Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Cara Riset Kata Kunci yang Tepat Untuk SEO Bisnis Anda

Cara riset kata kunci harus menjadi fokus utama ketika membangun website bisnis.

Jika Anda adalah seorang pemilik website, Anda harus menyadari betapa penting keyword dan risetnya. Tidak sedikit orang yang sudah lelah membuat banyak konten tetapi ternyata website tetap sepi.

Bahkan yang sudah berada di peringkat satu mesin pencari pun masih sepi dengan pengunjung. Hal ini terjadi karena riset kata kunci tidak dibuat dengan baik saat tahap awal membangun website Anda.

Lalu…

Mengapa Riset Kata Kunci Penting?

Mengetahui cara riset kata kunci sangat penting untuk dilakukan karena berpengaruh terhadap peringkat SEO dan peringkat website Anda di mesin pencari.

Bagi para pembangun website bisnis tentu banyaknya pengunjung akan mendongkrak penjualan produk/jasa usahanya. Dengan demikian, akan mendapatkan penghasilan yang lebih banyak lagi.

 

Baca juga: Manfaat dan Tools SEO Website Untuk Bisnis Online Anda

 

Mengapa Website Anda Masih Sepi Pengunjung?

cara riset kata kunci untuk SEO

Anda mungkin masih bertanya-tanya dengan kondisi website Anda yang berada di peringkat atas mesin pencari, juga sudah menggunakan beberapa kata kunci. Namun sayangnya, website Anda masih sepi dengan pengunjung.

Ada tiga kemungkinan alasannya, antara lain:

1.    Menggunakan Kata Kunci yang Jarang Dicari

Ini adalah kesalahan yang sering dilakukan oleh para pemula saat membangun website-nya.

Anda perlu ketahui bahwa tidak semua keyword itu sama.

Ketidakpahaman terhadap cara riset kata kunci menyebabkan Anda menggunakan kata kunci yang sepi dicari bahkan mungkin sama sekali tidak pernah dicari.

 

2.    Kata Kunci yang Tidak Tepat Sasaran

Anda sudah susah payah membuat konten, sudah banyak pengunjung, tapi ternyata tidak ada yang tertarik. Hal ini terjadi karena Anda telah terjebak dengan kata kunci yang tidak tepat sasaran.

Kesalahan ini biasanya dilakukan ketika website yang Anda buat menargetkan kata kunci dengan pencarian yang besar melalui Google Keyword Planner.

Pada akhirnya hanya banyak pengunjung tetapi sepi pembelian. Hal ini pun terjadi karena ketidaktepatan Anda dalam mengaplikasikan cara riset kata kunci.

Anda harus pahami bahwa tujuan website bisnis Anda bukan sekedar menarik pengunjung. Namun juga menarik minat bagi para pengunjung untuk membeli produk/jasa yang Anda jual.

 

3.    Menggunakan Kata Kunci yang Sama untuk Beberapa Halaman Website

Kesalahan ini adalah kesalahan yang terparah, bahkan diajarkan secara turun-temurun.

Umumnya, ketika membahas tentang cara riset kata kunci, hal yang dipikirkan adalah membuka Google Keyword Planner dan memasukkan kata kunci secara langsung.

Ini adalah kesalahan fatal yang sering dilakukan, khususnya bagi pemilik website baru.

Sebaiknya Anda menggunakan kata kunci yang berbeda-beda untuk setiap artikel. Karena menggunakan kata kunci yang sama untuk beberapa artikel menyebabkan artikel-artikel Anda sangat mirip.

Kondisi ini lambat laun akan menyebakan peringkat website Anda pada mesin pencarian turun perlahan demi perlahan.

 

Baca juga: 7 SEO Tools Gratis Terbaik untuk Riset Keyword (Kata Kunci) di Search Engine

 

Bagaimana Cara Riset Kata Kunci yang Benar?

cara riset kata kunci untuk SEO

Bagi Anda yang sedang mencoba untuk membangun website bisnis, Anda dapat mempelajari lebih lanjut tentang cara riset kata kunci berikut ini:

1.    Memahami Search Intent

Search intent adalah cara mengetahui maksud dan tujuan dari pencarian yang dilakukan. Jangan pernah berpikir bahwa semua kata kunci itu sama.

Anda harus menilai kata kunci berdasarkan search intent-nya. Ada banyak kata kunci yang dicari tetapi ada juga kata kunci yang sepi dicari.

Sebagai contoh, jika seseorang melakukan pencarian dengan kata kunci seperti : “HP Samsung”, “Beli HP Samsung”, “HP Samsung Murah”.

Tujuannya sudah pasti berbeda satu sama lain. Jika orang tersebut mengetik kata kunci “HP Samsung” maka orang tersebut hanya ingin sekedar mencari informasi mengenai jenis HP Samsung.

Namun, apabila orang tersebut mengetik “Beli HP Samsung”, maka tujuannya adalah ingin membeli HP merek Samsung.

Atau, bila orang mengetik kata kunci “HP Samsung Murah” sudah pasti tujuannya untuk mendapatkan rekomendasi mengenai HP Samsung yang ingin dibeli dengan harga terjangkau.

Dengan memahami lebih lanjut maksud atau tujuan tersebut, Anda dapat membayangkan jenis konten yang diinginkan oleh para pengguna internet.

Jenis konten pada intinya bisa dibagi menjadi 4 kategori, yaitu:

  • Informational, berguna bagi orang-orang yang membutuhkan informasi dengan cepat seperti cara membuat sesuatu, materi pelajaran, petunjuk penggunaan sesuatu, atau peristiwa yang sedang terjadi saat ini.
  • Navigational, kata kunci yang berguna untuk langsung mengunjungi website lainnya seperti Facebook, Kaskus, Garuda Indonesia, Youtube, dan lain-lain. Keyword seperti ini memiliki peminat paling besar tetapi umumnya website jenis ini hanya numpang lewat saja di mesin pencarian.
  • Commercial Investigation, kata kunci yang berguna untuk sarana pemberi informasi jual-beli suatu produk/jasa seperti jual HP, harga sepatu, tempat kursus matematika, tempat service laptop dan komputer, dan lain sebagainya.
  • Transactional, kata kunci yang berguna untuk benar-benar melakukan penjualan terhadap produk/jasa seperti “beli baju batik online”, “jual sepatu futsal”, “iPhone second murah, “layanan bersih rumah”, dan lain-lain.

Dengan mengetahui Search Intent dari website yang akan Anda buat, maka Anda akan terbantu dalam mengaplikasikan cara riset kata kunci yang benar.

 

2.    Mencari Kata Kunci Menggunakan Tools

Menggunakan tools sebagai cara riset kata kunci merupakan pilihan yang paling mudah.

Dengan tools yang tersedia dari berbagai layanan, Anda akan memperoleh informasi mengenai kata kunci yang paling banyak dicari orang sehingga Anda tidak perlu ragu mengenai kapasitas kata kunci tersebut.

Layanan penyedia tool mengenai cara riset kata kunci yang dapat Anda pilih antara lain: Google Keyword Planner, KeywordTool.io, SEMRush, Long Tail Pro, Term Explorer, MozBar/SeoQuake, dan lain sebagainya.

Anda dapat memilih sesuai dengan keperluan Anda.

Mencari kata kunci menggunakan tools memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  • Bisa masuk ke peringkat atas mesin pencarian meskipun tanpa backlink.
  • Dalam sekali klik, Anda akan mendapatkan ribuan kata kunci.
  • Hasil pencarian kata kunci dapat diunduh dan disimpan dalam drive.
  • Memperoleh kata kunci turunan dari kata kunci yang utama.
  • Memperoleh saran untuk penggunaan kata kunci yang lebih relevan.

Namun, di samping keuntungan atau manfaat tersebut, terdapat juga beberapa kelemahan menggunakan tools untuk mencari kata kunci, seperti:

  • Beberapa tools akan menyebabkan website Anda terkena pinalti karena menggunakan kata kunci yang sama untuk beberapa artikel.
  • Beberapa tools menyediakan layanan berbayar, baik bulanan maupun unlimited.
  • Anda harus mendaftar terlebih dahulu sehingga memungkinkan Anda akan sering menerima e-mail spam.
  • Beberapa artikel Anda akan tampak mirip karena menggunakan kata kunci yang sama.

Secara khusus, penyedia tools layanan riset kata kunci pasti memiliki keunggulan dan kekurangan masing-masing. Maka dari itu, Anda harus memilih tools yang sesuai dengan kebutuhan website Anda.

 

3.    Mengetahui Tingkat Kesulitan Kata Kunci dalam SEO

Bagi website yang sudah besar biasanya tidak peduli dengan persaingan kata kunci. Tapi bagi website baru lain lagi ceritanya.

Website baru cenderung sulit untuk mendapatkan peringkat tinggi di mesin pencarian dan untuk menarik minat para pengunjung dalam jumlah yang besar.

Solusinya adalah dengan mencari kata kunci yang memiliki persaingan rendah dulu. Tujuannya adalah supaya mendapatkan cukup banyak pengunjung tanpa perlu lama menunggu dan membentuk reputasi website di Google atau mesin pencari.

Untuk mengetahui tingkat kesulitan sebuah kata kunci, Anda bisa melakukan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Pilih dan instal tools yang cocok dengan Anda, misalnya MozBar atau SEOQuake.
  • Perhatikan Page Authority (PA) dan Page Rank (PR). PR bernilai 0 sampai 10 untuk menentukan berapa tinggi reputasi suatu website menurut Google. Sedangkan PA bernilai 0 sampai 100 untuk menentukan tinggi rendahnya reputasi website berdasarkan MozBar.
  • Perhatikan jumlah dan kualitas backlink yang tersedia.
  • Lihat judul dan kontennya, apakah relevan dengan website Anda atau tidak.
  • Lihat langsung kualitas website-nya.

Anda sebaiknya melakukan cara riset kata kunci tersebut dengan memilih kata kunci dengan tingkat kesulitan yang rendah terlebih dahulu.

Baca juga: 13 Plugin SEO Terbaik untuk WordPress Blog dan Website 2016

 

4.    Strategi Menerapkan Kata Kunci Hasil Riset ke Dalam Website

Jika cara riset kata kunci Anda benar dan Anda telah mendapatkan kata kunci yang tepat, lalu bagaimana cara menerapkannya?

Langkah pertama adalah dengan melakukan analisa tingkat kesulitan dengan cara:

  • Memfilter kata kunci yang tinggi Page Rank-nya, kemudian blok dan copy pastekan dalam Microsoft Excel atau Google Sheets.
  • Mendapatkan nilai nilai kesulitan yang tampak pada sheet kerja Anda.
  • Melakukan analisa otomatis dengan MozBar.

Langkah kedua adalah dengan menentukan prioritas kata kunci dengan pertimbangan tinggi rendahnya kata kunci tersebut.

Dalam hal ini Anda harus memperhatikan search intent berupa information, navigation, commersial investigation, dan transactional.

Tujuan utama melakukan browsing adalah untuk mencari informasi yang bermanfaat. Maka dari itu pilihlah kata kunci yang memberikan informasi dan solusi yang tepat.

Langkah ketiga adalah Anda harus mengetahui jenis konten yang tepat untuk kata kunci tersebut. Google sudah paham konten-konten yang banyak dicari oleh para pengguna internet.

Maka dari itu pilihlah jenis konten yang berupa information dan commersial investigation yang paling umum banyak dicari orang.

Para praktisi SEO menggunakan kata kunci hasil dari riset secara berulang-ulang pada halaman website-nya.

Tujuan agar Google dapat merespon kata kunci tersebut. Maka dari itu hal-hal yang perlu Anda lakukan dalam menulis kata kunci adalah sebagai berikut:

  • Tulis kata kunci berulang-ulang dalam artikel.
  • Gunakan bold/underline/italic.
  • Gunakan keyword di dalam judul halaman/topik.
  • Sertakan kata kunci pada backlink dan dan URL.

 

5.    Menemukan Long Tail Keyword yang Bernilai Tinggi

cara riset kata kunci untuk SEO

cara riset kata kunci untuk SEOKata kunci yang Anda gunakan bukan hanya untuk menarik para pengunjung, tetapi harus kata kunci yang tepat sasaran untuk proyek yang lebih panjang (Long Tail Keyword).

Ini berarti meskipun kata kunci memiliki tingkat pencarian yang rendah di mesin pencarian, akan tetapi dapat memberikan keuntungan yang besar bagi Anda.

Anda dapat memperoleh Long Tail Keyword di Ubersuggest, Google Webmaster Tools, SEMRush, situs jejaring sosial, dan situs konten lainnya.

Long Tail Keyword memiliki ciri-ciri seperti volume pencarian perbulan di atas 880, memiliki commercial intent, dan persaingan mudah.

Intinya dalam mengelola website bisnis, cara riset kata kunci yang tepat adalah dengan memperhatikan volume, inten, dan persaingan.

Cara riset kata kunci di atas adalah gambaran umum dari pengembangan sebuah website baru agar dapat memberikan keuntungan bagi Anda. Terutama, jika Anda memakai website untuk pemasaran digital atau bisnis online.

Bab Pendahuluan
Panduan Belajar SEO bagi Pemula untuk Meningkatkan Pengunjung Website

Kenali secara mendalam apa itu SEO dan bagaimana pengaruhnya untuk sebuah website.


Bab 2
Cara Optimasi SEO On-Page
Konten dan Halaman Website di Search Engine

Pahami maksud dari SEO On-Page dan bagaimana hal tersebut
dapat memperbaiki ranking website Anda pada halaman pencarian.

Rekomendasi Artikel Lainnya

Ketahui 10 Alasan Untuk Segera Memulai Bisnis

Cara Riset Pasar Lengkap Untuk Mulai Bisnis