Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

7 Pilihan CMS Website Terbaik yang Mudah Kalian Operasikan

Membuat website itu sulit. Butuh kemampuan teknis atau setidaknya cukup memahami tentang apa itu bahasa pemrograman web. Stigma seperti ini rasanya masih kerap dijumpai, bahkan di era digital di mana semuanya sudah menjadi semakin mudah. Sebenarnya urusan membuat website dan pengelolaannya kini bisa jauh lebih mudah. Sudah ada cms website. Dengan software ini, membuat website tidak harus dari nol lagi. Apalagi, banyak mitos yang beranggapan bahwa harga pembuatan website itu mahal. Kalian hanya tinggal menginstalnya di komputer host atau komputer server, melakukan beberapa konfigurasi dan penyesuaian di beberapa sisi. Dan foila, kalian sudah bisa memiliki sebuah website.

Kini muncul pertanyaan baru. Apa cms terbaik yang sebaiknya dipilih? Pertanyaan seperti ini kerap ditanyakan oleh mereka yang masih baru dalam membangun website menggunakan CMS. Jadi sebelum berbicara tentang cms terbaik, ada baiknya untuk berkenalan dengan CMS terlebih dahulu.


Apa itu CMS

mengenal apa itu cms

Istilah CMS sebenarnya merupakan kependekan dari Content Management System atau kalau dalam bahasa Indonesianya bisa diterjemahkan sebagai Sistem Manajemen Konten. Berdasarkan namanya, bisa disimpulkan bahwa cms website ini sebenarnya merupakan sebuah aplikasi atau software yang dibuat untuk mengelola konten web. Software ini akan memudahkan penggunanya untuk mempublikasikan konten secara intuitif. Jika di analogikan, cms website bisa disamakan dengan text editor yang bisa digunakan untuk mempublikasikan artikel ke website kalian secara langsung.

Meski demikian, terkadang ada kebingungan antara cms website dengan website builder. Antara keduanya sebenarnya ada sedikit perbedaan. Sama seperti CMS, website builder membantu penggunanya untuk membuat website dengan lebih mudah. Namun pada website builder, membuat website bisa sesederhana drag and drop. Kalian tidak memerlukan pengetahuan dan kemampuan pemrograman sama sekali. Kustomisasinya juga terbatas.

Di sisi lain, penggunaan CMS bisa sedikit lebih rumit. Ada kalanya kalian perlu pengetahuan tentang pemrograman jika ingin membuat website dengan menggunakan cms website. Kustomisasinya jauh lebih luas. Ada banyak tema yang bisa dipilih. Jika ingin melakukan kustomisasi lebih jauh lagi, kalian juga bisa melakukannya dengan mengubah beberapa kode programnya.


CMS Website Apa Saja yang Layak Dipilih

Di luar sana ada begitu banyak cms website yang tersedia. Beberapa di antaranya memang sudah memiliki nama besar dan menjadi pilihan populer. Namun ada juga beberapa CMS yang bahkan mungkin belum begitu dikenal. Dengan begitu banyaknya CMS yang tersedia, memilih CMS yang tepat terkadang bisa cukup rumit, apalagi kalau yang dicari adalah cms terbaik. Untuk membantu menemukan CMS yang cocok dengan kebutuhan, berikut beberapa CMS yang bisa kalian jadikan pilihan.

 

1. WordPress

wordpress

Nama WordPress bukanlah nama yang asing bagi pengembang website hingga pelaku bisnis online. Bisa dikatakan, sebagian besar website yang ada di luar sana dibuat dengan cms website yang satu ini. Mulai dari website profil perusahaan hingga toko online, semua bisa dibuat dengan wordpress.

Popularitas WordPress tidak lepas dari kelebihan yang dimilikinya. Misalnya saja terkait dengan fungsi utama sebuah CMS, yakni sebagai manajemen konten. WordPress menawarkan opsi manajemen konten yang intuitif dengan editor yang powerful. Konfigurasinya juga mudah. Jika masih bingung, dokumentasinya juga lengkap. Komunitasnya pun besar dan solid.

Satu hal lagi yang menarik dari WordPress adalah ketersediaan pluginnya yang begitu banyak. Jadi jika kalian ingin menambahkan fitur tertentu pada website yang sedang kalian bangun, kalian tidak perlu menulis program. Kalian cukup menggunakan plugin dari cms terbaik ini.

Meski demikian, plugin pada WordPress ini bisa menjadi kelebihan sekaligus kelemahan. Untuk mendapatkan fungsionalitas yang sesuai, tidak jarang seorang pengembang website harus melakukan mix and match. Namun mengingat banyaknya tutorial seputar WordPress, hal tersebut relatif masih mudah diatasi. Itulah kenapa WordPress menjadi salah satu cms terbaik saat ini.

 

2. Joomla

joomla

Sama seperti WordPress, Joomla juga termasuk salah satu cms website yang paling banyak digunakan. Meski jumlah website yang dibangun dengan cms ini masih belum sebanyak WordPress, Joomla kerap menjadi pilihan para pengembang website.

Salah satu alasan tingginya popularitas Joomla adalah fleksibilitasnya. Bahkan CMS ini tidak hanya bisa digunakan untuk membuat website saja. Kalian juga bisa menggunakannya untuk membuat aplikasi. Itulah kenapa Joomla cukup populer di kalangan pengembang web.

Sebagai salah satu cms terbaik, Joomla menawarkan beberapa kelebihan. Beberapa kelebihan tersebut di antaranya adalah dukungan terhadap multi bahasa, fleksibilitas untuk mengaplikasikan template yang unik pada setiap halaman website, support yang optimal hingga opsi manajemen user yang lebih lengkap.

Sebenarnya Joomla memiliki potensi menjadi cms terbaik, bahkan lebih baik dibandingkan WordPress. Namun karena penggunaan dan pengelolaannya yang cenderung lebih rumit, CMS ini kurang cocok untuk pemula.

 

3. Drupal

drupal

Open source dan fleksibel, dua hal yang rasanya sulit untuk diabaikan oleh sebagian orang, khususnya bagi mereka yang ingin membuat website yang benar-benar unik. Drupal dibuat untuk memenuhi tujuan tersebut. CMS website ini menawarkan sistem yang sangat fleksibel, terlebih untuk mengelola konten berupa custom post type.

Dengan CMS ini, kalian bisa mengatur preferensi user ke tingkat yang lebih tinggi. Drupal juga mampu menangani website multi bahasa. Untuk urusan keamanan, cms website yang satu ini juga sudah di atas rata-rata. Karena itulah CMS ini sangat cocok untuk membuat website enterprise. Menariknya lagi, Drupal juga dikenal sebagai salah satu cms gratis.

Satu-satunya kelemahan dari Drupal hanyalah penggunaannya yang cukup sulit. Meski terbilang sebagai cms terbaik, Drupal hanya cocok untuk mereka yang memang cukup paham tentang pemrograman web dan pengembangannya. Namun jika hanya untuk mengelola konten saja, sebenarnya Drupal tidak terlalu sulit untuk dipelajari.

 

4. Magento

magento

Jika ketiga website di atas terbilang sebagai cms website yang generik atau bisa digunakan untuk membangun website jenis apapun, beda halnya dengan Magento. CMS yang satu ini dibuat khusus untuk mereka yang ingin membuat toko online ataupun website penjualan.

Semua hal yang dibutuhkan untuk membuat toko online sudah tersedia di Magento. CMS ini juga sudah menyediakan sistem pembayaran yang bisa disesuaikan dengan kebutuhan. Sama seperti cms terbaik lainnya, Magento juga menyediakan ekstensi atau plugin yang bisa diinstal sesuai dengan kebutuhan.

Jika ada satu kelemahan besar yang ada pada Magento, itu adalah ukurannya yang besar. CMS ini membutuhkan resource yang cukup besar untuk menjalankannya. Akibatnya, website jadi terasa berat dan butuh waktu lama untuk dimuat. Selain itu, sebagian besar plugin yang tersedia di cms website ini juga berbayar. Hanya sedikit yang bisa digunakan secara gratis.

 

5. Shopify

shopify

Perhatikan nama dari CMS ini. Apa yang terlintas dalam pikiran kalian? Kalau kalian berpikir kalau CMS ini ada kaitannya dengan toko online atau e-commerce, maka kalian benar. Shopify merupakan salah satu CMS yang kerap mendapatkan sorotan. CMS website yang satu ini memang baru diperkenalkan pada tahun 2013 lalu. Meski demikian, popularitasnya melejit dengan cukup cepat.

Shopify menawarkan fitur yang cukup lengkap untuk membangun sebuah toko online. Pilihan temanya cukup banyak. Semua tool yang dibutuhkan untuk memasarkan dan berjualan online juga sudah tersedia di sini. Mulai dari fitur manajemen produk hingga pengiriman barang, semua sudah tersedia. Metode pembayarannya juga cukup beragam.

Shopify sangat mudah digunakan, bahkan untuk pemula sekalipun. CMS website ini juga mudah diintegrasikan dengan software lain seperti MailChimp, QuickBooks, ZenDesk dan masih banyak lagi. Akan tetapi untuk bisa mendapatkan semua itu, kalian harus menebusnya dengan sejumlah uang. Itu karena pada dasarnya shopify memang tidak tersedia secara gratis.

 

6. Blogger

blogspot

Siapa yang tidak kenal blogger. CMS website besutan Google ini cukup banyak digunakan oleh para blogger, khususnya mereka yang ingin mengeruk pundi-pundi pendapatan dari Google Adsense. Itu karena jika dibandingkan dengan CMS yang lain, Blogger memang lebih mudah untuk di-approve Adsense.

Blogger sendiri lebih sering digunakan untuk membuat blog. Meski demikian, tidak sedikit juga yang memanfaatkannya untuk membuat website profile atau website katalog produk.

Kemudahan penggunaan dan integrasinya dengan akun Google adalah kelebihan utama dari CMS website yang satu ini. Sayangnya jika kalian termasuk orang yang sangat concern dengan tampilan, Blogger cenderung mengecewakan. Tidak banyak kustomisasi yang bisa dilakukan terkait dengan tampilan. Tema yang tersedia, baik tema yang disediakan oleh Google maupun dari pihak ketiga juga terbatas.

 

7. Typo3

typo3

Jika dibandingkan dengan nama-nama sebelumnya, cms website yang satu ini memang masih kalah populer. Typo3 adalah CMS yang dibuat untuk membantu membuat website enterprise ataupun intranet. Skalabilitas adalah poin utama dari CMS yang satu ini. Typo3 sudah mampu mengelola website multi bahasa. Kalian juga bisa mengelola beberapa situs cukup dengan satu kali instalasi. Itu karena Typo3 sudah memungkinkan penggunanya untuk berbagi ekstensi ataupun template pada beberapa website yang mereka miliki.

Sayangnya, kalian memang tidak bisa berharap banyak soal kemudahan penggunaan. Sama halnya dengan CMS yang dibuat untuk website enterprise pada umumnya, Typo3 kurang cocok untuk pemula. Pengetahuan seputar pengembangan web dibutuhkan untuk bisa menggunakan CMS yang satu ini. Namun mengingat apa yang ditawarkannya, rasanya tidak salah jika memasukkan Typo3 sebagai salah satu cms terbaik.


Bagaimana Cara Memilih CMS yang Tepat

cara memilih cms yang tepat

Kalau bicara soal cms terbaik, nama-nama di atas jelas sudah teruji. Akan tetapi pertimbangan memilih CMS bukan hanya soal kelengkapan fitur atau kemudahan dalam penggunaan. Pilihan terbaik hanya bisa diperoleh dengan memahami kebutuhan dan mencari CMS mana yang paling sesuai untuk menjawab kebutuhan tersebut.

Untuk menemukan cms terbaik, hal pertama yang perlu kalian pahami adalah kebutuhan. Website seperti apa yang ingin dibuat? Fitur-fitur apa saja yang kalian butuhkan? Berapa dana yang dialokasikan untuk membuat website? Jawaban dari pertanyaan-pertanyaan ini akan menuntun kalian pada pilihan terbaik.

Tidak ada salahnya jika kalian ingin mencoba beberapa cms website terlebih dahulu. Kalian bisa memulainya dari cms gratis. Beberapa CMS berbayar juga menyediakan versi trial. Jadi sebelum kalian memutuskan untuk membeli dan menggunakannya, kalian bisa mencobanya terlebih dahulu. Berangkat dari sini, kalian akan mengetahui CMS mana yang bisa memenuhi kebutuhan sekaligus menemukan pilihan yang paling nyaman untuk digunakan.

Rekomendasi Artikel Lainnya

Contoh Website Company Profile

10 Trend dan Inspirasi Desain Website Company Profile Terbaru