Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Contoh Copywriting: Cara Jitu Menulis Deskripsi Produk yang Menjual

Bagaimana contoh copywriting yang benar-benar mampu meningkatkan penjualan?

Oke, sekarang kami asumsikan Anda memiliki produk bisnis yang Anda pasarkan secara online.

Sudahkah Anda memikirkan satu aspek sederhana, namun penting, yakni deskripsi produk?

Kalau belum. Ini waktunya Anda mempertimbangkannya dengan serius.

Situs bisnis, apalagi yang bentuknya e-commerce, perlu dikembangkan dengan mempertimbangkan keunggulan produk yang Anda tawarkan.

Dan menulis deskripsi produk adalah salah satu cara menunjukkan keunggulan produk Anda.

Di artikel ini kami akan menunjukkan contoh copywriting yang baik dan secara jelas menunjukkan deskripsi produk yang dijual kepada konsumen.

Situs Ecommerce bukan sekadar jualan

Kebanyakan konsumen jaman now kurang puas dengan situs bisnis yang datar-datar saja, alias cuma sekadar jualan tanpa memberikan deskripsi lebih lanjut yang menjelaskan kenapa produk itu berguna untuk mereka.

Kalau kurang yakin dengan argumen diatas, bagaimana bila kami menyebutkan fakta bahwa sekitar 20% konsumen batal membeli barang ketika mereka tidak menemukan deskripsi produk yang jelas.

Anda tentu tak mau kehilangan 20% konsumen itu bukan? Karena itulah deskripsi produk bisnis yang Anda tampilkan di situs harus jelas dan membantu konsumen memahami apa yang mereka beli.

Nah, ada beberapa hal yang perlu Anda pikirkan ketika ingin menulis deskripsi produk:

  1. Cobalah membayangkan hal-hal yang mungkin ditanyakan konsumen.
  2. Sertakan informasi tambahan pada produk, seperti bahan, ukuran, dimensi, dan lain sebagainya.
  3. Kalau perlu, ceritakan keunikan produk Anda dan jelaskan kenapa ia jadi unik.
  4. Buat deskripsi yang mudah dibaca.
  5. Tambahkan testimoni pelanggan sebelumnya.
  6. Optimalkan produk untuk SEO.

Kita akan mulai membahas keenam poin diatas satu persatu. Sudah siap?

Menebak yang akan ditanyakan konsumen

Anda masih ingat pelajaran tentang membuat copywriting efektif sebelumnya? Kami percaya bahwa copy yang baik adalah satu yang mampu memecahkan masalah yang dihadapi pengguna.

Pada umumnya konsumen mencari produk dengan cara mempertimbangkan segala macam kemungkinan, termasuk mempertanyakan hal-hal spesifik dengan produk yang mereka cari, misalnya: apakah produk ini mampu membantu saya untuk jadi merasa lebih nyaman.

Dalam ilmu copywriting, Anda perlu memasukkan informasi yang dibutuhkan konsumen, dengan cara seefektif mungkin.

Kalau Anda berjualan sepatu, misalnya, tunjukkan deskripsi yang singkat dan jelas apa yang ditawarkan oleh produk Anda untuk memecahkan masalah yang biasanya ditemukan ketika memakai sepatu.

Coba kita cek contoh copywriting berikut ini:

Produk sepatu diatas sudah jelas ditujukan ke siapa.

Lalu, ada cukup banyak informasi detil yang menjelaskan bagaimana sepatu di atas memecahkan masalah yang sering dihadapi kaum urban yang aktif menjelajah jalanan kota.

Menyertakan informasi tambahan pada produk

Tidak semua konsumen membaca seluruh informasi tertulis yang ada pada deskripsi produk.

Mungkin malah kebanyakan konsumen melakukan skimming, alias menyortir informasi penting sekaligus membuang yang tidak penting.

Umumnya penjual yang baik selalu menyertakan detil tambahan yang informatif dan sesuai dengan produk mereka.

Misalkan Anda menjual sepatu, sertakan informasi tambahan seperti ukuran, warna, dan foto produk yang bersih dan menarik.

Hal-hal diatas penting, karena berguna sebagai poin-poin yang akan menentukan apakah produk sesuai dengan yang dicari oleh konsumen.

Kalau menjual sesuatu yang unik, ceritakan keunikannya

Seluruh penjuru internet menyodorkan informasi yang unik. Anda pun bisa saja menciptakan sesuatu yang unik dan menjualnya kepada konsumen.

Tapi bagaimana menceritakan keunikan produk Anda kepada konsumen. Anda bisa memulainya dari gambar.

 

Anda bisa menebak gambar produk apa diatas?

Sekilas pandang, Anda bisa menyebutnya sebagai tas. Tapi tentunya produk itu terlihat tidak biasa, kan?

Omong-omong, tas itu terbuat dari kayu, dan diproduksi oleh Ruaya.

Jarang-jarang kita lihat tas terbuat dari kayu. Karena itu ia jadi unik.

Penjualnya menaruh deskripsi produk seperti ini:

Karena dalam kondisi tertentu tak banyak orang yang berpikir membuat tas sederhana dari kayu, Ruaya perlu menjelaskan bagaimana produk itu dibuat, detil bahan pembuatnya, bahkan cara merawatnya.

Contoh copywriting diatas menunjukkan semua hal-hal tersebut. Bahkan mengajak calon konsumennya untuk meyakini bahwa Anda akan jadi berbeda ketika membeli dan menggunakannya dalam keseharian.

Jadi sebuah deskripsi produk yang baik mesti terdiri dari:

  • informasi yang relevan.
  • nilai keunggulan produk yang membuatnya unik (bila ada).
  • menjelaskan tipe produk dan bagaimana ia bisa digunakan.

Membuat deskripsi yang mudah dibaca

Ada banyak sekali contoh deskripsi produk yang baik. Dan kalau kita membuka situs ecommerce besar, mereka biasanya menyertakan informasi dan deskripsi produk yang lengkap.

Contohnya copywriting dengan kelengkapan deskripsi produk bisa kita lihat dari laman produk perawatan kulit yang disodorkan Blibli, dibawah ini:

Kalau begitu semakin lengkap deskripsi, maka semakin baik?

Ya. Bagi konsumen, semakin lengkap deskripsi produk, semakin sukalah mereka. Dari contoh diatas, Blibli membeberkan seluruh informasi yang diperlukan oleh konsumen ketika mampir di laman mereka.

Itu saja. Tak lebih dan tak kurang.

Tambahkan testimoni pelanggan sebelumnya

Suatu kali Anda ingin berbelanja sebuah produk, namun Anda merasa kurang yakin, bahkan setelah Anda membaca deskripsi produk yang terbilang lengkap.

Tipe konsumen seperti itu selalu ada.

Nah, bagaimana cara meyakinkan tipe konsumen seperti itu? Sederhana saja. Anda perlu menyediakan informasi dalam bentuk testimoni pelanggan sebelumnya.

Dari satu contoh laman Blibli diatas, Anda bisa melihat testimoni pelanggan ditampung di tab “ulasan”. Dalam tab tersebut konsumen bisa mengecek rating produk, sekaligus melihat apakah benar produk yang ditawarkan benar-benar baik.

Terkadang dari testimoni pelanggan, konsumen juga membaca informasi lain seperti seberapa cepat barang dikirim, apakah packing-nya bagus, dan lain sebagainya.

Pokoknya, tidak ada ruginya Anda menaruh testimoni pelanggan di bagian deskripsi produk yang Anda tawarkan ke konsumen.

Dalam setiap contoh copywriting yang baik, testimoni pelanggan jadi lumayan penting dan sebaiknya ada.

Optimalkan produk untuk SEO

Karena kita membahas contoh copywriting produk yang jelas dan informatif, tentu seluruh pembahasan tak bisa kita lepaskan dari SEO.

SEO, alias optimalisasi mesin pencari perlu Anda lakukan, dengan tujuan supaya produk Anda terindeks dengan baik di mesin pencari seperti Google.

SEO bukanlah teknik yang bisa dilakukan dengan mudah. Jadi Anda bisa bekerjasama atau merekrut tim SEO supaya mereka bisa mengoptimalkan laman produk bisnis Anda di mata mesin pencari.

Oh ya, itu dengan catatan Anda membangun situs ecommerce sendiri dan bermaksud menjual produk secara online.

Anda tak perlu susah payah memikirkan SEO bila Anda bermaksud memanfaatkan menitipkan produk di situs ecommerce besar seperti Bukalapak atau Tokopedia.

Kenapa? Yah, karena biasanya mereka sudah punya tim tersendiri untuk mengoptimalkan SEO situs mereka. Jadi yang perlu Anda lakukan hanyalah menaruh foto produk dan menulis deskripsi produk sejelas-jelasnya di situs mereka.

Bagian akhir: membayangkan pasar produk

Apakah Anda memproduksi barang untuk orang yang benar-benar memahami spek sebuah produk, apapun jenisnya?

Atau, Anda memproduksi barang-barang komoditas umum yang umumnya dikonsumsi kebanyakan orang dalam jumlah besar (katakanlah seperti sabun mandi)?

Kalau Anda menjawab “ya” untuk pertanyaan pertama, maka tulislah deskripsi produk sedetil-detilnya. Cara seperti ini biasanya dilakukan oleh brand yang menjual komoditas spesifik seperti laptop.

Dan kalau memang Anda menjual komoditas seperti itu, pastinya Anda membayangkan pasar yang dipenuhi orang-orang yang memahami kriteria laptop bagus atau jelek.

Di titik itu penting bagi Anda untuk menyediakan deskripsi lengkap tentang produk yang Anda jual.

Tujuannya supaya konsumen yang teknikal itu benar-benar paham bahwa Anda menjual barang bagus yang speknya sesuai keinginan mereka.

Di sinilah arti penting membayangkan pasar. Konsumen tidak bodoh, apalagi kalau mereka sudah tahu apa yang mau mereka cari.

Dengan membayangkan pasar dan konsumennya, Anda bisa merancang produk bisnis yang tepat, menyediakan deskripsi sesuai dengan keunggulan produk Anda, dan memasarkannya ke orang-orang yang tepat pula.

Demikianlah beberapa contoh copywriting yang bisa kita bahas disini. Selamat menulis deskripsi produk, ya!

Bab 1
Teknik Copywriting Jitu: Gini Loh Resep Rahasia Menulis Judul Ciamik

Ketahui teknik copywriting yang baik agar mampu meningkatkan penjualan.


Bab 3
5 Cara Kunci: Belajar Copywriting dengan Mempraktikkannya

Mari belajar membuat copywriting yang baik dan menerapkannya untuk pemasaran Anda.

Rekomendasi Artikel Lainnya

Bagaimana Cara Membuat Branding Produk Yang Baik?
tips membuat video marketing 1
Tips Membuat Video Marketing dengan Budget Tipis