Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

5 CONTOH Instagram ADS YANG EFEKTIF

5 CONTOH Instagram ADS YANG EFEKTIF

5 CONTOH Instagram ADS YANG EFEKTIF

 

Instagram Ads sebagai platform penunjang promosi produk, memiliki struktur yang mirip dengan facebook ads. Apalagi sejak pengakusisian oleh Facebook, beberapa menu muncul di Instagram Ads, seperti targeting.

Membuat Instagram Ads hampir sama dengan Facebook Ads. Instagram Ads bisa dimulai dengan cara membuat akun di aplikasi Instagram itu sendiri, melalui Facebook ads manager, Facebook power editor, Facebook’s marketing API atau Instagram partners.

Banyak perusahaan dengan brand ternama maupun yang masih start up telah berhasil memaksimalkan fitur Instagram ads, untuk iklan-iklannya. Nah, berikut 5 macam Contoh Instagram ads yang efektif untuk menunjang bisnis Anda yang bisa langsung dipraktekan dan dimaksimalkan.

 

  1. STORY ADS

Ads/iklan di story Instagram muncul dalam satu layar penuh, pada akun customer yang menjadi follower Anda. Berdasar data, ada lebih dari 40 juta pengguna Instagram di Indonesia. Selain itu, di dunia ada ratusan juta akun Instagram yang melihat story setiap hari.

Jadikan story ads sebagai andalan Anda dalam memasang iklan dan update promo terbaru bisnis onlinenya. Maksimalkan fitur editing pada insta story, agar akun Instagram ads tidak mencurigai story Anda sebagai iklan. Sisipkan juga mode calls-to-action (CTA) maupun swipe up. Sehingga postingan Anda langsung mengantarkan penonton pada website bisnis online. Mode swipe up/swipe more di instastory bisa meembantu mengarahkan traffic yang didapat di Instagram ke website. Cara membuat mode swipe up/swipe more yaitu dengan mengklik ikon “chain link” (bergambar seperti rantai) di bagian atas papan pembuat story. Ketikkan alamat URL website Anda, lalu klik tanda centang/checklist di pojok kanan atas untuk menyelesaikan penulisan link. Selesai menambahkan link, giliran konten yang juga harus diberi tambahan. Masukan mode CTA dalam teks (papan) story, yang nantinya mengarahkan audiens untuk mengakses website yang Anda link-kan. Kebanyakan CTA yang digunakan seperti, “Swipe up”, “Swipe ke atas untuk melihat lebih banyak”, “See more” dan sebagainya. Agar semakin membuat audiens untuk mengunjungi link Anda, maka sisipi teks “Swipe Up” dan semacamnya di papan story.

Tetapi sebaiknya, jika Anda membuat lebih dari 1 story, maka cukup sertakan link website di salah satu story. Sebaiknya, Anda jangan menambahkan link di setiap story, yang diupload dalam waktu berdekatan.

Ada beberapa kelebihan story ads:

  1. Dapat meningkatkan jumlah followers.
  2. User generated content untuk membagikan testimoni dari customer Anda. Pemilik brand besar pun sudah banyak yang sukses memanfaatkan cara ini untuk meningkatkan jumlah customer.
  3. Maksimalkan sebagai sarana promosi gratis ala-ala soft selling. Berhubung insta story hanya bertahan selama 24 jam dan tidak tersimpan dalam handphone, maka Anda bisa menyiasatinya dengan menambahkan story ads pada fitur sorotan atau highlight, dengan nama/judul khusus.
  4. Story ads bisa menjadi undangan/teaser. Saat ini, tidak sedikit pengguna Instagram yang memposting di instastory hanya berisi kegiatan, kunjungan atau sedikit keluh kesahnya. Maka Anda bisa memanfaatkan sebagai undangan untuk acara launching toko offline misalnya.

 

  1. CANVAS STORY ADS

Fitur canvas besutan Facebook ini sebenarnya adalah membuat video di Instagram disesuaikan dengan mode mobile dengan loading yang sangat cepat. Seperti halnya story ads, canvas ads juga dilengkapi fitur swipe up, untuk menyambungkan penonton kepada website Anda.

 

  1. CAROUSEL ADS

Carousel ads atau karosel merupakan postingan yang menampilkan gambar dan atau video yang lebih dari satu dan bisa digeser-geser. Tidak hanya di Instagram ads, pemain Facebook ads juga dapat menikmatinya. Sebagian bisnis memilih iklan karosel baik di Facebook atau pun Instagram ads, guna memberikan edukasi berupa manfaat dari suatu produk, dalam satu postingan iklan. Nah, salah satu cara penggunaan karosel untuk hasil terbaik di Instagram ads, sebaiknya maksimalkanlah untuk bercerita. Jadikan Instagram ads tidak hanya sebagai media marketing. Tetapi mendekatkan calon customer dengan brand bisnis maupun produk Anda, membangun hubungan merek sampai dengan meningkatkan followers. Bercerita melalui carousel ads diyakini sebagai salah satu cara untuk ketiga tujuan Instagram ads tersebut. Melalui Instagram ads, Anda bisa menayangkan iklan carousel dengan “Create New Ad” di halaman kreatif pengaturan iklan. Lalu ada 2 pilihan dari carousel Instagram ads yaitu “A single image or video in your ads” atau “Multiple images in one ad”. Pilihlah opsi yang kedua. Aktifkan penempatan iklan korsel di Instagram ads. Caranya, klik/pilih tombol “Add” pada tab Instagram. Selanjutnya, atur penempatan iklan. Silakan edit, atur dan isi sesuai keinginan. Misalnya crop, headline dan mengisi deskripsinya. Sebaiknya, crop gambar sampai terpotong otomatis, agar bisa sesuai dengan dimensi Instagram ads. Karena jika tidak, bisa muncul pesan error. Untuk deskripsi iklan, bisa Anda jadikan sebagai “mini cerpen” tentang produk yang diiklankan atau edukasi tentang hal-hal yang berkaitan dengannya. Lihat kembali dengan “Preview”, baru selesaikan proses upload iklan.

 

  1. IKLAN KONTEN BERMEREK

Singkatnya, Contoh Instagram ads dengan melalui iklan konten bermerek adalah mempromosikan  produk dengan menggaet partner bisnis yang sudah lebih dahulu memiliki brand terkenal.

Melalui Instagram ads mode business, Anda sudah bisa menggunakan fitur sistem iklan untuk meningkatkan bisnisnya melalui iklan konten bermerek. Manfaatkan fitur targeting untuk menayangkan postingan kreator ke timeline maupun instastory audiens Anda, langsung dari pengelola iklan.

Caranya adalah:

  1. Beri izin/persetujuan konten bermerek atau kreator. Yaitu untuk memberi tanda (tag) produk/bisnis Anda pada insta story maupun postingan konten bermerek. Buka pengaturan, pilih “Bisnis”. Selanjutnya pilih “Konten Bermerek”, lalu centang (aktifkan) “Membutuhkan Persetujuan”. Pilih “Akun yang Disetujui”. Kemudian, carilah dan klik nama Instagram kreator yang nantinya menjadi rekan bisnis anda di Instagram ads.
  2. Jika dalam postingan/insta story konten bermerek si kreator sudah menandai bisnis Anda, dan mengizinkan untuk mempromosikan produk Anda, maka langsung saja siapkan materi iklan. Klik “Pengelola Iklan”, pilih “Buat Iklan”. Lengkapi “Campaign Objective”, “placement”. Konten bermerek ada di “Gunakan Postingan yang Sudah Ada” lalu tinggal diklik saja. Klik lagi “Pilih Postingan/Ubah Postingan”. Pada “Pilih Postingan”, buka “Konten Bermerek”. Di situlah tempatnya, daftar postingan konten bermerek untuk Anda promosikan dan sudah diizinkan kreator.

 

  1. IGTV

Fitur yang masih termasuk baru di Instagram adalah Instagram TV (IGTV), yaitu video berdurasi maksimal 10 menit. Tetapi kabarnya, IGTV akan diperbaharui lagi agar bisa berdurasi 1 jam. Dibandingkan dengan YouTube, IGTV memiliki mode video vertical. Yaitu mode di mana user dapat menonton video tanpa harus memutar device yang mereka gunakan. IGTV bisa menjadi salah satu ladang promosi dengan cara terupdate, kreatif, berbeda bahkan gratis. Bahkan pihak Instagram sendiri yang mengatakan bahwa IGTV dapat menyedot satu miliar user baru, yang bisa dimanfaatkan para pebisnis atau marketer untuk mengenalkan produk-produknya.

Rekomendasi Artikel Lainnya

Inilah Desain Konstruksi Rumah yang Tahan Gempa
tips rajin menulis blog
10 Cara Membuat Artikel yang Efektif untuk Bisnis