Pernahkah Sribuddies lupa mematikan pesawat televisi, AC, atau microwave saat meninggalkan rumah? Atau lampu ruang kerja yang terus menyala saat Sribuddies pulang kantor? Tak perlu khawatir, kini telah hadir produk yang dinamakan Ethernet I/O – RAKATA E10-88 yang diciptakan oleh Prasimax (www.prasimax.com) perusahaan automation technology asli Indonesia. Ethernet Input/Output adalah sebuah perangkat keras yang berfungsi untuk mengendalikan atau memonitor sesuatu lewat komputer dengan menggunakan jaringan internet. Sribuddies pun dapat mengatur kapan peralatan elektronik akan dihidupkan atau dimatikan dan mengontrolnya dari jarak jauh.

 

image source: http://www.didisetiadi.com/

Dan kali ini beruntung sekali Tim Sribu mendapat kesempatan mewawancarai Didi Setiadi, CEO Prasimax, untuk berbagi pengalamannya dalam menggunakan jasa cowdsourcing design di Sribu.com. Sebagai informasi, Didi Setiadi telah membuat kontes desain logo dengan judul “Logo Produk Dan Jasa Otomotif – Ototrax”.  Di kontes ini Didi Setiadi berhasil mendapatkan 454 pilihan desain dan memilih 1 pemenang utama.

Untuk lebih jelasnya, simak yuk wawancara Tim Sribu dengan Didi Setiadi beberapa waktu yang lalu:

 

Sribu: Selamat pagi Pak Didi, apa kabar?

Didi Setiadi: Selamat pagi juga Sribu, kabar saya baik. Apa yang bisa saya bantu nih untuk Sribu?

S: Berdasarkan informasi yang kami dapatkan, Anda ini sebagai seorang technopreneur dan pemilik beberapastartup business. Bisakah anda jelaskan bisnis yang sedang Anda jalankan saat ini?

DS:Saat ini saya memiliki beberapa bisnis diantaranya dibidang teknologi, logistic dan product retailer. Mungkin diantara Anda ada pernah mengenal Prasimax.com dan Eloku.com. Saat ini kami juga sedang mengembangkan product retailer dibidang otomotif dengan brand “Ototrax”  yang menjual produk teknologi untuk otomotif. Produk yang telah kami ciptakan dan mendapat sambutan hangat dari pasar diantaranya adalah Ethernet I/O – RAKATA E10-88. Produk ini dapat digunakan sebagai sistem otomasi rumah dan gedung, seperti untuk mematikan atau menghidupkan lampu, AC, peralatan rumah dari jauh lewat internet. Atau bisa juga untuk membaca sensor-sensor suhu, kelembaban, panic button dan lain sebagainya. Alat ini dapat juga digunakan sebagai sistem kendali dan monitoring pada industri atau pabrik, dan dapat juga digunakan untuks sistem kendali digital jarak jauh pada sebuah fasilitas laboratorium atau fasilitas lainnya.

Pemenang Kontes Logo Produk Dan Jasa Otomotif – Ototrax

large_6d5f72d9b6

 

S:Wow, bisnisnya banyak juga ya pak. Line-up produknya juga cukup luas. Apakah tidak merasa kesulitan pak menangani semua bisnisnya ini?

DS:Sementara ini sih saya masih dapat menanganinya dengan baik ya. Tiap unit bisnis ini saya kelola langsung dan tidak saya delegasikan. Saya terlibat langsung karena bisnisnya memang belum terlalu besar, sehingga saya bisa menanganinya sendiri.

S:Pak Didi memang entrepreneur sejati ya. Nah berkaitan dengan desain, seberapa pentingkah desain bagi bisnis Anda?

DS:Bagi saya desain memang diperlukan. Yang paling banyak membutuhkan desain biasanya saat saya akan membuka bisnis baru. Desain logo dan website menjadi kebutuhan utama, karena penjualan produk kami semuanya memang secara online.

S: Sebelum menggunakan jasa desain di Sribu.com, siapakah biasanya yang membantu Anda membuat desain? Dan bagaimana pengalaman menggunakan jasa mereka?

DS: Untuk kebutuhan internal kami memiliki inhouse designer sendiri, tapi khusus untuk mengerjakan desain produk kami. Untuk keperluan lain seperti logo dan web kami menggunakan jasa diluar perusahaan. Sebelumnya kami juga pernah menggunakan jasa konsultan untuk kebutuhan desain kami. Untuk konsultan tentu desain yang dihasilkan memang memuaskan dan professional, namun dari segi harga sangat tinggi dan pilihan desain yang diberikan sangat terbatas. Masing-masing memiliki kelebihan dan kekurangan sendiri tentunya.

S: Betul pak, memang setiap produk atau jasa pasti memiliki perbedaan dibanding yang lain. Jika boleh tahu, dari manakah awalnya Anda mengenal Sribu.com?

DS: Saya pertama kali mengenal Sribu.com dari seorang teman. Saat bertukar kartu nama, saya melihat logo perusahaan yang dimilikinya terlihat sangat bagus. Lalu teman saya ini menjelaskan bahwa dia mendapatkan desain logo itu dari Sribu.com, dan dia menyarankan saya untuk menggunakan Sribu.com untuk kebutuhan desain logo perusahaan baru saya.

Total desain: 454

ototrax

 

S: Sebelumnya Anda telah membuat desain logo “Ototrax” di Sribu.com(dikasih link ke contestnya di Sribu) dan mendapatkan 454 pilihan desain. Apa pertimbangan Anda menggunakan jasa desain sribu.com?

DS: Saat itu saya memang sedang membutuhkan desain untuk produk teknologi dibidang otomotif yang saya beri nama “Ototrax”. Pilihan saya jatuh ke Sribu.com karena saya ingin mendapatkan alternatif desain yang banyak dalam waktu yang relatif singkat. Dan terbukti desain yang di submit oleh desainer memang sangat banyak, hingga 454 desain. Akhirnya saya jadi bingung sendiri mau pilih yang mana hehee.. Tapi sangat disayangkan masih banyak desainer yang belum membaca dan memahami deskripsi desain yang kami buat, sehingga ada beberapa desain yang belum sesuai dengan keinginan kami.

S: Apa pendapat Anda mengenai crowdsourcing design dengan konsep design contestseperti yang dilakukan di Sribu.com?

DS: Konsep ini memang terbilang baru di Indonesia. Tapi saya yakin konsep ini akan terus berkembang, karena banyak pihak yang terbantu dengan keberadaan crowdsourcing design ini, termasuk saya pribadi. Konsep ini juga memiliki beberapa kelebihan seperti harga yang terjangkau dan pilihan desain yang lebih banyak. Platform ini juga sangat dibutuhkan oleh desainer, karena kebanyakan desainer enggan terikat dalam suatu pekerjaan. Platform ini juga menjadi wadah bagi para desainer untuk menunjukkan kemampuan mereka dan berkompetisi dengan desainer lainnya.

customer-satisfaction

Source: http://glennpasch.com/wp-content/uploads/2013/03/customer-satisfaction.jpg

 

S: Secara keseluruhan, apa yang Anda sukai dari dari layanan Sribu.com?

DS: Secara keseluruhan saya suka dengan system kerja web Sribu dan saya tidak mengalami kesulitan dalam menggunakan website Sribu.com, namun kendalanya biasa terjadi saat memberikan komentar atau feedback kepada desainer sering terjadi loading yang cukup lama. Kadang hal serupa dialami juga oleh desainer. Mungkin pihak Sribu.com bisa mengupayakan agar ini tidak terjadi lagi dimasa depan. Selain mohon dibuat agar notifikasi yag dikirim ke email tidak masuk ke folder spam dan diberikan reminder bagi desainer agar membaca deskripsi desain terlebih dahulu sebelum mereka membuat desain.

S: Mengakhiri pembicaraan kita, apa kesimpulan Anda mengenai Sribu.com?

DS: Sribu.com sangat cocok untuk B2B (business to business), selain memiliki portfolio yang banyak Sribu.com juga memiliki desainer-desainer yang handal. Ini dapat menjadi nilai tambah tersendiri bagi Sribu.com untuk menawarkan jasanya kepada persahaan-perusahaan besar. Menurut saya produk Sribu.com sangat dibutuhkan oleh corporate dan pihak agency periklanan.

S: Baik pak Didi terima kasih banyak masukan dan sarannya untuk Sribu.com. Kami juga mengucapkan terima kasih atas waktu dan kesempatan yang diberikan untuk melakukan wawancara dengan kami. Semoga bisnis pak Anda semakin sukses dan berkembang.

DS: Terima kasih Sribu.

Demikianlah wawancara Tim Sribu.com dengan Didi Setiadi, seorang technopreneur sekaligus pemiliki startup business. Semoga dapat menjadi inspirasi bagi Sribuddies semua.

Sampaikan komentar sribuddies lewat Facebook Fan Page Sribu.com atau Twitter account kita di @sribudotcom. Dan bagi Anda yang membutuhkan logo desain di Sribu.com, dapat menuju ke halaman logo design portfolio untuk melihat hasil-hasil logo buatan sribu

 

Salam,

Tim Sribu


Ryan Gondokusumo

Ryan Gondokusumo

Ryan adalah founder dari Sribulancer, platform untuk mencari freelancer berkualitas dengan cepat dan tepat dan founder Sribu, platform jasa desain grafis online yang telah membantu lebih dari 2.000+ pelanggan. Spesialis UI dan UX design, team building, pengembangan produk, strategic marketing, digital marketing. Anda dapat ngobrol dengan Ryan di twitter via @redjohn_G