Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

6 Tips Membuat Profil Perusahaan yang Bagus

Profil Perusahaan menjadi salah satu bagian yang begitu dibutuhkan oleh perusahaan karena berguna untuk mendukung berbagai aktivitas organisasi perusahaan, khususnya dalam rangka menyebarkan informasi mengenai seluk-beluk perusahaan kepada target pasar. 

Selain itu, Profil Perusahaan juga berguna sebagai alat atau media untuk menjelaskan tentang berbagai hal mengenai perusahaan, baik keunggulan produknya, perkembangan usahanya, dan potensi investasi. Profil Perusahaan atau profil perusahaan dapat disajikan baik secara verbal maupun visual. Dengan demikian, pembuatan Profil Perusahaan merupakan keharusan bagi setiap perusahaan karena dapat memberikan banyak keuntungan dalam segi branding.

Baca juga artikel panduan tentang branding di Panduan Lengkap Bisnis Sukses melalui Branding!

Profil Perusahaan yang dibuat dengan baik bisa dijadikan sebagai media pemasaran yang cukup efektif. Dalam membuatnya bisa disajikan dalam bentuk teks yang disertai gambar dengan wujud buku, media presentasi seperti power point, aplikasi website, ataupun video profil perusahaan. Presentasi tentang produk dan perusahaan yang ada pada Profil Perusahaan harus disusun dengan bagus dalam rangka menarik para pemilik modal, memaparkan pada klien, dan kegiatan promosi lainnya. Semakin bagus Profil Perusahaan yang dibuat, maka akan semakin luas kesempatan keberhasilannya.

Untuk membuat Profil Perusahaan yang bagus, berikut ini 5 tips yang bisa Anda lakukan untuk membuatnya. 

 

1. Membuat dengan Singkat, Padat dan Jelas

Profil Perusahaan

Dalam kegiatan untuk memaparkan produk maupun memperkenalkan perusahaan kepada para pemangku kepentingan, akan lebih baik jika dilakukan secara efektif dan efisien. Maka dari itu, segala informasi harus disajikan dan mudah dimengerti tanpa banyak membuang waktu namun mampu menyita perhatian audiens agar tetap fokus pada informasi yang disampaikan.

Jika dibuat dalam bentuk teks, sebisa mungkin tidak lebih dari dua halaman kertas folio dan lebih baik lagi jika profil bisa disajikan dalam satu halaman saja. Para pembaca biasanya hanya akan membaca secara sekilas dengan melihat gagasan yang paling penting saja.

Jika profil perusahaan dalam bentuk video usahakan durasi dibawah 10 menit namun memuat berbagai poin penting yang ada pada perusahaan. Video profil perusahaan yang disajikan dengan durasi panjang cenderung akan menimbulkan kejenuhan bagi para audiens sehingga justru akan lupa dan cuek dengan pesan utama yang ingin disampaikan.

 

2. Langsung Menuju kepada Pokok Persoalan

Profil Perusahaan tidak boleh dibuat dengan penuh basa-basi, karena bisa menyebabkan kejenuhan bagi pembaca. Sebaiknya menggunakan kalimat yang efektif sehingga pembaca langsung bisa menangkap pokok persoalan yang akan disampaikan. Dalam hal ini, pembuatan Profil Perusahaan cukup menyajikan aspek-aspek utama yang memang penting untuk ditampilkan.

Editor naskah maupun editor video yang bertugas membuat Profil Perusahaan, memiliki peran penting dalam keberhasilan menyajikan materi. Para editor dituntut untuk dapat memilih dan selektif terhadap setiap kata dan stok gambar yang benar-benar layak untuk disajikan dalam Profil Perusahaan  yang mencerminkan citra bagus untuk sebuah perusahaan.

 

3. Menggunakan Data Akurat

Data-data yang dimiliki oleh perusahaan harus disampaikan secara akurat agar dapat meningkatkan kepercayaan semua pihak yang berkepentingan. Dengan data yang akurat dan terjamin validitasnya, akan menarik minat para audiens untuk melakukan penelusuran, penelitian lapangan secara langsung, hingga mengkonfirmasi informasi yang ada dalam perusahaan.

Tindakan untuk mengeksplorasi dan menyampaikan informasi tentang kelebihan perusahaan tanpa unsur kebohongan merupakan kunci sukses dalam membangun komunikasi. Apabila ada kekurangan dan tidak layak disisipkan, lebih baik tidak disampaikan dalam sehingga tidak membohongi audiens.

 

4. Memberikan Informasi Yang Terbaru

Seiring berjalannya waktu, perusahaan akan mengalami beberapa perubahan. Maka dari itu, Profil Perusahaan harus memberikan informasi sesuai dengan kondisi terkini (up to date). Tidak harus terjadwal, Update informasi dapat dilakukan pada saat terjadi perubahan yang mendasar pada perusahaan sehingga bisa mempengaruhi kegiatan operasional perusahaan. Dengan melakukan update secara berkala, para pemangku kepentingan akan mengetahui perkembangan terkini tentang perusahaan tersebut.

 

5. Menyajikan dengan Cara Kreatif

Profil Perusahaan harus disajikan dengan baik dan kreatif agar dapat menjaga dan meningkatkan citra perusahaan. Profil Perusahaan harus dibuat dengan kesan profesional sehingga akan sesuai dengan kepentingan bisnis. 

Salah satu cara yang perlu dilakukan adalah dengan menggunakan bahasa visual maupun verbal yang mampu membangkitkan minat dan memberi kesan positif. Bahasa visual akan menjadi pusat perhatian dan mampu menginspirasi para audiens. Profil Perusahaan yang disajikan secara kreatif akan lebih dapat diterima dengan baik oleh para audiens.

Penyajian sangat berkaitan dengan desain. Dalam desain harus memperhatikan elemen-elemen yang dapat membangun desain itu sendiri. Maka dari itu, dalam penyajian hendaknya memperhatikan pemilihan warna, gambar, jenis font, ukuran font, dan pewarnaan. Elemen-elemen tersebut merupakan satu kesatuan utuh yang membuat desain Profil Perusahaan menjadi elegan dan baik untuk disajikan kepada para audiens.

6. Menata Format Profil Perusahaan

Langkah selanjutnya adalah menentukan tata letak atau format dari profil. Format yang terstruktur akan membantu audiens menangkap informasi yang disampaikan pada Profil Perusahaan.

I. Cover dan Logo

Sebisa mungkin, pada cover atau halaman pertama menjadi bagian yang menunjukkan identitas perusahaan dengan memberikan logo dan nama perusahaan. Logo bagi perusahaan dapat mewakili visi, prinsip bisnis, dan juga citra produk yang dibuat oleh perusahaan tersebut. Maka dari itu, bagi banyak perusahaan logo bisa menjadi salah satu elemen yang sakral dan selalu ditempatkan di tempat yang sangat layak. Untuk sekedar memberikan nuansa yang berbeda, logo bisa diletakkan pada setiap halaman dengan ukuran yang cukup kecil di salah satu sudut page.

II. Sejarah Berdirinya Usaha

History perusahaan berguna pada halaman selanjutnya atau pada halaman khusus yang penempatannya dalam satu halaman penuh. History ini harus menyampaikan ulasan singkat mengenai sejarah berdirinya perusahaan dan memberi gambaran kepada pihak lain tentang landasan dan alasan perusahaan berdiri. Dengan adanya sejarah (history) perusahaan, audiens bisa diajak untuk ikut merasakan proses panjang sebuah perusahaan tersebut dapat terbentuk dan mendapat kepercayaan.

III. Visi dan Misi Perusahaan

Bagian yang tidak bisa terlupakan adalah halaman khusus untuk menyampaikan visi dan misi perusahaan. Visi dan misi tersebut akan memberikan gambaran pada audiens tentang cita-cita besar yang ingin dicapai oleh perusahaan dalam jangka panjang. Selain itu, bagian visi-misi juga sekaligus memberikan gambaran tentang upaya yang akan terus dilakukan oleh perusahaan dalam menggapai cita-cita tersebut.

IV. Portofolio/Kinerja Perusahaan

Penyajian selanjutnya adalah mengenai kegiatan dan kinerja perusahaan. Ini adalah poin paling penting yang harus disampaikan karena membahas kegiatan dan kinerja perusahaan. Sebab bagian ini membahas jenis produk yang ditawarkan, target market perusahaan, portofolio perusahaan, laporan keuangan, dan kontak perusahaan.

Setelah dibahas mengenai 6 tips membuat Profil Perusahaan yang bagus, sekarang saatnya bagi perusahaan Anda membuatnya untuk kepentingan perusahaan. Anda bisa melakukannya sendiri dengan mudah atau meminta solusi dan bantuan dari jasa desain Profil Perusahaan perusahaan terpercaya, khususnya jasa desainer yang disediakan oleh platform Sribu. Dengan tarif yang cukup murah, Anda akan mendapatkan desain profil perusahaan yang profesional untuk perusahaan Anda.

Rekomendasi Artikel Lainnya
mengembangkan usaha
Ingin Mengembangkan Usaha? Jawab Dulu 7 Pertanyaan Umum Ini Sebelum Pitching ke Investor

10 Tips Jitu Memilih Karyawan Untuk Bisnis Kecil