Pemasaran bisnis online tidak sama dengan menjual produk secara langsung. Berikut adalah cara-cara yang dapat digunakan untuk memasarkan bisnis secara online tanpa harus memaksa konsumen.

1. Website yang Profesional dan Informatif

Alasan konsumen mengunjungi situs Anda adalah karena mereka ingin tahu lebih banyak tentang produk atau jasa Anda. Website yang profesional merupakan salah satu cara pemasaran online yang menggantikan sebuah toko atau kantor. Keberadaan website juga bisa mewakili customer service dan membuat bisnis Anda lebih dekat dengan konsumen karena dapat diakses dimana saja, kapan saja.

designing-a-website

Via WebSeoAnalytics

Hindari mendesain website yang asal-asalan karena hal itu menciptakan image yang kurang baik terhadap bisnis Anda. Kini ada banyak template website yang disediakan secara gratis seperti WordPress. Atau bila Anda tidak punya waktu, Anda dapat menggunakan jasa web designer dan copywriter untuk membuat website yang profesional.

2. Pastikan Website User-friendly

Sebuah website bisa dianalogikan seperti sebuah supermarket. Ada banyak pilihan produk berjejer rapi supaya mudah dicari konsumen. Bayangkan jika barang-barang tersebut berserakan dan tidak tertata sesuai kategori? Pastinya butuh waktu lama untuk mencari dan akhirnya mengurangi kenyamanan konsumen untuk berbelanja.

user-friendly website

Via WebTechandMore

 

Saat memikirkan cara bisnis online yang bagus, akan ada banyak ide yang muncul di benak. Contohnya, keinginan untuk membuat website penuh dengan elemen audiovisual menawan dan menggunakan flash. Akan tetapi website yang ‘berat’ ini bisa memakan waktu lama untuk dibuka.  Dapat dipastikan calon konsumen Anda akan beralih ke website lain yang lebih cepat loading-nya.

Menurut pakar digital marketing dari Kissmetrics, rata-rata pengguna internet hanya mau menunggu waktu loading selama 3 detik sebelum beralih ke situs lain. Jadi, ketika mendesain sebuah website, usahakan untuk membuat setiap halamannya user-friendly sehingga pengunjung cepat menemukan apa yang mereka inginkan.

3. Content Marketing

Content marketing adalah teknik soft-selling dengan cara mengedukasi konsumen (dan calon konsumen) serta memperkenalkan produk Anda tanpa ada kesan paksaan. Content marketing bisa berupa video, infografik maupun blog yang relevan.

content-marketing-traditional-marketing

Via Bitrebels

Business blogging contohnya, menjadi salah satu cara pemasaran online yang bermanfaat karena dapat meningkatkan traffic ke website Anda. Untuk jangka panjang, content marketing seperti penulisan blog dapat menarik lebih banyak konsumen.

4. Guest Blogging

Para pembaca tahu kemana harus mencari sumber informasi terkini yang relevan dan sesuai dengan interest mereka. Menjadi kontributor di website lain akan memperkenalkan bisnis Anda ke lingkup yang lebih luas. Cara bisnis online ini cukup efektif untuk meningkatkan traffic ke website Anda sendiri dengan backlinks.

word of mouth marketing

Via VerticalResponse

Manfaat guest blogging yang cukup penting tapi tidak disadari yaitu fungsinya sebagai word of mouth marketing. Lembaga survei Nielsen menemukan bahwa 92% konsumen percaya rekomendasi dari teman atau orang terdekat mereka. Jadi, ketika Anda menjadi ‘tamu’ di situs lain, secara tidak langsung Anda telah mempromosikan bisnis di tempat tersebut. Bahkan ketika para pembaca ini belum memerlukan produk Anda, mereka akan merekomendasikannya kepada kerabat atau keluarga yang membutuhkan. 

5. Membuat Laporan Singkat

Jangan membayangkan laporan ini seperti menulis tugas akhir dalam skripsi. Laporan ini lebih kepada penulisan yang berdasarkan fakta dari sumber-sumber terpercaya sehingga bisnis Anda terlihat semakin kredibel di mata konsumen.

make a report

Via Giphy

 

Coca-Cola mensurvei remaja di Inggris mengenai perilaku mereka saat membuang sampah sembarangan. Hasil survei ini digunakan oleh pabrik minuman bersoda itu untuk mencari solusi terhadap sampah yang semakin menumpuk. Kampanye ‘buang sampah’ ini memang tidak ada hubunganya dengan kesegaran minuman bersoda, tapi cukup membuat publik mengetahui kepedulian Coca-Cola terhadap lingkungan sekitar.

Memang tidak mudah membuat sebuah laporan karena akan menyita banyak waktu untuk riset. Tapi usaha ini cukup membawa dampak positif dalam meningkatkan kepercayaan konsumen terhadap brand Anda. Kenali buyer persona Anda dan topik apa yang menarik bagi mereka. 

6. Berpartisipasi di Media Sosial

Media sosial tidak hanya menjadi platform untuk individu saja tapi banyak bisnis baik skala kecil maupun besar, yang menggunakan social media seperti Facebook untuk menjangkau lebih banyak konsumen. Selain itu, media sosial ini juga dapat digunakan sebagai alat untuk mengetahui selera pasar. Tak heran bila banyak perusahaan yang rela mengeluarkan budget untuk online marketing.

update-company-status-meme

Via Youzign

7. Mempromosikan Website Secara Offline

Pemasaran bisnis secara offline sama pentingnya dengan online. Sebuah bisnis pasti akan mencetak brosur dan membuat kartu nama untuk dibagikan saat event-event tertentu seperti pameran. Untuk meningkatkan online presence, jangan lupa untuk mencantumkan URL website di brosur yang Anda bagikan. Begitu juga dengan alamat email dan akun media sosial.

i will google you

Via Pinterest

8. Menciptakan Review Positif untuk Bisnis Anda

Berapa banyak dari Anda yang membaca review produk atau jasa terlebih dahulu sebelum memutuskan untuk membeli? Sama halnya dengan konsumen yang akan membeli produk Anda, mereka akan meluangkan waktu untuk membaca komentar orang tentang bisnis Anda.

review product

Via Stratford

Zendesk melakukan survei tentang online review dan hasilnya: 90% konsumen mengaku bahwa keputusan mereka untuk membeli sebuah produk dipengaruhi oleh review yang mereka baca di Facebook, Twitter dan website resmi.

Oleh karena itu, penting untuk membangun image positif dan siap untuk merespon komentar negatif secara profesional.

9. Membuat Newsletter

Cara pemasaran bisnis online yang satu ini dapat dibuat secara reguler seperti seminggu sekali atau seminggu dua kali. Newsletter dapat menjaga hubungan antara bisnis dengan konsumen dengan memberikan update dan promo terbaru.

subscriber

Via Quickmeme

Beberapa manfaat newsletter antara lain: meningkatkan loyalitas konsumen, mengingatkan mereka terhadap bisnis Anda, menghemat budget marketing karena newsletter ‘memasarkan brand’ langsung kepada subscriber Anda. Yang perlu diingat, selalu sediakan opsi “Unsubscribe” dengan jelas sehingga konsumen dapat memilih (secara sukarela) apakah akan terus berlangganan informasi produk Anda atau berhenti.

10. Teach, Don’t Sell

Menurut majalah Forbes, faktanya tidak ada yang benar-benar tertarik dengan marketing sebuah bisnis. Mengapa? Karena setiap hari, setiap orang melihat, membaca dan mendengar lebih 20.000 jenis advertising dari berbagai macam brand (yang mengaku bahwa produk mereka ‘bagus’).

Knowledge

Via Careerminer

Dengan banyaknya jenis produk yang bisa menjadi pesaing bisnis Anda, ada baiknya menuntun konsumen dengan panduan bermanfaat daripada mencecar mereka dengan fitur-fitur produk Anda secara langsung.

Microsoft merupakan salah satu perusahaan yang menerapkan “Teach, don’t sell lewat corporate blogging; mulai dari tips, perkembangan teknologi saat ini, hingga profile karyawan mereka. Teknik membagikan kisah sukses dalam website ini dapat ditiru agar pemasaran online bisnis Anda dapat meningkatkan penjualan produk sekaligus menambah jumlah konsumen.

Teknik ‘menyodorkan barang’ secara langsung di depan konsumen sudah tidak efektif lagi. Dengan cara pemasaran online, Anda dapat meningkatkan online presence dan menambah daftar konsumen tanpa kesan memaksa.


Anita

Anita

I am very passionate about online media and content writing. Feel free to discuss projects with me at [email protected]