanan yang dibuat khusus untuk melayani bisnis lain.

B2B bisnis biasanya memerlukan MODAL BESAR.

  1. B2C – Business to Consumer

B2C adalah klasifikasi PALING BESAR karena paling banyak dipilih orang saat mereka membayangkan bisnis online mereka. B2C adalah model retail tradisional dimana sebuah bisnis menjual ke konsumen langsung.

Sebagai contoh adalah Lazada.com, Blibli.com, Blanja.com

  1. C2C – Consumer to Consumer

C2C bisnis dibuat dengan menyediakan platform e-commerce marketplace bagi konsumen untuk JUAL BELI DENGAN IMBALAN untuk yang menyediakan plafform-nya.

Sebagai contoh: Tokopedia.com, Bukalapak.com, Jualo.com.

Untuk membuka jenis bisnis ini harus memiliki perencanaan yang sangat matang karena BANYAK SEKALI yang akhirnya GAGAL.

  1. C2B – Consumer to Business

Jenis C2B jarang sekali yang diketahui orang saat membangun bisnis online namun ternyata jenis ini sangat sukses.

Jenis C2B melibatkan individual yang menjual produk atau jasa kepada bisnis.

Sebagai contoh: Sribu.com, Sribulancer.com, Upwork.com.

 

4 Jenis Bisnis Online Berdasarkan MODEL BISNIS

Hal penting selanjutnya adalah tentang PENGADAAN BARANG & PENANGANAN INVENTARIS.

Sebagian orang menyukai ide membuat barang sendiri & sebagian lainnya lebih nyaman dengan membeli jadi.

Sebagian ada yang suka menyimpan inventaris & mengatur pengiriman sendiri. Sebagian lainnya tidak mau ambil pusing tentang hal ini.

  1. Dropship

Konsep dari dropship adalah anda MENJUAL PRODUK YANG TIDAK ANDA MILIKI.

Cara kerja dropship adalah menerima pesanan dari bisnis online anda lalu meneruskan pesanan tersebut dari suplier anda. Selanjutnya mereka yang akan mengirimkan pesanan atas nama perusahaan anda.

Cara mendapat keuntungan dengan dropship adalah dari margin perbedaan harga yang anda jual ke konsumen dengan apa yang anda bayar ke suplier anda.

Konsep dropship sangat populer di Indonesia.

Kelebihan konsep dropship:

  • Modal awal kecil
  • Resiko kecil
  • Tidak mengurus pengiriman

Kekurangan konsep dropship:

  • Persaingan tinggi
  • Keuntungan kecil
  • Tidak bisa memantau persediaan barang
  1. Wholesaler (Reseller)

Menjadi seorang wholesaler/reseller sangatlah sederhana.

Anda membeli barang langsung dari produsen atau distibutor besar lalu menyimpan inventaris di gudang anda.

Sebagai wholesaler/reseller, anda mendapatkan HARGA LEBIH RENDAH daripada seorang dropshipper karena anda mengeluarkan modal serta menyimpan barang.

Saat menerima pesanan secara online, anda melakukan seluruh proses pengepakan & pengiriman.

Kelebihan konsep wholesaler/reseller:

  • Keuntungan lebih besar dari
  • Bisa memantau persediaan barang.
  • Tidak perlu produksi barang.

Kekurangan konsep wholesaler/reseller:

  • Harga jual yang terpatok karena menjual brand
  • Menanggung resiko inventaris yang tidak laku
  • Persediaan barang bergantung dengan produsen/distributor.
  1. Manufacture (Memproduksi)

Memproduksi barang dari produsen langsung & mengembangkan brand adalah pilihan yang sangat tepat bagi yang MEMILIKI IDE YANG UNIK & belum ada kompetisi yang ketat untuk barang sejenis di pasar.

Perlu diingat, untuk produksi diperlukan jumlah minimum yang nantinya menjadi inventaris awal.

Kelebihan konsep manufacture:

  • Memiliki margin keuntungan lebih tinggi karena menjual brand sendiri.
  • Mengontrol jumlah & kualitas produk.
  • Menjaga kepuasan pelanggan.

Kekurangan konsep manufacture:

  • Modal besar untuk mulai
  • Menanggung resiko inventaris yang tidak laku
  • Waktu lebih lama untuk memulai bisnis jenis ini
  1. Make Yourself (Buat Sendiri)

Membuat produk sendiri dilakoni mereka yang HOBBI dalam pembuatannya. Barang yang dijual biasanya perhiasan, fashion, produk kecantikan alami & makanan/minuman sehat.

Kelebihan konsep make yourself:

  • Modal awal kecil.
  • Memiliki margin keuntungan sangat tinggi.
  • Mengontrol jumlah & kualitas produk.
  • Menjaga kepuasan pelanggan.

Kekurangan konsep make yourself:

  • Memakan waktu untuk produksi
  • Sulit memenuhi pesanan dalam jumlah besar.
  • Jenis pilihan barang terbatas

 

4 Jenis Bisnis Online Berdasarkan PRODUK

Sesudah anda menentukan:

  • kepada SIAPA anda akan menjual
  • BAGAIMANA pengadaan barang, penanganan inventaris, penerimaan pesanan & pengiriman

… saatnya anda menentukan BERAPA MACAM produk yang akan anda jual.

Pilihan Anda menjual:

  1. SATU MACAM produk
  2. SATU KATEGORI produk
  3. MULTIPLE KATEGORI produk
  4. MEGA KATEGORI produk

Mari saya kupas satu per satu …

  1. Satu Macam Produk

Bisnis online ini hanya menjual satu macam produk dengan beberapa versi upgrade yang berkemampuan lebih besar. Yang banyak memakai model ini adalah yang menjual produk digital SaaS (Software as A Service).

Contohnya:

Jurnal.id – perusahaan penyedia cloud base jasa Accounting.

  1. Satu Kategori Produk

Bisnis online ini hanya menjual satu kategori produk dengan berbagai turunan produk dari kategori itu. Konsep ini digunakan oleh perusahaan penyedia makanan & minuman.

Contohnya:

Juicepress.com – perusahaan penyedia juice & makanan sehat.

  1. Multiple Kategori Produk

Bisnis online ini menjual multiple kategori produk dengan berbagai turunan dari kategori itu namun tetap dalam satu niche (ceruk pasar) besar yang dipilih.

Misalnya, apabila website tersebut menjual furniture sebagai kategori besarnya, seluruh turunan dari sub-kategori tersebut turut serta dijual.

Contohnya:

Dekoruma.com – perusahaan penyedia furniture & perlengkapan rumah

  1. Mega Kategori Produk

Situs bisnis online ini bagaikan sebuah pusat pertokoan. Hampir semua produk konsumer dijual. Tidak lupa mereka juga menjual pulsa, paket data, tiket pesawat, hotel & kereta.

Contohnya:

Blibli.com – perusahaan belanja online selengkap mall

 
Tempat Menjual Produk Secara Online

Seandainya anda sudah siap dengan barang atau jasa yang mau dijual, sekarang saatnya kita MENENTUKAN PASAR atau tempat barang tersebut akan dijual.

 

  1. Tempat Menjual Produk Fisik

Seperti di dunia offline, untuk MENJUAL BARANG anda memiliki tiga tempat pilihan:

  • Menjadi pemasok di perusahaan yang sudah memiliki toko / gerai retail. Di dunia online istilahnya dijual di ONLINE MARKETPLACE.
  • Menjual di toko / gerai retail milik sendiri – di dunia online istilahnya dijual di WEBSITE MILIK SENDIRI.
  • Menjual di toko / gerai retail offline milik sendiri dengan memasang IKLAN BARIS ONLINE.

Mari kita bedah satu per satu:

  • Online Marketplace

Khusus diperuntukkan bagi anda tidak mau membuat & mengelola website sendiri serta melakukan online marketing untuk mendatangkan pelanggan ke website anda.

Hampir di semua kategori produk terdapat marketplace untuk menjual produk anda.

  • Mega Category

1. General Marketplace

Marketplace yang menjual hampir semua jenis barang

a. Marketplace Murni – Tidak menyimpan & mengirim barang – mereka hanya memberikan platform dimana pembeli & penjual dapat bertransaksi serta menjembatani pembayaran serta pilihan jasa pengiriman. Pengiriman barang dilakukan oleh penjual.

Contoh: Tokopedia.com, Bukalapak.com, Shopee.com

b. Marketplace Hybrid – Melakukan seluruh pekerjaan penyimpanan & pengiriman barang.

Contoh: Lazada.co.id, Blibli.com, Elevenia.co.id, Mataharimall.com

2. Fashion & Apparel

Contoh: Zalora.co.id, Berrybenka.com, Mapemall.com

3. Electronic & Gadget

Contoh: Bhinneka.com, Electronic-city.com

4. Travel & Hotel

Contoh: Traveloka.com, Tiket.com, Pegipegi.com, Nusatrip.com, Agoda.com

5. Convinient Store

Contoh: Alfacart.com, Klikindomaret.com

6. Grocery

Contoh: GoMart (Aplikasi Gojek), Happyfresh.id, id.Honestbee.com, Tukangsayur.co

  • Niche Marketplace

1. Busana Muslim

Contoh: Hijup.com, Hijabenka.com

2. Fashion & Apparel

Contoh: Tee.co.id, Pinkemma.com, Bro.do

3. Batik & Kulit

Contoh: Kravasia.com, Qlapa.com

4. Food

Contoh: Kulina.id, Kedaikuka.co.id

5. Movie, Event & Atraksi

Contoh: id.Bookmyshow.com, Go Tix (Aplikasi Gojek)

6. Anak & Bayi

Contoh: Tororo.com, Orami.co.id, Mothercare.co.id, Babyzania.com

7. Home & Living

Contoh: Dekoruma.com, Fabelio.com, Dusdusan.com, Floweradvisor.co.id, Belifurniture.com

8. Buku

Contoh: Gramedia.com, Mizanstore.com, Bukupedia.com

9. Peralatan Industri

Contoh: Kawanlama.com

10. ATK

Contoh: Bizzy.com, ATK.co.id, Stationary.co.id

  • Website Sendiri

Khusus diperuntukkan bagi anda yang membuat & mengelola website sendiri serta melakukan online marketing untuk mendatangkan pelanggan ke website anda.

Perusahaan yang sukses mengelola website & mendatangkan penjualan:

1. Food & Beverage

Contoh: Berrykitchen.com, Juicepress.com

2. Fashion

Contoh: Metroxonline.com, Theexecutive.co.id

  • Iklan Baris Online

Untuk barang tertentu seperti penjualan mobil, properti & barang bekas, anda dapat menggunakan IKLAN BARIS ONLINE yang terbukti sangat efektif.

1. Mobil

Contoh: Mobil123.com, Carmudi.com, Rajamobil.com

2. Properti

Contoh: Rumah123.com, Urbanindo, Lamudi.com

3. Barang Bekas

Contoh: Olx.co.id, fjb.Kaskus.co.id, id.Carousell.co.id

 

 

Kelebihan & Kekurangan Berjualan di Marketplace

Kelebihan

  • Hampir TANPA BIAYA.
  • MUDAH untuk memulai karena sudah disediakan
  • Sudah RAMAI pengunjung.
  • Apabila anda sudah cukup lama berjualan & telah mendapatkan REVIEW positif, barang anda akan mudah dijual.

Kekurangan

  • KONTROL anda terhadap toko itu sangat terbatas karena ‘tanah marketplace’ itu bukan milik anda.
  • Toko anda bentuknya hampir serupa dengan toko lain. Anda tidak bisa membuat perubahan atau melakukan sesuatu yang berbeda untuk menampilkan KEUNIKAN.
  • Kalau aturan tempat itu berubah, anda suka tidak suka harus mengikuti ATURAN.
  • Persaingan SENGIT antar penjual karena seluruh informasi mengenai model & harga barang sangat transparan.
  • Terjadi PERANG HARGA bila barang anda bisa ditiru atau ada yang serupa.
  • Pengunjung bisa cepat BERUBAH pikiran & pindah ke penjual lain karena banyak pilihannya.
  • Tidak bisa BRANDING karena nama produk anda / toko online anda tidak akan diingat – yang diingat hanya nama marketplace-nya.
  • Pengunjung anda hanya TERBATAS dengan yang masuk ke marketplace
  • Anda hanya bisa BERIKLAN di marketplace tersebut, tidak bisa ditempat lain misalnya; Google Ads atau Facebook Ads.

 

Kelebihan & Kekurangan Membangun Website Sendiri

Kelebihan

  • Anda memiliki KONTROL sepenuhnya terhadap website untuk membangun, mengembangkannya & menunjukkan keunggulan serta keunikannya.
  • Dengan memiliki website sendiri, anda juga melakukan
  • Bila PUAS dengan barang & pelayanan, brand anda akan membuat pelanggan kembali berbelanja.
  • Tidak terjadi PERANG HARGA.
  • Website dapat dikembangkan hampir TANPA BATAS bila bisnis bertumbuh pesat.

Kekurangan

  • Perlu usaha besar untuk membangun website karena membutuhkan kemampuan TEKNIKAL tinggi.
  • Mampu menjalankan digital marketing untuk mendatangkan PENGUNJUNG ke website.

 

  1. Tempat Menjual Produk Digital

Secara rinci, jenis produk digital yang saat ini sedang dijual:

  • E-Book
  • Musik
  • Stok Foto & Desain Grafis
  • Aplikasi
  • Cloud Base / Desktop Software
  • Kursus Online
  • Video Tutorial
  • Webinar
  • Member Area
  • Coaching (Pelatihan)

Seluruh produk digital ini dapat DIBUAT SENDIRI atau bila tidak memiliki produk sendiri, anda bisa menjadi reseller alias AFFILIATE (istilah untuk reseller produk digital).

Dimana anda bisa menjual produk digital?

  1. Online Marketplace

Marketplace Indonesia: Idaff.com & Ratakan.com

Marketplace Luar Negeri:

  • Menjual E-book, Software, Pelatihan & Menjadi affiliate: com, ClickBank.com, Warriorforum.com,
  • Menjual kursus online: Udemy.com, Skillshare.com, Lynda.com
  • Menjual musik, foto & desain grafis: Envato.com
  1. Website Sendiri

Perusahaan yang menjual subscription cloud base software banyak yang membangun website untuk menjual produknya untuk membangun KEPERCAYAAN karena biaya yang ditarik berbasis tahunan atau bulanan.

Contoh: Getresponse.com – all in one marketing platform cloud base software

 

  1. Tempat Menjual Jasa Freelancer Profesional

 

Jenis jasa freelancer profesional & marketplace yang menjualnya:

  • Desain – Sribu.com
  • Keahlian Profesional – Sribulancer.com
  • Jasa Kurir – Go Send (Gojek App), Grab & Uber
  • Transportasi – Aplikasi Grab, Uber, Gocar
  • Kesehatan – Go Massage (Go-Life App)
  • Dokter – klikdokter.com, dokter.id
  • Hukum – Legalgo.id
  • Jasa Perbaikan & Perawatan – Sejasa.com, Go Auto (Go-Life App)
  • Cleaning Service –Go Clean (Go-Life App)
  • Kecantikan – Go Glam (Go-Life App)


Akhir kata & langkah yang harus anda lakukan …

Mari kita RANGKUM apa yang sudah anda ketahui sesudah membaca 3 bagian PANDUAN LENGKAP peluang usaha berseri cara mulai bisnis online ini.

Di bagian pertama artikel Seberapa Besar Peluang Bisnis Online anda tahu seberapa cepat PERUBAHAN yang terjadi karena revolusi digital.

Selain itu anda juga melihat betapa besarnya peluang usaha bisnis online di Indonesia.

Di bagian kedua artikel Bagaimana Anda Mulai Bisnis Online anda belajar PRINSIP DASAR cara mulai bisnis online serta 4 langkah tepat untuk memulai bisnis online.

Di bagian ketiga atau artikel terakhir ini anda melihat PRODUK apa saja yang bisa dijual di bisnis online, 3 kategori bisnis online serta TEMPAT untuk menjual produk online anda.

Saatnya anda melakukan PERENCANAAN rinci serta TAKE ACTION untuk segara memulai.

Waktu berjalan CEPAT … jangan sampai anda TERTINGGAL.


Ryan Gondokusumo

Ryan Gondokusumo

Ryan adalah founder dari Sribulancer, platform untuk mencari freelancer berkualitas dengan cepat dan tepat dan founder Sribu, platform jasa desain grafis online yang telah membantu lebih dari 2.000+ pelanggan. Spesialis UI dan UX design, team building, pengembangan produk, strategic marketing, digital marketing. Anda dapat ngobrol dengan Ryan di twitter via @redjohn_G