Kalau mendengar kata “freelancer” kita pasti berpikir tentang seorang pekerja yang tidak jelas, kurang mapan, dan kurang terpercaya. Kerja freelance tidak semestinya identik dengan sebuah perkejaan yang random ataupun gaji buta. Lalu, sebenarnya apa sih itu freelancer?

freelance

Via Giphy

Freelancer merupakan orang yang bebas dalam memilih pekerjaan mereka sesuai dengan harga yang mereka inginkan ataupun harga hasil kesepakatan antara freelancer dengan employer.

Mereka dapat memilih antara kerja part-time ataupun full-time, ada juga tenaga kerja freelance yang dipakai secara berkelanjutan oleh suatu perusahaan yang dinamakan Permalancer” atau “Permanent Freelancer”.

Dalam pertumbuhan bisnis, Anda pasti mulai memikirkan cost atau biaya dalam pengerjaan suatu proyek dan berpikir apakah dengan menyewa pekerja full-time itu lebih cost-effective atau malah merugi.

Di sisi ini lah freelancer dapat menjadi sebuah pilihan optimal, dengan biaya yang tidak terlalu mahal dibandingkan dengan pekerja full-time.

Lalu, mengapa perusahaan modern sebaiknya menggunakan jasa freelancer?

Banyak sekali job scope yang cocok dikerjakan oleh pekerja freelancer. Untuk pekerjaan seperti desain grafis dan web desain sangat cocok dikerjakan oleh freelancer karena sering dianggap memakan waktu yang banyak apabila dilakukan oleh in-house designer/developer.

Bahkan untuk kategori programming, konsultasi dan administrasi kantor juga dapat dikerjakan oleh freelancer.

infographic freelancer

Via: inkwelleditorial

Dengan infografik yang terbentuk berdasarkan survei dari 200 perusahaan di atas, bisa dilihat bahwa jenis tenaga kerja freelancer didominasi dengan writer atau penulisan.

Hal ini disebabkan karena pekerjaan content writing sering dianggap memakan waktu yang cukup lama, sehingga banyak pemimpin perusahaan memilih untuk menyewa penulis freelance demi mendapatkan waktu untuk mengatur strategi perusahaan mereka.

Alasan lain mengapa trend menyewa freelancer sedang naik adalah karena sudah keterikatan dengan waktu kerja bukan lagi menjadi sebuah standar.

Berdasarkan hasil studi dari Bentley University, pekerja generasi millennials yang kelak akan mendominasi tenaga kerja dunia merasa 77% lebih produktif apabila memiliki jam kerja yang produktif.

Dengan beberapa alasan tersebut, kerja freelance sudah semakin di terima di masa modern ini, karena kebebasan dan fleksibilitas yang didapat freelancer dibandingkan dengan harus kerja di kantor. Itu lah mengapa peminat kerja freelance semakin meningkat setiap tahunnya

graphic

Via : thenextweb

Berikut akan dijabarkan 7 alasan lain mengapa perusahaan harus menggunakan jasa freelance secepatnya:

  1.  40% tenaga kerja adalah freelancer pada tahun 2020

Di tahun 2020 nanti, 40% tenaga kerja di Amerika Serikat adalah Freelancer. Hari ini sudah ada 53 juta orang Amerika yang bekerja secara freelance (34% dari tenaga kerja).

Sudah banyak orang yang pergi meninggalkan perusahaan/tempat kerja mereka untuk melakukan kerja freelance, dengan rata-rata bertujuan demi bekerja sesuai jadwal mereka sendiri dan hanya bertemu dengan klien.

leaving work

Via Giphy
  1.  Pegawai zaman sekarang lebih memiliki wewenang dibandingkan zaman dulu. Untuk itu, perusahaan harus mulai memikirkan untuk menggunakan jasa freelance

Berdasarkan artikel dari Bloomberg Business Story,  kini tenaga kerja sendiri lah yang memiliki wewenang. Berbeda dengan zaman dulu di mana sebuah perusahaan memiliki wewenang penuh atas tenaga kerja mereka.

have right

Via Giphy

 

Oleh karena itu, jika sebuah perusahaan ingin untuk mendapatkan pekerja yang produktif dan handal, maka perusahaan tersebut sudah harus membuka lowongan untuk para freelancer lalu bernegosiasi dengan mereka agar mau mengerjakan tugas dari perusahaan.

freelancer graphic

Via Cloudpeeps

Dari data infografik di atas, perusahaan harus bergerak cepat dalam mencari freelance yang cocok dan handal bagi mereka, karena semakin sedikit/jarang kategori Millennials yang ingin bekerja tetap terhadap suatu perusahaan.

Hal ini juga membantu perusahaan untuk lebih fokus akan hasil dari sebuah tugas, tanpa harus memikirkan proses pengerjaan pegawainya.

Alhasil, sebuah perusahaan bisa meningkatkan banyaknya proyek yang selesai dalam kurun waktu yang sama dibandingkan hanya mengandalkan pekerja/pegawai tetapnya.

  1.  Dengan kebutuhan yang meningkat di masa depan, harga freelancer akan kian meningkat

Merepresentasikan 34% tenaga kerja di AS  ini, tantangan terbesar bagi freelancer adalah mencari pekerjaan sebanyak-banyaknya, berdasarkan survei oleh Contently. Rata-rata pendapatan Freelancer di US pertahun adalah $20.000 sampai $30.000.

Tapi perkembangan pesat dunia freelance ini membuat banyak yang berharap dunia freelance akan lebih mudah dalam satu dekade ke depan.

money

Via Giphy

 

Karena demand atas freelancer yang handal semakin banyak, diperkirakan dunia freelance akan terus bertumbuh sampai seorang pekerja freelance bisa hidup sesuai apa yang mereka inginkan

Karena semakin banyak demand, semakin berani pula freelancer memberikan harga yang lebih tinggi.

  1.  Perusahaan Start-up akan lebih banyak menggunakan jasa kerja freelance untuk mempercepat pertumbuhan mereka

Start-up company merupakan perusahaan baru yang lebih fokus untuk membuat produk yang cocok dengan market yang ada, sehingga mereka harus mencari pekerja yang cepat dan handal dalam mengerjakan suatu proyek.

Di sini lah kerja freelance dibutuhkan.

Jika sebuah start-up company bisa mendapatkan jasa freelance yang handal dan berpengalaman, mereka dapat menguji taktik dan metodologi di seluruh departemen untuk menentukan bisnis apa yang akan tumbuh secara cepat, tanpa membuat komitmen jangka panjang.

Dengan menggunakan jasa kerja freelance dapat meningkatkan efektivitas kerja sebuah perusahaan.

  1.  Menghemat uang upah bagi pekerja

Dengan memperkerjakan freelancer, perusahaan juga pastinya akan menghemat uang. Mengapa?

Menurut Biro Statistik Tenaga Kerja, biaya kerja pegawai tetap adalah $29.71 per jam di AS, dengan perhitungan sekitar 70% untuk upah kerja dan 30% untuk keuntungan bagi pegawai.

Dengan freelancer yang merupakan independent workers atau pekerja lepas, perusahaan dapat menghemat 30% untuk setiap pekerja nya.

saving money

Via Giphy

  1.  Proses perekrutan tenaga kerja yang  simpel

Jika Anda ingin mencari freelancer, tidak perlu repot seperti melakukan buka lowongan, melakukan interview, tes psikologi dan sebagainya yang membutuhkan biaya.

Cukup dengan melihat portfolio mereka, Anda dapat mengukur kesuksesan seorang freelancer dalam mengerjakan sebuah proyek.

portfolio

Via Pinterest

Terlebih apabila jika freelancer tersebut memiliki rekomendasi dari suatu perusahaan besar. Anda bisa lihat tips-tips berikut untuk memilih freelancer yang tepat.

  1.   Meminimalisir Konflik Internal

Di perusahaan manapun, selalu ada yang namanya konflik internal.

Konflik-konflik ini bisa meliputi karyawan dengan atasannya, dengan karyawan lain, atau bahkan karyawan dengan perusahaan itu sendiri secara keseluruhan. 

Konflik internal semacam ini bisa dihindarkan apabila SDM dalam perusahaan lebih didominasi tenaga kerja freelance.

conflict

Via Tumblr

 

Konflik yang melibatkan percintaan, masalah gaji, atau masalah karyawan punya kesibukan lain di luar perusahaan tidak akan terlalu berpengaruh bagi perusahaan.

Konflik urusan gaji antar karyawan juga bisa diminimalisir. Ini karena para freelancer dibayar serupa. Kecuali untuk freelancer yang punya kontribusi bagus, bayarannya akan sedikit beda. Faktor semacam ini tentu tidak akan terlalu berpengaruh jika konfilik masalah gaji terjadi di sebuah perusahaan.

freelancer ads

Dengan poin-poin yang telah dijabarkan di atas, sudah jelas bahwa perusahaan sebaiknya mulai mempertimbangkan menggunakan jasa freelancer.

Namun apabila Anda bertanya mengapa tenaga kerja freelance kian menjadi trend yang tidak bisa kita hindarkan, Anda perlu tahu terlebih dahulu beberapa keuntungan dari menggunakan jasa freelancer.

Berikut adalah 5 keuntungan menggunakan jasa freelancer yang kami rasa sangat nyata bagi banyak perusahaan:

  1. Menghemat Pengeluaran  

Keuntungan bagi perusahaan ketika membuka pekerjaan paruh waktu adalah menghemat biaya operasional tiap bulan.  

Hal ini disebabkan karena freelancer biasanya dibayar sesuai jumlah pekerjaan yang diselesaikannya saja.

money

Via Giphy

 

  1.  Tidak membebani urusan SDM perusahaan

Sumber Daya Manusia (SDM) dalam sebuah perusahaan adalah satu hal yang penting yang tak boleh diremehkan begitu saja. SDM yang banyak tentunya akan juga membebani perusahaan untuk memikirkan setiap individu.

Berbeda dengan perusahaan yang hanya memiliki sedikit tim, tetapi didukung dengan pekerja freelance yang cukup banyak.

Perusahaan yang didominasi tenaga freelancer tidak perlu memikirkan soal tunjangan atau urusan lainnya yang berkaitan dengan pengeluaran uang untuk karyawan tetap.

  1. Pemberhentian kerjasama menjadi lebih mudah  

Ada banyak pimpinan perusahaan yang kadang tidak terlalu tega ketika akan memberhentikan karyawannya. Hal ini bisa teratasi dengan penggunaan jasa pekerja freelance.

Perusahaan bisa bebas menentukan kapan kerjasama akan berhenti. Misalnya ketika biaya operasional membengkak dan diperlukan penghematan, perusahaan cukup menghentikan kerjasama dengan freelancer dengan proses yang relatif lebih singkat.

  1.  Mudah Diarahkan dan bisa memberikan feedback  

Pekerja freelance umumnya mudah diarahkan tanpa harus mengekang kreativitas mereka. Ini membuat banyak bos-bos perusahaan sangat menyukai kerjasama dengan para freelancer.

Selain itu, freelancer yang secara sifat “terlepas” dari entitas sebuah perusahaan cenderung dapat memberikan feedback yang bersifat membangun.

Hal ini dikarenakan mereka tidak terikat dengan perusahaan Anda dan memiliki sudut pandang yang berbeda dibanding karyawan tetap Anda.

  1. Fleksibilitas revisi

Anda bisa meminta freelancer mengerjakan pekerjaan Anda sampai tuntas dan akurat.

Jika ada yang kurang, Anda bisa meminta freelancer untuk membenahi nya kembali, asalkan tetap di dalam scope pekerjaan yang sesuai dengan kontrak dan perjanjian.

paper

Via Giphy

 

Melihat perkembangan dunia freelancer yang begitu pesat, lahirlah situs platform online freelancer terbesar di Indonesia, Sribulancer.

Dengan misi untuk menghubungkan freelancer handal dan profesional dengan klien yang membutuhkan, Sribulancer menyediakan beragam jasa freelancer, mulai dari web development, data entry, akuntansi, penulisan, dan masih banyak lainnya.

Sribulancer sendiri menggunakan sistem escrow untuk menjamin klien yang membutuhkan jasa dan juga para pekerja. Yang mana para pekerja akan mendapatkan uang setelah benar-benar menyelesaikan tugas mereka.

Sribulancer

Via Slideshare

 

Cara kerja Sribulancer sangat mudah. Hal yang perlu Anda lakukan pertama kali adalah mendaftar, baik sebagai employer atau sebagai freelancer.

Jika Anda adalah seorang employer yang membutuhkan jasa freelance, Anda bisa menampilkan proyek yang Anda butuhkan pada menu ‘Pasang Proyek’ dengan mengisi data yang telah disediakan.

Data tersebut berisi deskripsi singkat tentang proyek Anda seperti kategori, nama proyek/pekerjaan, deskripsi proyek (bisa menyertakan kriteria kemampuan freelancer yang diinginkan), tenggang waktu, dan tentu saja jumlah upah.

sribulancer

Via Sribulancer
work vacancy
Via Sribulancer
testimonials
Via Sribulancer

 

Selain melalui cara ini, Anda juga bisa langsung mencari freelancer yang menyediakan jasa yang Anda butuhkan pada menu ‘Mencari Jasa’.

Demi mengantisipasi rasa ketidakpuasan employer, Sribulancer menyediakan fitur money back guarantee, dengan tujuan untuk meyakinkan klien akan integritas dari pihak Sribulancer dan freelancer-nya sendiri.

Apabila employer merasa kerja freelancer kurang memuaskan, Sribulancer bisa mengembalikan uang yang employer bayar sesuai dengan kepuasan klien. Untuk memastikan adanya perselisihan dari ekspektasi employer, harus ada feedback dari kedua pihak.

Jadi, haruskah Anda mulai menggunakan jasa freelancer?

Di akhir tulisan ini, apakah Anda sudah paham akan penting dan keuntungan menyewa  jasa freelancer?

Dunia freelance akan terus bertumbuh semakin kuat dan banyak, setiap perusahaan akan membutuhkan jasa freelancer untuk meningkatkan efisiensi dan produktivitas kerja.

Memiliki jasa freelancer juga akan menghemat biaya administrasi SDM dan juga working space yang diperlukan.

Satu hal lagi yang penting adalah dengan penggunaan jasa freelancer untuk pekerjaan administrasi, copywriting, design, dan lainnya yang memakan cukup banyak waktu, seorang pengusaha atau business owner dapat menikmati penghematan waktu yang seharusnya dapat dialokasikan untuk pengaturan strategi dari sebuah bisnis.

Jadi, sudah haruskah Anda mulai menggunakan jasa freelancer untuk bisnis Anda? YES!

freelancer ads


Julian Sugiarto

Julian Sugiarto

Freelancer Writer