Freelancer

Francisca Lim, Working Mom yang Juga Freelance Copywriter (Success Story)

Awal karir saya sebagai seorang freelance copywriter sebenarnya cukup sederhana. Dimulai sekitar tahun 2011, kebetulan saya punya seorang teman web & graphic designer yang sama- sama berdomisili di Medan, jadi saya sering melengkapi hasil desainnya dengan copy atau content. Dari sana, saya banyak belajar copywriting secara otodidak, sekaligus mempelajari perspektif klien dalam kebutuhan konten.

Karena scope kerja yang cuma terbatas pada sekitar kota Medan dan bergantung dari rekomendasi teman designer, usaha freelance copywriting saya tergolong “ hidup segan mati tak mau” – tidak banyak perkembangan yang berarti karena saya pribadi juga tidak fokus pada kerja freelancer. Di samping itu, saya juga memiliki pekerjaan tetap sebagai sekretaris di perusahaan swasta di Medan.

kerja freelancer

Francisca

 

Jika boleh jujur, saat itu tentunya saya ingin punya sebuah usaha copywriting yang bisa berkembang. Selain untuk menyalurkan hobi menulis, tentunya sangat profitable jika dijadikan sebagai income sampingan karena tidak menggangu pekerjaan saya di perusahaan. Tetapi sayangnya, selain promosi usaha via facebook, blog atau twitter, tidak banyak celah yang bisa membantu kegiatan kerja freelancer copywriting saya secara ideal.

Sampai pada pertengahan tahun 2015, saya disarankan oleh teman designer saya tersebut untuk menjajaki situs freelance luar negeri seperti freelancer.com atau upwork.com. Dari hasil browsing, saya menemukan Sribulancer.com dan otomatis tertarik karena bersifat lokal dengan pangsa pasar dominan oleh pengguna digital Indonesia.

Tidak butuh waktu lama untuk memahami cara kerja Sribulancer, dimulai dari mengisi profil, mencari pekerjaan, melamar hingga interaksi dengan calon klien. Kurang dari 2 minggu, saya berhasil membuka workscope pertama, disusul dengan berbagai jenis pekerjaan menulis hingga kini ada total sekitar 65 workscope yang berhasil diselesaikan.

Keunggulan Sribulancer yang paling saya rasakan tentunya karena aksesnya yang sangat luas, di seluruh Indonesia dan bahkan Singapura & Australia.

Sampai kini, saya juga masih bisa menerima tawaran pekerjaan di luar Indonesia dari mereka yang lebih memilih menggunakan platform Sribulancer karena kemudahan pembayaran dengan fee minim dibandingkan dengan sistem pembayaran lain.

Selain itu, Sribulancer juga selalu konsisten berkembang dari waktu ke waktu. Baik klien maupun freelancer terus dimanjakan dengan fitur- fitur yang bermanfaat seperti SafePay, Trusted Freelancer dan masih banyak lagi. Aturan main Sribulancer juga sangat jelas. Support dari admin 100% efektif karena saya pribadi sudah sering meminta bantuan untuk mengatasi hal- hal seputar workspace dengan klien.

Dari Sribulancer juga, saya berhasil berkenalan dengan banyak sekali klien- klien profesional seperti Australian International School ( AIS) Jakarta, TripCanvas, Qlapa, Prinzio, Qiscus, Brandmate, dan masih banyak lagi. Kerennya lagi, klien- klien kini sudah seperti rekan kerja virtual saya, jadi hubungan tetap terjaga dengan baik dan langgeng.

Sebagai salah satu freelancer Sribulancer, saya juga bersyukur karena pernah mendapatkan banyak bimbingan dari Ryan Gondokusumo dan pendekatan dari tim- tim marketing Sribulancer. Alhasil, saya hampir tidak pernah sepi pekerjaan copywriting – di samping juga terus mendapatkan minat dan tawaran dari klien- klien pengguna Sribulancer dan non Sribulancer.

kerja freelancer sukses


Tips : Ingin Cepat Direkrut Klien? Ikuti 5 Langkah Membuat Proposal Freelancer Ini!


Saya yakin sepak terjang setiap kerja freelancer dimanapun juga pasti berbeda- beda. Tetapi personally, saya merasa Sribulancer sudah memberikan jalan terbaik untuk karir freelance copywriting saya. Sulit untuk bisa berpindah ke platform freelance lain karena Sribulancer jauh lebih unggul dari segi fitur, support, akses dan komunitas freelance Indonesia.

Saya juga yakin ke depannya, Sribulancer akan menjadi kebutuhan digital yang sangat vital untuk setiap jenis usaha, baik perusahaan terkemuka, UKM, startup, atau perorangan. Hingga saat ini, saya menilai Sribulancer sudah banyak bisa menjawab kebutuhan unik dari setiap pemilik bisnis dengan paket usaha, pilihan kerja freelancer yang unik dan berkualitas serta sistem kerja yang suportif.

Harapan saya Sribulancer tidak pernah berhenti berinovasi, baik dari segi platform, aplikasi hingga teamwork mereka sendiri. Above all, terimakasih kepada Ryan dan semua teman- teman Sribulancer atas kesempatan berkenalan, belajar dan bekerja dengan seluruh klien- klien freelance di Indonesia.

Story by : Franciska Lim (Pennapapier)

Adhitya Pratama
Creator of Dongengtravel | Digital Marketing at Sribu & Sribulancer
You may also like
Inspirasi Desain Poster dari WWF
10 Tips Mudah Membuat Desain Kartu Nama Bisnis

Diliput Oleh

[index]
[index]