Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

8 Cara Menulis Caption Instagram yang Mujarab (Dengan Contoh!)

Meskipun Instagram adalah jenis sosmed berbasis visual, namun tulisan caption Instagram yang Anda buat hampir sama pentingnya dengan foto/video postingan itu sendiri.

Caption Instagram bukan hanya berperan sebagai pemberi konteks pada gambar Anda, tetapi juga membantu menunjukkan personality yang dimiliki brand Anda.

Lantas, bagaimana cara membuat caption Instagram yang mampu memikat jutaan pasang mata?

Apa yang harus Anda tulis?

Bagaimana Anda membuat audiens Anda ter-engage? Berapa panjang yang optimal untuk teks caption Instagram Anda?

Supaya tidak ada kebingungan: hanya menuliskan beberapa kata saja untuk caption Instagram Anda, TIDAKLAH CUKUP

Mari kita lihat alasan mengapa memiliki caption Instagram yang ditulis dengan baik itu sangat penting.


Mengapa Caption Instagram Penting?

Caption Instagram memungkinkan Anda mengekspresikan personality dari brand Anda dengan cara yang tidak dapat dilakukan di gambar/video postingan.

Anda dapat berbagi cerita, membuat jokes receh, dan mempersonifikasikan bisnis Anda dengan berinteraksi secara langsung pada followers Anda. 

Anda bisa saja melakukan itu semua lewat sebuah video…

…namun masalahnya jika lewat video, pengikut Anda harus benar-benar anteng menonton video tersebut. 

Berbeda jika Anda mengkomunikasikan brand Anda lewat caption Instagram.

Orang yang tidak benar-benar memperhatikan dan hanya scrolling feed saja tetap dapat membaca sekilas (skimming) caption Instagram Anda!

Caption Instagram juga memberi Anda kemampuan untuk membuat engagement dengan followers Anda. 

Anda dapat mengajukan pertanyaan, memicu debat, dan menawarkan peluang untuk memenangkan giveaway jika orang menyukai dan mengikuti halaman Instagram Anda.

Mengapa engagement begitu penting?

Sejak 2016, pengguna tidak lagi melihat postingan di feed mereka dalam urutan kronologis. 

Sekarang, penampilan konten di Feed seseorang diprioritaskan berdasarkan engagement, minat orang tersebut, serta waktu aktual saat konten tersebut diposting. 

Protips: semakin banyak engagement berarti postingan Anda akan lebih sering dilihat audiens, baik untuk saat itu ataupun di masa depan.

Dengan menjamurnya brand yang menggunakan Instagram sekarang, brand Anda harus bisa lebih menonjol dari brand-brand yang lain. 

Cara terbaik untuk melakukannya adalah dengan mempersonalisasi brand Anda melalui konten yang menarik, relevan, dan caption Instagram yang menarik.

Sekarang Anda mengetahui dasar-dasarnya, selanjutnya mari kita bahas detailnya.


Cara Menulis Caption Instagram yang Lebih Baik

Untuk membantu Anda mencapai tujuan ini, saya melihat-lihat penelitian terbaru dan menyisir postingan Instagram dari perusahaan top untuk menentukan apa yang membuat caption Instagram berkinerja tinggi.

Goal Anda: buat keterangan yang akan mengangkat pos Anda dan meningkatkan engagement dan jangkauan sambil tetap mewakili merek Anda.

Saya menemukan 8 tips yang dapat Anda gunakan dalam strategi pembuatan konten Anda.

Gunakan mereka untuk meningkatkan reach dan engagement pos Anda, memastikan bahwa brand Anda memiliki lebih banyak dilihat — dan ujungnya, lebih banyak potensial customer!

  • Simpan Informasi Penting Terlebih Dahulu
  • Ceritakan Kisah Merek Anda
  • Pertimbangkan Struktur Teks Anda
  • Ajukan Pertanyaan Untuk Mendorong Engagement
  • Gunakan Emoji Untuk Menunjukkan Kepribadian Anda
  • Sertakan Hashtag yang Relevan
  • Gunakan @ Sebutan Untuk Meningkatkan Jangkauan
  • Selalu Sertakan CTA

Seperti apakah sebenarnya caption Instagram yang dibuat dengan baik itu?

Posting dari LEGO ini mencakup semua tips ini. Saya telah meng-highlight bagian dari caption post ini, di mana Anda dapat melihat tips-tips ini bekerja.

Saya juga membuat list-nya di bawah.

caption instagram

  1. LEGO menempatkan informasi paling penting yakni merujuk pada kampanye Build to Give mereka, sebagai kata pertama pada caption post ini.
  2. Caption tersebut memberitahu pembaca tentang sisi dermawan brand LEGO serta tujuan mereka dalam kegiatan amal ini.
  3. Caption cukup pendek dan langsung ke intinya, dengan pertanyaan di bagian akhir dipisahkan oleh tanda hubung(-), jadi lebih jelas.
  4. LEGO bertanya, will you join us?’ di akhir postingan, mendorong pengguna Instagram untuk lebih terlibat dengan kegiatan amal LEGO.
  5. Emoji hadiah dan emoji high-five di tengah teks berperan sebagai pemisah teks serta menambahkan elemen ‘fun’ dan personal pada postingan ini.
  6. LEGO menyertakan hashtag #BuildtoGive di awal postingan, yang menautkan postingan ini dengan postingan LEGO lain yang berhubungan kampanye ini.
  7. Postingan tersebut nge-mention @fairybrickscharity dan @sheffieldchildrens, menarik kedua akun ini langsung ke postingan tersebut dan menghubungkan merek pada kegiatan amal inin.
  8. Pertanyaan di akhir juga berfungsi sebagai call-to-action (CTA). Ini mendorong pembaca untuk berpartisipasi dalam gerakan amal dan berinteraksi dengan LEGO di luar platform Instagram.

Tentu saja, Anda tidak harus menggunakan semua tips ini di semua caption Instagram Anda.

Hanya menggunakan satu atau dua dapat membuat postingan Anda lebih menarik.

1. Simpan Informasi Penting Terlebih Dahulu

Instagram dioptimalkan untuk pengalaman menonton seluler. 

Artinya, hanya 125 karakter pertama dari caption Instagram yang muncul di feed pengguna.

Untuk melihat teks lainnya, audiens harus mengklik lagi.

Ingat, Anda bersaing dalam mendapatkan perhatian para audiens dengan setiap akun lain yang mereka follow, baik akun bermerek ataupun bukan. 

Anda harus cepat menarik perhatian mereka sebelum mereka scroll ke bawah untuk melihat postingan yang lebih menarik.

Dalam contoh di atas, pembaca mempelajari informasi terpenting seperti lokasi dan atribut positif dari opsi Airbnb ini tanpa harus mengklik ‘more’.

Siapa pun yang tertarik untuk menginap dekat dengan Chicago dapat memperluas postingan untuk mempelajari lebih lanjut, tetapi informasi terpenting ada di sana untuk dilihat oleh audiens Instagram, bahkan yang paling pasif sekalipun.

Sebagai kontras, coba lihat posting ini dari National Geographic:

Dengan menempatkan kredit foto di depan, bukan di akhir, National Geographic menutup informasi yang paling penting dan paling menarik. 

Hanya ada sedikit bagian di awal teks yang bisa digunakan untuk menarik perhatian pembaca supaya mereka mempelajari lebih lanjut atau engage dengan post ini. 

2. Menceritakan Kisah Merek Anda

86% pengguna lebih memilih brand dengan social media presence yang jujur, otentik, dan terpersonalisasi.

Anda dapat membangun nilai keotentikan lewat caption Instagram Anda dengan menceritakan sebuah cerita (story-telling) tentang brand Anda yang relate dengan pembaca. 

Ini bisa berupa apa saja mulai dari riwayat singkat perusahaan atau produk, hingga cerita pribadi tentang seorang karyawan.

Caption Instagram tidak perlu panjang dalam menceritakan sebuah cerita.

Berikut contoh lain dari LEGO lagi:

Singkatnya, LEGO memberikan sejarah singkat tentang rangkaian produk Winter Village mereka.

Mereka menginformasikan bahwa produk tersebut telah ada selama 10 tahun dan mengaitkan rangkaian tersebut dengan sifat-sifat positif (‘kegembiraan,’ ‘kreativitas,’ ‘ikonik,’ ‘meriah’). 

Caption Instagram ini menetapkan produk mereka sebagai tradisi liburan, bukan sekadar mainan biasa.

READ  10 Tips UX Copywriting untuk Designer

Contoh lain dari ini adalah GoPro. Seperti banyak brand, mereka menggunakan postingan Instagram mereka untuk mempromosikan gaya hidup, bukan hanya produk:

Foto tersebut menarik perhatian pembaca, tetapi judulnya mendorong engagement dan memberi lebih banyak kepribadian pada merek. Frasa ‘hidden treasure’ menarik minat pembaca untuk berpetualang. 

GoPro mendorong hal ini lebih jauh dengan meminta pengguna untuk share foto matahari terbenam mereka sendiri, yang meningkatkan kemungkinan engagement dan memposisikan brand mereka sebagai gaya hidup, bukan hanya kamera.

3. Pertimbangkan Struktur Caption Instagram Anda

Anda sudah tahu bahwa pengguna harus mengklik lebih banyak untuk melihat caption instagram yang lebih panjang dari 125 karakter, tetapi itu bukan berarti Anda harus menghindari caption yang panjang

Instagram mengizinkan hingga 2.200 karakter dalam keterangan, Anda sebaiknya menggunakan rata-rata sekitar 400 kata.

Saat membuat caption yang lebih panjang, pemformatan adalah kuncinya. 

Kumpulan teks yang sangat banyak akan sulit dibaca, terutama di perangkat seluler yang layarnya kecil.

Sekadar memberi gambaran, postingan di bawah ini menggunakan 2.125 karakter.

Postingan ini ditulis dan diformat seperti artikel lengkap, bukan seperti caption Instagram.

Penulis menulis pengantar dan memposting transkripsi podcast temannya.

Dalam prosesnya, beberapa informasi dan frasa diulangi (seperti ‘dear friend and colleague’).

Alih-alih memposting blok teks biasa, pengguna bisa saja menulis keterangan awal yang menarik dan kemudian deskripsi singkat podcast dan alasan mengapa pembaca harus mendengarkannya. Tautan sudah disertakan. 

Struktur seperti ini akan mendorong pengguna Instagram untuk mendengarkan podcast sambil menggunakan caption untuk menarik perhatian mereka dan memancing minat.

Posting ini juga melanggar tip #1 tentang informasi paling penting dan menarik tersembunyi di balik tanda ‘more’.

Sebagai perbandingan, postingan di bawah ini memiliki 1.889 karakter:

Caption instagram ini hampir sepanjang contoh sebelumnya, tetapi lebih mudah dibaca. 

Poster menggunakan spasi untuk memecah badan caption awal dan memisahkan bahan-bahannya.

Kemudian mereka menggunakan tanda bintang dan emoji untuk memisahkan catatan dan langkah resep.

Elemen struktural ini membuat postingan lebih mudah dibaca dan dibaca di perangkat seluler.

4. Ajukan Pertanyaan untuk Mendorong Engagement

Saya telah membahas bagaimana meningkatkan engagement adalah salah satu cara utama untuk meningkatkan jangkauan (reach) di Instagram. 

Namun, memiliki konten yang menarik saja tidak selalu cukup.

READ  (PENTING!) 10 Fokus Utama untuk Digital Marketing Strategi yang Sukses

Anda harus mendorong pengguna untuk secara aktif terlibat dengan posting Anda, bukan hanya membaca sepintas saja.

Salah satu cara untuk mendorong engagement adalah dengan mengajukan pertanyaan.

Pertanyaan memberi audiens sesuatu untuk ditanggapi, sehingga mereka terlibat dengan jawaban daripada harus memberikan komentar yang tidak langsung. 

Ingatlah bahwa pertanyaan Anda harus relevan dengan brand Anda.

Pertanyaan random tidak akan menghasilkan engagement yang berarti atau membantu brand Anda melekat di benak pengguna.

Ada banyak jenis pertanyaan yang bisa Anda ajukan, termasuk:

  • Meminta Feedback. Cari tahu produk mana yang menjadi favorit pelanggan Anda, atau dapatkan masukan mereka tentang produk baru. Ini tidak hanya akan meningkatkan engagement, tetapi Anda juga akan mendapatkan wawasan berharga tentang pendapat pelanggan Anda.
  • Pertanyaan Tertutup atau Biner. Ajukan pertanyaan ya-atau-tidak atau pilihan ganda. Pengguna perlu sedikit upaya untuk merespons, dan setiap respons meningkatkan engagement Anda.
  • Pertanyaan Mengenal Anda. Bagikan kisah pribadi brand Anda, lalu minta pengguna untuk membagikan kisah mereka yang terkait. Ini membantu Anda mengenal pelanggan dan memanusiakan merek Anda.

Mari kita lihat beberapa brand yang menggunakan strategi ini.

Starbucks menggunakan caption Instagram mereka untuk membangun foto dan secara aktif meminta engagement pengguna. Saya menyoroti pertanyaan dan tanggapan dari audiens lain. 

Starbucks melangkah lebih jauh lagi dengan cara menanggapi audiens tersebut, menjadikannya percakapan yang sebenarnya.

Glossier memberikan tips pro mereka sendiri sebelum meminta tips dari pengguna.

Mereka menerima tanggapan candaan dan serius.

Kedua jenis tanggapan tersebut meningkatkan engagement post mereka — dan ujungnya, brand mereka— secara keseluruhan.

5. Gunakan Emoji untuk Menunjukkan Kepribadian Anda

Emoji telah digunakan dalam strategi sosial media marketing setidaknya sejak 2015. Saat ini, emoji umum digunakan di seluruh platform media sosial, dengan lebih dari 50% akun Instagram menggunakan emoji di postingan mereka. 

Menyertakan emoji dalam caption Instagram Anda adalah cara yang bagus untuk menarik minat dan mempersonalisasi merek Anda.

Penelitian-penelitian telah menunjukkan bahwa postingan Instagram dengan emoji memiliki tingkat engagement yang lebih tinggi daripada postingan tanpa emoji. 

Emoji juga dapat digunakan untuk memecah blok teks yang panjang (seperti yang kita lihat sebelumnya), dan emoji menambah kepribadian ekstra pada kiriman Anda.

Berikut contohnya:

Allbirds menggunakan emoji makanan penutup untuk menekankan tema manis dari produk baru mereka. 

Gambar berwarna juga berfungsi untuk memecah paragraf dan menarik perhatian ke teks, di mana pengguna dapat mempelajari lebih lanjut tentang produk itu.

Allbirds memilih emoji yang secara langsung relevan dengan pos dan brand mereka. 

Menaburkan emoji random ke dalam caption Instagram Anda memang dapat memisahkan teks, tetapi tidak akan membantu kepribadian brand Anda, dan dapat membingungkan pembaca Anda.

6. Sertakan Hashtag yang Relevan

Meningkatkan engagement itu penting, tetapi posting Anda juga perlu meningkatkan reach dan menarik followers baru.

Hashtag(tagar) adalah salah satu cara untuk mencapai ini.

Penelitian telah menunjukkan bahwa posting dengan setidaknya satu hashtag menerima lebih banyak likes dan komentar daripada posting tanpa tagar.

Hashtag meningkatkan jangkauan secara dramatis sebab pengguna Instagram dapat mengikuti hashtag tertentu. 

Ini berarti jika Anda menggunakan hashtag itu di post Anda, Anda akan menjangkau pengguna yang mengikuti hashtag serta pengguna yang mengikuti Anda secara pribadi.

Namun, ini tidak berarti Anda harus menggunakan semua hashtag paling populer di pos Anda untuk menjangkau orang sebanyak mungkin. 

Faktanya, postingan dengan banyak tagar cenderung menerima lebih sedikit engagement daripada postingan yang sedikit tagar namun relevan

Pengguna juga dapat menyembunyikan postingan  yang tidak ingin mereka lihat untuk hashtag tertentu, dan terlalu banyak tagar kemungkinan akan mengurangi frekuensi kemunculan postingan Anda di feed pengguna.

Sangat mudah untuk menemukan contoh postingan dengan hashtag, tetapi dalam postingan berikut ini, LEGO melakukannya dengan sangat baik.

Saya menyoroti hashtag tersebut.

LEGO tidak hanya menempel pada hashtag yang relevan tetapi mereka juga menggunakan campuran hashtag yang populer dan khusus.

#Holidays, misalnya, memiliki 62.216.198 kiriman yang terkait dengannya.

#RebuildTheWorld hanya memiliki 9.838 kiriman, dan banyak di antaranya terkait LEGO.

LEGO juga memanfaatkan tag bermerek mereka (#LEGO).

7/10 hashtag di Instagram bermerek, dan hashtag bermerek adalah cara yang bagus untuk membuat perusahaan Anda lebih dapat dicari di Instagram.

7. Gunakan @ Mentions untuk Meningkatkan Reach

Anda mungkin pernah mendengar tentang influencer Instagram.

Bintang media sosial ini memiliki banyak pengikut dan secara aktif mempengaruhi keputusan pembelian pengikut mereka.

Sekarang bayangkan Anda dapat menghubungkan diri Anda dengan influencer ini dan menjangkau pengikut mereka serta pengikut Anda sendiri. 

Saat Anda menggunakan fungsi ‘@ mention’ untuk menandai seseorang di Instagram, mereka menerima notifikasi.

Jika mereka mengomentari atau membagikan postingan Anda, postingan tersebut akan muncul di feed pengikut mereka. 

Untuk influencer Instagram, postingan Anda mungkin muncul di feed ribuan orang yang sebelumnya tidak akan Anda hubungi.

Tentu saja, seorang influencer kemungkinan tidak akan terlibat dengan postingan acak.

Tetapi jika Anda bekerja sama dengan pengguna Instagram lain atau memposting konten yang terkait langsung dengan mereka, itu adalah cara yang bagus untuk meningkatkan reach Anda.

READ  Cara Jualan Online Dengan 5 Langkah Mudah (BONUS: Tips Singkat Memulai Online Shop!)

Sekitar 60% posting menandai pengguna lain, dan Anda dapat melihat engagement aktif dari pengguna yang diberi tag dalam banyak kasus:

Di postingan ini, kedua pengguna yang diberi tag menanggapi. 

Sekarang postingan tersebut akan menjangkau pengikut dua akun lainnya selain pengguna yang mengikuti Macy.

Komentar tersebut juga memungkinkan Macy untuk mengadakan percakapan, memanusiakan brand mereka dan meningkatkan engagement.

8. Selalu Sertakan Call-to-Actions (CTA)

Semua tips ini dirancang untuk meningkatkan engagement dan reach postingan Anda, tetapi jika Anda benar-benar ingin pengguna Instagram mengambil tindakan, Anda harus secara eksplisit memberi tahu mereka.

Call-to-Actions (CTA) mengarahkan pengguna pada apa yang harus mereka lakukan setelah mereka selesai membaca posting Anda.

Di mana tempat terbaik untuk CTA di Instagram?

Benar, di bio Instagram Anda.

Airbnb memanfaatkan ini untuk mengarahkan pengguna ke majalah mereka, yang kemudian memberi mereka lebih banyak pilihan tempat menginap:

Sephora menggunakan CTA mereka untuk mendorong engagement pengguna dan mengarahkan pelanggan ke tempat untuk membeli produk unggulan:

Contoh ajakan bertindak lainnya termasuk:

  • ‘Tag kami di foto Anda’
  • Like jika Anda setuju’
  • ‘Komentari dengan … favorit Anda’
  • ‘Kunjungi (tautan ke situs web Anda) untuk memesan hari ini’

Tujuan dari ajakan bertindak Anda adalah untuk mendorong pengguna untuk terlibat dengan brand Anda, baik di dalam atau di luar Instagram, dan memberi mereka cara khusus untuk melakukannya.


Buat Caption Instagram Anda Lebih Berfungsi

Apakah sebuah gambar selalu bernilai ribuan kata? Belum tentu.

Teks Instagram memberikan konteks untuk postingan sambil menampilkan kepribadian merek Anda dan memberikan kesempatan bagi pengikut Anda untuk terlibat dengan Anda.

 Bahkan caption pendek dapat bekerja keras untuk brand Anda, meninggikan post Anda melebihi apa yang dapat dilakukan oleh foto atau bahkan video. 

Jika Anda menggunakan tips ini sebagai pedoman, Anda akan meningkatkan jangkauan, memaksimalkan interaksi, dan menghindari kekeliruan dalam menulis caption.

Tentu saja, setiap bisnis Instagram itu unik dan memiliki tantangannya sendiri. Anda juga dituntut menemukan gaya yang sesuai untuk brand dan pelanggan Anda

Maka dari itu, Sribu menawarkan paket jasa sosial media marketing yang sudah ahli mengaplikasikan ilmu caption instagram di atas, dan penggunaan iklan instagram, juga telah dipercaya 15.000+ Klien.

Baik mengaplikasikannya sendiri ataupun menggunakan jasa Sribu, jika brand Anda menjadikan artikel ini sebagai pedoman, Anda sendiri akan melihat hasilnya!

Apakah Anda sedang mencari informasi lainnya?

Jasa Fotografi Makanan & Minuman

Jasa Fotografi Katalog

Jasa Fotografi Mode Busana

Jasa Fotografi Produk

Jasa Penulisan Artikel Bhs. Inggris

Jasa Penulisan Artikel Bhs. Indonesia

Jasa Penulisan Deskripsi Produk Bhs. Indonesia

Jasa Penulisan Deskripsi Produk Bhs. Inggris

Ryan Gondokusumo
Ryan is the CEO of Sribu and Sribulancer. Has over 7 years experience in team building, product development, strategic marketing, digital marketing and retail.