Ingin mulai dan mengembangkan usaha dengan cepat dan efektif       Ya, Saya Mau

Daftar Perusahaan Startup Terbaik di Indonesia yang Bisa Menginspirasi Kalian

Geliat startup tanah air belum menunjukkan tanda berhenti, ini ditandai lewat serangkaian startup baru yang terus bermunculan. BEKRAF, sebagai wadah industri kreatif, mencoba menjembatani animo pelaku bisnis kreatif lewat ragam cara. Satu diantaranya yaitu memberi gelar unicorn untuk startup tertentu.

Mungkin kalian masih awam gelar ini. Sebagai gambaran, unicorn merupakan semacam gelar yang disematkan ke startup yang punya valuasi lebih dari USD 1 miliar. Ini sekaligus membuatnya jadi startup terbaik di Indonesia. Jadi, sudah terbayang kan betapa besarnya startup yang bisa mencapai nilai ini.

Memang, tak semua startup bisa mencapai level ini. Konon, cuma ada empat startup lokal yang mendunia, dengan Bukalapak jadi yang terakhir mengisi daftar startup Indonesia yang sukses. Sebelumnya ada Go-Jek, lalu disusul Tokopedia, dan Traveloka jadi yang ketiga.

 

Go-Jek

Startup Go-Jek

Photo doc: medium.com

Ibarat kata, Go-Jek merupakan aplikasi sejuta umat. Pertumbuhan Go-Jek masih berlangsung, ini dibuktikan lewat rencana ekspansi ke negara tetangga macam Singapura, Thailand, Vietnam, dan Filipina. Sebelumnya, Go-Jek sudah ekspansi ke India dan membuka kantor cabang.

Rasanya, tiap smartphone punya aplikasi ini di dalamnya. Perusahaan startup rintisan Nadim Makariem ini memang tahu betul apa yang jadi masalah di kalangan grassroot. Berdiri tahun 2010, Go-Jek butuh perjuangan ekstra untuk bisa mencapai posisi sekarang.

Awal berdiri, Go-Jek mendapat tantangan hebat dari beragam lapisan. Tapi lewat konsistensi dan inovasi plus dukungan dana yang sepertinya tak berbatas, Go-Jek berubah jadi trend setter untuk startup baru. Alhasil, Go-Jek ada di posisi satu untuk startup lokal dengan valuasi paling tinggi, yaitu USD 1,75 miliar.

Predikat unicorn memang tak salah alamat. Meski begitu, Go-Jek butuh enam tahun sejak berdiri untuk dapat status ini. Kucuran dana yang didapat Go-Jek umumnya dari konsorsium luar negeri seperti Tencent Holding, JD.com, Sequoia, Warburg, NSI Venture, dan lainnya.

Lewat statusnya yang mendunia, beragam penghargaan kerap didapat Go-Jek, baik dari lokal juga dunia internasional. The Strait Times pernah memberi gelar ASEAN of the Year, dan World Knowledge Forum memberi gelar ASEAN Entrepreneur Award. Ini belum menghitung capaian lokal.

Sukses yang didapat tak lantas membuat Go-Jek berdiam menunggu. Inovasi masih diciptakan, antara lain lewat fitur baru yang makin bisa memenuhi hajat khalayak umum. Selain transportasi, beberapa yang populer seperti Go-Car, Go-Food, Go-Clean, Go-Box, Go-Massage, juga lainnya.

Tercatat ada sekitar 200 ribu mitra kerja Go-Jek yang siap melayani konsumen. Jumlah ini kemungkinan masih bisa tambah mengingat ribuan pendaftar baru masih antre. Ini tak lepas dari pangsa besar tanah air yang hanya didominasi dua pelaku besar, Go-Jek dan grab. (Grab tak masuk daftar ini karena bukan buatan anak negeri meski punya valuasi besar).


Panduan Jitu Cara Melakukan Riset Pasar Untuk Start Bisnis

Panduan lengkap tentang cara riset pasar untuk melakukan analisa terhadap produk yang akan dijual serta mendapatkan kumpulan berbagai data dan saran yang bisa digunakan untuk mengembangkan ide bisnis.


Tokopedia

Startup Tokopedia

Photo doc: sentraholidays.com

Secara umur, Tokopedia lebih tua setahun dari Go-Jek. Mulai debut 2009, Tokopedia kini menyandang status sebagai situs belanja terbesar tanah air. Kurang lebih sama seperti Go-Jek, Tokopedia mendapat gelar unicorn setelah enam tahun berdiri meski harus puas ada di urutan kedua.

William Tanuwijaya merupakan sosok dibalik Tokopedia, berduet dengan Leontinus Alpha Edison. Dua sosok ini membangun Tokopedia dari level paling rendah, bahkan bisa dibilang sebagai pionir dalam situs belanja tanah air. Dari yang mula-mula pekerjanya empat orang termasuk dua pendirinya dan tak punya kantor, Tokopedia kini punya ribuan karyawan dan sudah menempati kantor permanen. Jadi, sudah seharusnya kalau startup ini memimpin di segmennya.

Dari awal berdiri, Tokopedia mendapat Bubu Award sebagai ecommerce terbaik Indonesia. Sederet prestasi sudah diukir Tokopedia, dua diantaranya yaitu Best Company in Consumer Industry dari Indonesia Digital Economy Award dan Marketer of The Year dari Marskplus Inc.

Sebagai pemimpin di segmen ini, Tokopedia pernah menelurkan rekor sebagai startup pertama di Asia Tenggara yang mendapat kucuran dana USD 100 juta. Kalau dibuat angka, total valuasi yang dipunya Tokopedia yaitu USD 1,34 miliar.

Jumlah ini didapat dari beberapa konsorsium asing macam Alibaba, Softbank, East Ventures, Beenos Partner, dan banyak lainnya. Gabungan semua konsorsium ini membuat Tokopedia masuk dalam daftar startup Indonesia paling berpengaruh.

Ide awal yang diusung Tokopedia yaitu memberi fasilitas jual beli secara aman di mall online dengan siapa saja bisa mendaftar gratis untuk membuka toko. Beragam produk bisa ditemukan di mall online ini dari beragam toko dan penjual. Tercatat ada lebih dari 1.200 jenis produk yang bisa dibeli di Tokopedia.

Semisal kalian mau terjun ke bisnis toko online, kalian bisa memanfaatkan Tokopedia. Sejatinya, inilah trik yang sering dimanfaakan pebisnis baru saat masuk ke ranah online. Menjadi penjual di Tokopedia tak sulit, tinggal daftar lalu buka toko dan pelanggan akan berdatangan tanpa perlu mengurus perizinan usaha yang kadang rumit.

Fitur yang dimiliki Tokopedia sangat mendukung untuk pebisnis baru. Ini jelas, karena market Tokopedia tak sebatas tanah air, tapi sudah sampai ke Asia Tenggara. Tak kurang tiap tahun Tokopedia mengirim 24 juta produk ke pembeli, dan angka ini diprediksi mengalami kenaikan tiap tahunnya.


7 Langkah Mudah Untuk Membangun Brand Identity yang Kuat Untuk Brand Kalian

Tidak ada perusahaan yang bisa sukses tanpa melakukan promosi identitas. Segala sesuatu yang terkandung dalam nilai brand harus dipersiapkan dari awal. Panduan ini akan membahas secar lengkap.


Traveloka

Startup Traveloka

Photo doc: dailysocial.id

Mulai beroperasi sejak 2012, Traveloka awalnya sebatas situs yang melayani perbandingan harga tiket pesawat. Setahun berselang, Traveloka menambah fitur baru berupa pemesanan tiket pesawat. Sedang fitur pemesanan kamar hotel baru ditambahkan tahun 2014. Debut aplikasi juga dimulai tahun ini.

Tahun 2015, Traveloka termasuk startup yang dibawa presiden saat menyambangi Silicon Valley. Ini bukti kalau prestasi Traveloka tak sekedar isapan jempol dan patut diberi apresiasi, juga layak dipamerkan ke dunia internasional. Itulah sebab kenapa Traveloka berjaya di Asia Tenggara.

Ada tiga sosok di balik layar yang membuat Traveloka sampai ke posisi ini, mereka adalah Ferry Unardi, Derianto Kusumo, Dan Albert Zhang. Menilik kronologi di atas, Traveloka menempuh jalan tak mudah untuk bisa menjadi situs traveling paling laku di tanah air.

Seperti yang kalian tahu, traveling bukan budaya asli tanah air, dan tiga sosok tadi berani berjudi dengan melawan arus lewat riset pasar yang tak biasa. Tapi berkat kemudahan yang ditawarkan Traveloka, perlahan aplikasi ini mulai mendapat ruang. Jadilah Traveloka seperti aplikasi wajib untuk siapa saja yang mau bepergian.

Fitur Traveloka terbilang lengkap untuk urusan traveling. Selain pesan tiket dan hotel, fitur lain berupa pesan tiket kereta hingga akomodasi. Info paling baru, Traveloka kini tak cuma beredar di tanah air saja, tapi sudah ekspansi ke Malaysia, Singapura, Vietnam, Filipina, dan Thailand.

Perkembangan ini tak luput dari kucuran dana yang didapat Traveloka dari investor kakap luar negeri. Beberapa yang tercatat seperti Expedia, East Venture, Sequoia, JD.com, dan lainnya. Yang menarik, dibading dua startup sebelumnya, Traveloka merupakan yang tercepat mendapat gelar unicorn.


Panduan Membuat Perizinan Usaha untuk Bisnis

Ketika bisnis kita sudah berjalan dengan cukup baik, secepatnya kita membuat perizinan usaha untuk bisnis agar terlihat lebih professional dan terpercaya.


Bukalapak

Startup Bukalapak

Photo doc: futureloka.com

Terus berinovasi lewat tayangan iklan yang menggelitik, Bukalapak perlahan mulai banyak dipakai dan diandalkan untuk urusan jual beli. Achmad Zaky merupakan sosok pengisi peran itu, yang sekaligus pemilik dari perusahaan startup ini. Lewat gayanya yang ‘merakyat’, bisa dipastikan Bukalapak akan kian digemari.

Kisah sukses Zaky saat membangun Bukalapak tak jauh dari jatuh bangun. Bukalapak sebenarnya hanya projek portofolio. Awal kisah, Zaky punya rencana membuat startup Suitmedia yang bergerak di jasa konsultasi kreatif di bidang komputer. Dan Bukalapak waktu itu tak lebih dari portofolio yang biasa digunakan untuk menarik klien.

Tak dinyana, Bukalapak mendapat animo besar. Dari yang hanya projek sampingan kini berubah jadi satu diantara platform ecommerce besar tanah air. Bukalapak bisa menemukan celah untuk mengisi kekosongan segmen yang tak diambil ecommerce lain.

Ide bisnis yang diambil Bukalapak sederhana, yaitu menjadi jembatan transaksi jual beli secara online. Bisa dibilang, Bukalapak merupakan ecommerce yang mengerti kebutuhan konsumen tanah air yang banyak maunya. Karena kemampuannya yang demikian, wajar kalau Bukalapak terus tumbuh.

Terkait status unicorn yang didapat Bukalapak, ini bukan suatu kejutan. Ini diamini Zaky selaku CEO Bukalapak meski masih bungkam tentang nilai investasi yang didapat. Biarpun begitu, masuknya Bukalapak di jajaran unicorn baru harus diapresiasi.

Sebagai informasi, Bukalapak belum merilis laporan keuangan sehingga apa-apa yang terkait aliran dana masih tanda tanya, meski diyakini ada peningkatan nilai investasi. Beberapa konsorsium yang ikut andil memberi investasi ke Bukalapak seperti 500 Startup, Gree Venture, dan QueensBridge.

Sampai saat ini, platform Bukalapak, baik berupa situs dan aplikasi, dikunjungi setidaknya 2 juta pengguna tiap hari. Meski begitu, ada kecenderungan khusus kalau Bukalapak akan lebih fokus ke perangkat mobile. Sebagai gambaran, sekitar 61,9% transaksi Bukalapak dilakukan lewat aplikasi.


kebanjiran-order-dari-website-sendiri


Empat startup di atas bak sebuah oase di padang pasir yang dipenuhi aplikasi asing. Paling tidak, empat startup tersebut mampu menjadi tuan rumah di negeri sendiri, meski juga fenomenal di kancah internasional. Berharap, cerita sukses empat startup di atas bisa menjadi inspirasi buat kalian yang punya rencana mengembangkan perusahaan startup.

Rekomendasi Artikel Lainnya
Cara Membuat Landing Page Optimal Menyaring Konversi 2x Lipat
16 Cara Bisnis Properti Tanpa Modal Besar