Ingin mulai dan mengembangkan usaha dengan cepat dan efektif       Ya, Saya Mau

11 Cara Termudah untuk Menarik Pelanggan ke Toko Offline Kalian

Bisnis offline apapun pasti pernah lesu. Sayangnya, kalian hanya bisa mengontrol apa yang kalian bisa kontrol. Fokusnya yaitu cara menarik pelanggan supaya toko makin ramai, tapi konsumen tak termasuk aspek yang bisa kalian kontrol. Apa yang bisa kalian lakukan yaitu berbenah diri.

Itu berarti banyak hal, dari desain produk dan cara menampilkannya, hingga merubah model pemasaran lewat strategi menarik. Tentu saja, tujuan membuka toko offline yaitu untung. Tapi sebagus apapun produk dan promo, toko offline tak bisa menghasilkan uang kecuali ada pelanggan membeli.

Masalahnya, banyak toko yang baru buka kerap kali gulung tikar. Bukan karena pelanggan tak mau beli produk yang kalian jajakan, tapi karena pelanggan tak tahu ternyata kalau ada toko yang menjual produk yang dibutuhkan. Lalu, apa yang harus kalian lakukan supaya bisa menarik pelanggan?

 

1. Layout toko

Layout toko offline

Photo doc: unibox.co.uk

Punya layout toko yang efektif bisa memaksa pelanggan menghabiskan waktu lebih lama di toko. Itu berarti, ada peluang lebih banyak produk yang dibeli. Ada yang bilang, 90% pelanggan akan menoleh ke kanan begitu masuk toko. Itulah kenapa, area setelah pintu masuk harus kalian buat menarik lewat tata cahaya, display, dan warna.

Area ini berpengaruh besar pada kesan yang didapat pelanggan, dan karenanya beri perhatian ekstra tentang produk apa yang display dan cara men-display. Tak ketinggalan, beri ruang jalan untuk pelanggan supaya bisa melihat lebih banyak produk sehingga meningkatkan peluang untuk membeli.

Juga, pertimbangkan memakai meja kasir kecil. Dari aspek psikologis, meja kasir besar memberi jarak antara pelanggan dan toko kalian. Sederhananya, ini menyiratkan ‘pelanggan vs. kalian’, dan itu bukan pertanda bagus untuk toko offline yang baru saja berdiri.


Mau Buka Toko? Perhatikan Interiornya

#UnlockYourPotentialWithUs


2. Petunjuk portable

Petunjuk toko portable

Photo doc: square.com

Saat kalian lagi di jalan lalu melihat papan penanda di depan toko, itulah petunjuk portable. Penanda ini punya fungsi penting menarik pelanggan. Sudah begitu, keunggulan petunjuk portable bisa dipindah tempatkan sesuai situasi.

Petunjuk portable bisa kalian manfaatkan untuk info produk atau promo. Aturannya, gunakan nomor atau poin supaya pelanggan mudah paham dalam hitungan detik. Selain promo, papan portable bisa kalian isi beragam tulisan menggelitik juga gambar menarik.

Intinya, tujuan petunjuk portable bukan untuk menjual produk, tapi untuk menampilkan sisi terbaik toko kalian. Tak harus menjurus ke produk, bisa saja seperti ‘Ini hari ulang tahun kalian?’ untuk toko ulang tahun, atau ‘Kalian bisa memasak?’ untuk tolo alat masak.


Jasa Desain Grafis Berkualitas, Murah untuk Poster

#UnlockYourPotentialWithUs


3. Manfaatkan area parkir

Papan portable toko

Photo doc: vistaprint.com

Di beberapa area, petunjuk portable kadang tak dibolehkan dengan ragam alasan. Untuk mengakali, kalian bisa manfaatkan area parkir depan toko. Mungkin kalian sering baca tulisan “Area Parkir Toko Rubiah”, dan ini merupakan bentuk lain dari growth hacking.

Semisal toko offline kalian baru buka, idealnya nama toko yang ditulis. Tapi kalau toko kalian sudah buka sekian waktu, kalian bisa langsung menulis promo suatu produk. Secara fungsi, ini tak jauh beda dengan papan portable, karena memang hanya lokasinya saja yang beda.

 

4. Pernik dekorasi

Pernik dekorasi toko

Photo doc: youtube.com

Jika kalian bisa membuat toko offline mudah dikenali, kenapa tak dilakukan. Ada beragam cara supaya toko mudah dikenali. Menambah pernik dekorasi misalnya. Toh, cara menarik pelanggan macam ini mulai banyak diadopsi toko baru sebagai langkah mengenalkan diri.

Idenya sangat beragam. Paling mudah yaitu lewat banner atau standing banner, bisa dengan kombinasi cat dinding, atau menambah hiasan balon juga rangkaian bendera. Semua ini bisa memberi kesan menarik ke pelanggan sehingga tak sungkan mampir toko.

Contoh mudah, pelanggan akan bereaksi lebih cepat saat melihat warna merah. Ini karena secara psikologis otak mengasosiasikan warna merah dengan bahaya. Itulah kenapa banyak toko kerap memakai warna merah untuk menarik atensi calon pelanggan.

 

5. Taruh produk di luar

Display produk di luar toko

Photo doc: pinterest.com

Kalau kalian punya produk spesifik, ambil yang terbaik lalu pajang di depan toko. Ini mudah, seperti menata etalase tapi di bagian luar toko. Tapi kalau kalian merasa produk terlalu berharga untuk ditaruh di luar, kalian bisa memajang lewat jendela kaca transparan.

Jauh lebih bagus kalau kalian tambah label harga, atau potongan harga semisal ada. Paling tidak, pelanggan manapun bisa sedikit teralihkan kalau melihat display produk seperti ini. Pelanggan tak harus masuk lalu tanya-tanya untuk barang yang belum tentu dibeli.

 

6. Display produk

Display produk dalam toko

Photo doc: theherseycompany.com

Kalau toko offline kalian ada di destinasi yang ramai, memajang produk di luar toko tak dianjurkan dengan beragam sebab. Sebagai gantinya, buat jendela besar yang sekiranya bisa menampilkan sebagian besar isi toko. Jendela ini punya fungsi seperti mengundang calon pelanggan yang lalu lalang.

Jendela dengan desain bagus bisa menggugah rasa ketertarikan pelanggan untuk melihat lalu mendekat. Itulah kenapa, kebanyakan toko memakai dinding kaca, kadang sama sekali tak memakai. Pelanggan tak keberatan berhenti sejenak karena mudah mengamati.

Bahkan kalau yang kalian jual itu produk berat, semisal motor, itu tak mengapa. Tak ada yang lebih bisa menarik perhatian pelanggan daripada motor baru yang mengkilap. Strategi ini bisa kalian terapkan untuk toko offline lain macam produk fesyen dan sepatu.

 

7. Beri alasan untuk masuk

Alasan masuk toko

Photo doc: digitaltrends.com

Meski tak ada produk yang dibeli sekalipun, pelanggan yang masuk bisa memberi peluang supaya toko offline dikenal. Beri alasan supaya mereka mau masuk, dan ada banyak cara untuk melakukan ini. Semua bergantung kreativitas kalian.

Misalnya dengan memberi diskon ekslusif yang dipajang di jendela, atau memajang produk terbatas yang cuma bisa didapat dari toko kalian. Barang ekslusif yang dimaksud bisa berupa barang limited edition, atau bisa juga dengan memberi servis tambahan.

Poinnya, beri asalan ke pelanggan supaya mereka mau sekedar masuk toko. Begitu pelanggan terkesan dengan tatanan layout yang menarik, mereka dengan senang hati keliling dalam toko. Dengan begitu, peluang produk kalian dibeli bisa meningkat.

 

8. Fokus produk

Fokus produk toko

Photo doc: kitairu.net

Masalahnya, toko offline baru kerap menjajakan produk beragam dengan alasan supaya pelanggan bebas memilih sehingga profit bertambah. Memang benar, tapi teknik penjualan macam ini cuma bisa diterapkan di toko offline yang sudah punya nama.

Kalau kalian baru membuka toko offline, hindari strategi ini sementara waktu. Jadi, fokus pada satu produk yang benar-benar kalian unggulkan. Fokus pada apa yang kalian jual dan bagaimana memaksimalkan penjualan. Dengan begitu, toko kalian punya ciri khas sendiri.

Kalau produk yang kalian jual diproduksi sendiri, ini jauh lebih mudah. Kalian bisa menyelaraskan antara desain kemasan produk dengan konsep toko online. Lewat desain kemasan produk yang menarik dan layout toko yang ramah, kepuasan pelanggan bisa didapat dengan mudah.


9 Rahasia Penting dalam Perencanaan Produk Baru yang Pasti Laris

Panduan lengkap dengan rahasia sukses dalam perencanaan produk baru yang sesuai dengan jenis kebutuhan dan target market. Dijamin 90% pasti laris.


9. Berlagak lokal

Toko offline lokal

Photo doc: jsonline.com

Ini yang kerap dilupa para pemilik toko offline baru. Coba kalian bayangkan, datang ke tempat baru lalu membuka toko tanpa ada komunikasi dengan lingkungan sekitar. Itu bukan sesuatu yang benar. Padahal toko offline erat kaitannya dengan lingkungan sekitar.

Jadilah selayaknya warga lokal lewat aktif komunikasi. Ingat, yang kalian buat adalah toko offline, jadi segmen utama pasti dari kalangan sekitar. Bagaimana toko mau laku kalau warga sekitar saja tak tahu keberadaan toko kalian? Sesuatu yang aneh bukan!

 

10. Promo dan event

Promo dan event toko

Photo doc: 10. wethrift.com

Satu bentuk komunikasi aktif yang bisa kalian lakukan dalam rangka mengenalkan toko yaitu lewat promo dan event. Bisa saja kalian memberi hadial ke 10 pelanggan pertama, atau undian untuk yang beruntung. Promo berupa diskon juga wajib dilakukan karena ini sudah jadi aturan umum saat grand opening.

Untuk mempercepat penetrasi, kalian bisa menyebar flyer juga poster. Ini bisa memberi dampak positif luar biasa untuk mengenalkan toko. Lalu, sebagai bagian komunitas suatu daerah, kalian bisa membuat kontes atau kegiatan amal. Ini penting untuk mendapat timbal balik positif dari lingkungan tinggal.

 

11. Padukan dengan online

Toko Go online

Photo doc: shopify.com

Ini adalah era digital, era dimana semua produk offline dibuat jadi online. Strategi sama juga bisa kalian terapkan untuk toko offline kalian yang baru buka. Go online seolah jadi strategi wajib untuk siapa saja yang ingin survive di bisnis apapun.

Paling mudah tentu memanfaatkan media sosial, tinggal foto lalu unggah dan semuanya gratis. Tapi kalau kalian mau yang lebih professional, buat website sekaligus company profile. Disini kalian bisa lebih leluasa memasarkan produk tanpa perlu khawatir.

Strategi lain yang bisa kalian tempuh yaitu lewat online ads. Kalian pasti paham betul bagaimana masifnya iklan online yang memenuhi aplikasi ponsel kalian. Strategi yang sama bisa kalian pakai. Misal dengan Google Adwords, Facebook Ads, mobile ads, juga lainnya.


Jasa Desain Sosial Media Marketing


Tujuan pokok toko offline yaitu menarik pelanggan. Arus pelanggan yang stabil bisa membuat toko kalian tumbuh kembang hingga memberi untung. Syaratnya, apa yang tertulis di atas bisa kalian terapkan. Semisal sudah kalian terapkan, mari berbagi tips mana yang paling banyak menarik pelanggan.

Rekomendasi Artikel Lainnya
7 Tren Marketing Untuk Tahun 2019
4 Iklan Online yang Dipercaya Sanggup Meningkatkan Penghasilan