Setiap manusia khususnya para pekerja, pasti pernah merasa tertekan dengan pekerjaannya. Entah itu soal kualitas maupun kuantitas kerja, yang mempengaruhi produktivitas. Mungkin mereka merasa lelah dengan peraturan-peraturan yang ada atau kebijakan-kebijakan lainnya.

produktivitas

Produktivitas kerja bisa saja terpengaruh hanya dengan suasana kerja, aturan, dan juga rekan. Namun, sebagai seorang profesional, kita wajib memperkecil resiko tersebut. Lalu, bagaimana agar kita tetap kreatif saat berada di bawah tekanan? Tips berikut akan menjawabnya..

 

01. Gunakan Deadline Anda

 deadline

Deadline mungkin seperti sesuatu yang ditakuti dari semua usaha kreatif, namun ini semua bisa ditepis dengan kedisiplinan yang dimiliki. Jika tidak ada deadline yang ketat, maka kemungkinan bahwa Anda akan menunda pekerjaan.

Menggunakan deadline sebagai bagian dari proyek besar memungkinkan Anda untuk memilah pekerjaan dan melihat kemajuan menyelesaikan setiap tugas. Kita juga wajib belajar menghadapi deadline, agar lebih mudah menyelesaikan pekerjaan.

Tapi Apakah Deadline dapat Membantu?

Pernah ada teori bahwa orang akan bekerja lebih baik ketika berada di bawah tekanan dan deadline adalah cara yang baik untuk mendapatkan hasil maksimal. Namun penelitian ilmiah menentang gagasan ini.

Dan sekarang orang berpikir, meskipun Anda bisa menyelesaikan pekerjaan di bawah tekanan secara cepat, kreativitas nyatanya tidak mengalir ketika orang merasa tertekan.

Teresa Amabile, seorang Profesor di Business Administration at Harvard Business School, meneliti 177 orang yang bekerja untuk beberapa perusahaan terkemuka di Amerika Serikat. Dia meminta mereka untuk mengisi buku harian selama berhari-hari dalam kerja mereka dan dia juga memperhatikan ketika orang-orang tersebut sedang berada di bawah berbagai jenis tekanan dan mengukur seberapa kreatif mereka.

Apa yang Amabile dan timnya temukan adalah menempatkan seorang pekerja di bawah tekanan jarang menghasilkan keputusan yang lebih kreatif dari mereka. Namun, deadline cenderung sama seperti sebuah misi. Dan misi membantu mengurangi tekanan tersebut. Meskipun sedang berada di bawah tekanan, Anda bisa saja tetap memiliki produktivitas kerja dan menjadi kreatif ketika sedang memikirkan sebuah misi.

 

02. Mengurangi Gangguan Anda

gangguan

Temuan penting lainnya dari penelitian Amabile adalah mengelola gangguan lebih baik daripada mengatur waktu. Memandang deadline dengan sebelah mata adalah gangguan yang membunuh produktivitas kerja dan kreativitas.

Ketika orang dapat fokus pada satu hal saja, maka mereka lebih cenderung bisa menjadi kreatif.

Ketika gangguan mulai memainkan peran, baik gangguan yang diakibatkan diri sendiri, atau orang-orang yang tidak dapat dihindari, maka biasanya kita mulai merasakan beberapa tumpukan tekanan mulai menyelinap.

Ketahuilah setiap gangguan baik itu dari luar maupun dari dalam. Jika sudah sering terlalu kecanduan dengan internet, ada baiknya Anda menahan diri ketika sedang bekerja. Itu memang membutuhkan waktu yang tidak singkat. Namun, kembali pikirkan tentang pekerjaan Anda.

Pikirkan untuk menghapus game online di komputer atau ponsel Anda. Awalnya akan tampak aneh, tapi setelah beberapa saat Anda akan kesal karena Anda tidak melakukannya dari dulu. Ada baiknya Anda harus memaksimalkan waktu di kantor.

Orang juga bisa menjadi pengalih perhatian. Di tempat kerja, Anda mungkin menemukan bahwa teman-teman dan kolega datang untuk ngobrol atau untuk mengajukan pertanyaan. Ketika Anda menghadapi deadline, maka ini jelas mempengaruhi produktivitas kerja. Jika Anda bekerja di rumah, mungkin anak-anak atau mitralah yang mengalihkan perhatian. Jika demikian, pertimbangkan untuk membuat peraturan tegas yang harus ditaati oleh semua orang.

 

03. Berbicara Dengan Orang Lain

talking

Menariknya, penelitian Amabile menemukan bahwa berbicara dengan rekan-rekan ketika di bawah tekanan, akan membuat karyawan berpikir lebih kreatif.

Mereka menemukan bahwa ketika para peserta berada pada misi, karyawan lebih suka berpikir sendiri daripada berbicara dalam kelompok. Hal ini menunjukkan salah satu cara terburuk untuk membuat orang berpikir kreatif ketika berada di bawah tekanan adalah brainstorming atau saling bertukar pikiran dengan terlalu banyak orang.

Kolaborasi individu harus dilakukan. Duduk dengan seorang rekan dan berfokus pada satu masalah menyebabkan lebih banyak kreativitas. Jika Anda menemukan diri sedang berjuang untuk menemukan ide-ide baik, pertimbangkan untuk menemukan seseorang yang benar-benar memahami masalah yang sedang dihadapi. Ketika Anda bisa bangkit dari satu ide ke ide lain, itu artinya Anda adalah orang yang kreatif.

Berbicara pada atasan maupun rekan kerja tentang proyek, akan memungkinkan untuk mendapat beberapa masukan yang berarti.

Sesekali Anda dapat mengeluh tentang atasan atau klien pada orang terdekat. Itu merupakan ide yang baik dan dapat membantu Anda melepaskan sedikit kepenatan. Ventilasi emosional ini memungkinkan Anda mengatasi frustrasi berlebihan, dan membantu menjernihkan pikiran sehingga dapat berpikir lebih mudah dan kreatif.

 

04. Mengambil Waktu Istirahat

3324534161_c8da60515b_o

Ketika bekerja di bawah tekanan, Anda dapat merasa bersalah setiap mengambil waktu istirahat, bahkan untuk makan siang atau perjalanan singkat ke toilet sekalipun. Tapi istirahat sangat penting untuk mengisi ulang emosional, dan mental dan memungkinkan Anda untuk tetap kreatif.

Untuk terus bekerja maksimal, Anda harus bangun dari meja setiap jam atau lebih dan mengambil istirahat kecil. Cobalah dengan mengambil minum dan menikmatinya,berjalan  5 menit untuk meregangkan kaki, atau pergi makan siang. Menjauh dari silau layar sangat penting bagi otak, dan juga berpengaruh pada mata.

Berjalan, atau olahraga lainnya juga akan membantu Anda dalam jangka panjang. Telah menunjukkan bahwa kedua kegiatan ini mampu meningkatkan kreativitas dan menempatkan Anda dalam suasana hati yang lebih positif, juga siap untuk menghadapi tantangan apapun.

 

05. Mencari Inspirasi

inspiration

Untuk orang-orang yang merasa mereka berada pada misi, maka inspirasi harus datang dengan mudah. Melalui karya itu sendiri ide-ide akan dihasilkan dan terus-menerus fokus pada masalah yang dihadapi akan mengarah pada solusi.

Inspirasi jelas penting bagi produktivitas kerja, dan mungkin sulit akan untuk tetap terinspirasi ketika Anda sedang berada di bawah tekanan. Salah satu hal yang paling penting yang harus dilakukan jika Anda sedang berjuang untuk mencari inspirasi adalah bangun dan mengambil waktu istirahat.

Berjalan-jalan, menonton acara TV, mendengarkan musik, atau apa pun yang memungkinkan otak Anda untuk tidak berpikir sementara waktu. Hal ini memungkinkan bagian bawah sadar dari otak Anda untuk mulai bekerja dan mulai datang dengan ide-ide yang lebih kreatif.

 

6. Pisahkan Diri Anda dari Kemalasan

lazy

Belajar dari kesalahan adalah kunci untuk meningkatkan produktivitas kerja. Kesalahan terburuk yang diakibatkan kemalasan adalah menumpuknya pekerjaan dengan deadline yang sama. Apa yang bisa dilakukan? Hindari itu!

Kesalahan merupakan musuh terbesar produktivitas kerja. Anda bisa menghindarinya dengan mengerjakan beberapa kegiatan seperti istirahat yang cukup, mengingat misi, memikirkan deadline, membayangkan hasilnya, dll.


Riska

Riska

Ibu rumah tangga yang hobi menulis, terutama prosa. Telah lama berkecimpung di dunia teater dan aktif menulis hingga sekarang. Karya masih tersimpan rapi di file komputer pribadi dan rencana akan di publish beberapa waktu kemudian. Gemar musikalisasi puisi dan juga memasak. Hot coklat swiss, empal gepuk dan makanan khas Sulawesi yang jadi andalanku.