13 Tips Membuat Desain Cover Buku, Serta Contohnya untuk Pemula

desain cover buku

Percaya tidak percaya, desain cover buku itu sangatlah penting…

…walaupun ada pepatah yang mengatakan ‚ÄúJangan menilai buku dari cover-nya‚ÄĚ.

Tapi kenyataanya, desain cover buku menjadi salah satu faktor penentu, keberhasilan penjualan sebuah buku.

Buktinya, buku-buku yang terpajang di toko buku, hanya mengandalkan tampilan cover-nya saja untuk menarik perhatian pembeli.

Mau tak mau, cover yang  Anda tampilkan harus unik dan bisa bercerita, untuk membuat rasa penasaran calon pembeli, agar melihat buku lalu membelinya.

Memang, tak mudah untuk mewujudkannya.

Tapi, ada peribahasa bilang…

‚ÄúDimana ada kemauan disitu ada jalan. Dimana ada usaha pasti akan ada hasil‚ÄĚ.

Maka dari itulah, panduan ini dibuat.

Dalam artikel ini, saya akan menjelaskan bagaimana cara membuat desain cover buku, yang bisa bercerita kepada pembaca, bahkan sebelum mereka membelinya.

Sebelum Anda memulai desain cover buku Anda…

…jawablah pertanyaan berikut.

Siapa penulisnya?

Penulislah yang akan menulis sebuah buku.

Maka proses awal desain, harus  Anda mulai dari penulis. 

Apakah mereka adalah penulis baru, atau…

Mereka sudah memiliki buku-buku sebelumnya, sehingga sudah menetapkan ekspektasi desain cover buku selanjutnya.

Apakah genre bukunya (Sci-fi, romansa, horor, dll)?

genre buku

Fiksi komersial adalah buku-buku yang termasuk dalam satu genre. 

Misalnya seperti romansa, thriller, fantasi, horor, dan fiksi ilmiah (science fiction). 

Genre-genre ini memiliki gaya desain cover yang abadi dari puluhan tahun lalu. 

Maka dari itu, desain cover buku yang  Anda buat, harus unik agar berbeda dengan buku lainnya.

Contohnya, genre fiksi ilmiah digambarkan dengan adanya sebuah planet yang bukan bumi…

desain cover buku

…atau genre romantis diilustrasikan dengan adanya sepasangan kekasih. 

desain cover buku romansa

Lanskap yang sunyi juga bisa menunjukkan cerita fantasi atau distopia (fantasi yang menakutkan). 

buku fantasi

Kuncinya adalah merangkul apa yang diharapkan, dan menemukan cara untuk menciptakan sesuatu yang berbeda dan baru.

Di mana buku itu akan  Anda jual?

Di musim digital saat ini serta meningkatnya e-reader akhir-akhir ini, banyak penulis yang memilih jalur e-book…

…dibanding menjualnya di toko buku.

Hal ini akan mempengaruhi desain cover buku, yang akan  Anda buat.

Mengapa?

Jika buku berada di Shopee atau Tokopedia, maka cover buku akan menjadi thumbnail saja.

Teks harus lebih besar, jelas dan menarik, saat konsumen menelusuri ratusan cover buku di layar smartphone atau laptop mereka. 

contoh cover buku

Tapi, berbeda halnya dengan buku cetak, yang akan terus hidup di rak di toko buku…

…calon pembeli akan membolak-baliknya, sehingga memiliki pengalaman yang lebih menyentuh dan personal.

contoh cover buku

Kumpulkan informasi ini…

  • Format cover buku

Setelah mengetahui buku yang akan  Anda gunakan dalam bentuk cetak, eBook atau keduanya…

…selanjutnya adalah cari tahu format dan ukurannya.

Format (bahan cover buku) meliputi hardback atau paperback.

Hardback adalah buku dengan cover yang lebih tebal dari karton, dengan jaket debu dan perlindungan ekstra untuk keawetan buku.

Biasanya di perpustakaan dan perguruan tinggi, hardback lebih disukai karena umur yang panjang dan tidak mudah rusak. 

Kalau paperback, cover-nya dari kertas tipis seperti kertas karton..

Paperback biasanya desainer pakai untuk bacaan yang lebih pendek, untuk buku yang dibaca di salon, saat di penerbangan, dan bahkan lounge.

Untuk mengetahui lebih lengkap mengenai cara memilih hardback dan paperback bisa ke artikel ini.

  • Salinan

Ini dapat mencakup: salinan depan, salinan cover belakang (juga disebut sebagai “salinan penutup”), bio/ foto penulis, ringkasan, dan pengesahan.

  • Informasi hak cipta dan lainnya

Informasi lainnya yang tidak kalah penting…

… yaitu logo penulis, perusahaan penerbit serta barcode, agar buku tersebut dapat mereka jual di toko-toko.

  • Anggaran desain cover buku

Baik desainer maupun penulis, harus mengetahui biaya tambahan yang dapat mereka tambahkan selama proses perancangan. 

Ini akan mencakup (tetapi tidak terbatas pada) lisensi font, gambar stok, pengenal ISBN (International Standard Book Number), dan barcode.

Proses desain cover buku dalam 13 langkah

Sekarang, setelah Anda mengumpulkan semua informasi di satu catatan, saatnya memulai proses desain!

1. Kumpulkan inspirasi desain cover buku

Sebelum mulai mendesain, Anda harus selalu mengumpulkan inspirasi visual terlebih dahulu, untuk membantu memandu keseluruhan tampilan, dan nuansa cover buku Anda.

Mengumpulkan ide cover buku yang berbeda, akan membantu Anda memahami apa yang membuat Anda tertarik, apa yang berhasil, dan apa yang tidak…

…sehingga Anda dapat mempersempit apa yang ingin Anda capai, dengan desain Anda.

Sebagai aturan praktis yang baik, usahakan untuk mengumpulkan antara 10 – 20 lembar inspirasi visual.

Setelah Anda mengumpulkan cukup banyak ide, Anda harus mulai memperhatikan pola visual, tema, citra, dan tata letak tertentu yang membuat Anda tertarik. 

Dapatkan berbagai macam inspirasi untuk cover buku anda, klik ini.

2. Pahami elemen-elemen cover buku

Cover buku memiliki tiga bagian wajib: cover depan dan cover belakang, lalu dihubungkan oleh ‚Äúpunggung‚ÄĚ buku.¬†

contoh cover buku

Dibagian halaman depan dan belakang buku, akan direkatkan dengan cover kertas, dan kemudian dipotong sesuai ukuran. 

Kemudian, halaman-halaman buku ber-cover dijahit atau direkatkan menjadi ‚Äúpunggung‚ÄĚ buku, kemudian ditutup dengan kain atau kertas.

Cover kertas akan membungkus depan dan belakang buku, serta menyertakan penutup di kedua sisinya. 

Di banyak printer, ada banyak pilihan premium lain, yang tersedia termasuk pemberat kertas yang lebih tebal, seperti hardback terbungkus linen, stempel foil, pernis, dan emboss. 

Opsi ini menambah nilai tinggi pada desain Anda, tetapi juga meningkatkan biaya setiap buku.

3. Wajib riset pasar

Apapun bisnis yang akan  Anda lakukan, wajib riset pasar untuk mengetahui siapa target bisnis Anda.

Pertimbangkan beberapa pedoman.

Genre fiksi terjual lebih baik dalam paperback…

…sementara sastra, thriller, dan biografi laku dalam hardback. 

Jika itu adalah buku yang mungkin pembaca bawa di pesawat atau ke pantai, itu harus berupa novel. 

Sedangkan, perpustakaan lebih suka hardback. 

Perhatikan poin harga: jangan mendesain novel dengan hardback dan sebaliknya. 

4. Garis besar tema utama buku

Cover perlu mendukung tema yang  penulis eksplorasi di dalam buku, dan juga akan mendukung mood buku. 

Tentang apa buku itu? 

Apakah ini memori yang menyenangkan dan penuh petualangan?

Atau, tentang menemukan jati diri sendiri?

Sebuah buku yang serius harus memiliki tampilan yang relatif serius…

…sedangkan bacaan pantai yang menyenangkan, membutuhkan estetika yang sesuai.

Buat garis besar tema utama buku Anda, dan ingatlah ini saat memutuskan jenis nuansa yang ingin Anda gunakan di sampul buku.

Catatan: 

Jika Anda seorang desainer grafis yang bekerja dengan klien, Anda tidak perlu membaca keseluruhan buku untuk mendesain sampul. 

Namun, Anda harus membaca sinopsis dan beberapa bab pertama, untuk merasakan nada dan suasana buku tersebut.

5. Pilih arah desain cover yang sesuai tema

Langkah selanjutnya, penting untuk mempertimbangkan apa arah desain Anda nantinya…

… dan bagaimana itu bisa sesuai dengan visi dan tema si penulis buku. 

Menentukan nuansa, ibaratnya seperti sedang membuat sketsa dalam desain cover buku.

Apakah nuansa gembira khas anak-anak?

Atau, nuansa sedih yang begitu pilu?

Nantinya, nuansa ini tak hanya berkaitan dengan pemilihan warna saja, tetapi juga grafis untuk desainer masukkan ke dalam desain cover.

Sebagai gambaran, nuansa warna-warni bisa menggambarkan keceriaan.

contoh cover buku dongeng anak

Sedangkan nuansa biru yang beku, bisa menunjukkan kesedihan.

Jangan seperti, nuansa kelabu untuk konten yang humoris.

Memang, pastinya ada banyak buku bagus di luar sana, tetapi tidak semua desain cover cocok untuk setiap buku. 

Cari referensi cover dari judul-judul serupa. 

Pergi ke toko buku dan periksa buku-buku tersebut untuk mengetahui ketebalan dan bahan kertas cover yang desainer lain gunakan. 

Buat catatan tentang apa yang Anda sukai dan tidak sukai.

Informasi-informasi tersebut dapat berguna nantinya dalam proses desain cover, jika Anda menemui jalan buntu.

6. Gunakan hirarki visual

Hirarki visual pada cover buku adalah salah satu kuncinya. 

Anda perlu memastikan bahwa pembaca yang menelusuri rak (baik fisik maupun virtual online), dapat melihat bagian terpenting dari cover terlebih dahulu.

Untuk sebagian besar buku, ini akan menjadi judulnya. 

Namun untuk penulis yang sudah terkenal, Anda mungkin ingin mempertimbangkan untuk menekankan nama mereka, sehingga lebih menonjol daripada judulnya. 

Itu karena para penggemar penulis tersebut, dapat langsung mengenali bahwa itu adalah salah satu dari buku mereka.

contoh cover buku raditya dika

Secara umum, hierarki visual harus menempatkan judul dan gambar sampul yang paling menonjol, kemudian ikuti dengan subjudul (jika ada), lalu tambahkan dengan nama penulis.

Mungkin juga ada hadiah dari buku yang penulis sertakan dalam sampul, tetapi biasanya mereka tempatkan kurang menonjol dibandingkan elemen lainnya.

7. Pilih grafik, warna dan font

Salah satu hal hebat tentang cover buku, adalah hampir tidak ada gaya grafis yang tidak berfungsi. 

Penulis biasanya memiliki imajinasi liar, dan tugas desainer adalah membuat cover yang mewakili semua dunia menakjubkan, yang dibuat halaman mereka.

Namun yang pasti, tidak selamanya desain yang rumit terlihat menarik, dan desain sederhana tidak meninggalkan kesan.

Jika Anda telah mencoba berkali-kali untuk membuat desain cover yang rumit, tetapi tak berhasil juga, maka cobalah untuk membuat yang sederhana atau minimalis.

Misalnya desain cover buku dengan satu objek atau karakter saja, desainer padukan dengan latar belakang polos atau bergradasi.

Pilihan lainnya, Anda juga bisa menambahkan foto, warna, tipografi, ilustrasi, atau desain abstrak lainnya. 

Misalnya saja, untuk cerita yang menyeramkan bisa desainer gunakan warna merah, hitam dan biru pekat.

Sedangkan untuk desain cover buku non fiksi seperti buku-buku bisnis…

…warna yang sering desainer pakai adalah warna orange, kuning atau gradasi warna-warna solid.

contoh cover buku bisnis

Pilihan warna ini mewakili rasa yang membuat otak tertarik, dan minat baca terpanggil.

Dalam memilih warna, Anda juga bisa berpegang pada makna-makna warna secara psikologis.

Kemudian, pertimbangkan pula pesan apa yang gaya grafis ingin kirimkan, ke otak pembeli buku. 

Misalnya, gambar Monas tidak boleh desainer gunakan untuk buku yang diluar Jakarta, misalnya Bali, Surabaya dan Padang. 

Atau contoh lainnya, jenis huruf yang lembut dan latar alami, sering desainer gunakan dalam fiksi wanita…

…sementara gambar vintage menyiratkan latar sejarah.

contoh cover buku sejarah

Perlu  Anda perhatikan juga.

Pikirkan dengan hati-hati tentang darimana sumber gambar Anda berasal.

Jangan sampai cover buku Anda sama dengan cover buku lainnya.

Contohnya, buku Koma Bukan Titik (NulisBuku, 2011) dan buku Koma (Bentang Pustaka, 2013).

contoh cover buku koma

Atau, buku We’ll Meet Again (Capel Island, 2013) & If I Stay (GPU, 2011).

contoh cover buku winter

Apakah Anda menemukan banyak kesamaan?

Maka dari itu, ini sangatlah beresiko.

Hal yang sama berlaku untuk font. 

Pilihlah tipografi yang sesuai dengan era di mana buku itu penulis buat. 

Misalnya, Sans-serif untuk sebuah buku yang berlatar ruang 200 tahun di masa depan…

…tetapi tidak cocok untuk buku non fiksi tentang Perang Saudara.

8. Fokus pada satu gambar

Misalnya saja, dengan memasukkan gambar atau elemen yang mengilustrasikan tema cerita, untuk memancing rasa penasaran pembeli.

Tetapi untuk usaha ini, Anda tidak perlu memasukkan semua gambar dan elemen, demi menggambarkan isi buku, ya…

Cukup satu gambar saja, sudah bisa mewakili tema cerita yang desainer usung. 

Terlalu banyak simbol justru bisa membingungkan.

Apakah Anda familiar dengan buku best seller ini?

contoh cover buku milea

Jika Anda memiliki selera yang berbeda dan ingin menambahkan the real photo, maka sebaiknya manfaatkanlah teknik fotografi, untuk mendapatkan foto yang bisa bercerita.

Jangan ragu-ragu untuk melibatkan seorang fotografer profesional dalam hal ini.

contoh cover buku glass castle

Hindari juga menggunakan foto-foto yang bisa orang lain unduh bebas di internet, atau memakai clipart yang sudah begitu biasa orang-orang pakai.

Tentu Anda tak ingin hasil desain cover terlihat murahan, bukan?

Ada lagi cara lainnya…

Cover buku juga tak melulu dengan mengandalkan gambar.

Anda juga bisa bereksperimen dengan tipografi.

Bermainlah dengan jenis font, ukuran font, warna font dan efek-efek untuk font.

Cukup dengan latar belakang satu warna yang solid atau bergradasi, maka permainan tipografi akan menghasilkan desain cover yang unik, dan mampu menarik minat baca.

Tertarik untuk mencobanya?

contoh cover buku financial decisions markets

9. Tidak cukup dengan judul

Bumbu-bumbu tambahan untuk desain cover buku, bisa dengan menampilkan tagline best seller atau new edition.

Desain cover yang menarik dan judul buku saja, tidak cukup kuat untuk memancing rasa penasaran pembaca.

Makanya, tagline ini bisa memberi gambaran tentang isi buku…

…tetapi tidak secara berlebihan membongkarnya, agar rasa penasaran pembaca tetap terjaga.

Tagline desainer buat dengan jenis font yang lebih sederhana dari judul, dengan ukuran yang lebih kecil namun terlihat jelas.

Baik untuk buku fiksi maupun non fiksi, kehadiran tagline ini bisa jadi Anda perlukan.

contoh cover buku restu langit untuk bumi

10. Jangan lupakan sinopsis…

Sinopsis merupakan penjelasan ringkas mengenai isi buku.

Tentu saja bagian ini penulis tulis dengan singkat, sehingga pembaca bisa sedikit mengetahui tentang isi buku, dan akhirnya penasaran ingin membaca seluruh isi buku.

Sinopsis biasanya desainer letakkan di bagian belakang buku.

Kombinasi antara desain cover buku yang menyita perhatian…

…dan sinopsis yang menarik, akan menumbuhkan rasa ingin tahu.

Ini benar-benar akan menjadi formula ampuh, yang membuat seseorang memutuskan untuk membeli dan membaca tuntas sebuah buku.

contoh  sinopsis

11. Tambahkan juga testimoni

Salah satu elemen pada cover buku yang mampu meningkatkan minat baca adalah adanya testimoni.

Testimoni merupakan pendapat seseorang mengenai sebuah buku.

Pendapat ini umumnya berisi keunggulan atau keunikan isi buku, sehingga pembaca tertarik untuk turut membaca.

Testimoni dari seseorang yang sudah masyarakat kenal luas, akan semakin membuat pembaca terdorong untuk membeli sebuah buku dan membacanya.

Misalnya saja seorang artis atau tokoh masyarakat.

Untuk mendapatkan testimoni ini, penulis bisa mengirimkan surat permintaan kepada seseorang, lalu sertakan dengan versi cetak atau soft file buku.

Jika orang tersebut memiliki waktu yang cukup untuk membaca, maka testimoni bisa segera Anda dapat.

testimoni

12. Kumpulkan feedback

Review lagi dan lagi…

Jangan bosan untuk meminta feedback, atas hasil desain cover buku yang sudah Anda buat.

Terkadang “cover yang bagus” bukanlah cover yang terlihat bagus, untuk buku tertentu.¬†

Artinya, semakin banyak perhatian yang desain dapatkan, maka Anda dapat mengevaluasi apakah cover dapat mengirimkan pesan yang tepat ke banyak orang, atau tidak. 

Mulailah dengan penilaian Anda sendiri, lalu pindah ke penulis dan penerbit. 

Dari sana, biarkan mereka menilai cover sesuai penglihatan mereka. 

Manfaatkan sosial media juga, untuk mendapatkan cover buku terbaik.

Tawarkan beberapa pilihan cover, dan mintalah para pengguna sosial media untuk memilih yang paling mereka sukai.

Cara ini kerap digunakan oleh para penulis, untuk membangun relasi dengan pembaca mereka, dan sekaligus mempromosikan buku yang hendak terbit.

Jangan lupa tanyakan pendapat tentang buku tersebut. 

Jika desain cover bukunya menampilkan seorang anak, mereka mungkin bertanya, ‚ÄúApakah pemeran utama novel ini seorang anak?‚Ä̬†

Atau, mereka mungkin berpendapat bahwa desain tersebut lucu atau memilukan.

feedback

13. Ketahui apa yang printer butuhkan

Oke, desain cover buku sudah hampir selesai…

Selanjutnya adalah gabungkan semua file-file terakhir menjadi satu file datar.

File-file tersebut berisi semua informasi grafis dan teks, terkait untuk sampul depan dan belakang, ‚Äúpunggung‚ÄĚ, serta penutup (jika proyek Anda memilikinya).¬†

Printer hanya menerima satu file lebar yang dapat mereka cetak dan dipotong atau dilipat, agar sesuai dengan ukuran buku terakhir. 

Sebagian besar printer, lebih menyukai PDF berkualitas tinggi, tetapi yang lain menggunakan .ai atau .eps. 

Semua warna harus CMYK, agar mudah dicetak untuk hasil yang maksimal.

Beberapa printer akan dengan hati-hati mengatur seberapa dekat teks Anda, dengan tepi ‚Äúpunggung belakang‚ÄĚ dengan memberikan ukuran tertentu.

Biasanya, printer akan mengatur file cover menjadi full bleed…

…artinya semua gambar atau elemen, melampaui garis trim dan tidak meninggalkan margin putih. 

Setiap printer berbeda, jadi meskipun ada standar industri (0,125-0,25 inci di setiap sisi), sebaiknya komunikasikan langsung dengan printer, untuk memastikan file Anda disiapkan dengan sempurna. 

Bahkan kesalahan perhitungan kecil, dapat menyebabkan teks tidak tercetak di ‚Äúpunggung‚ÄĚ buku, dan malah terguling ke sampul depan atau belakang.

Anda sudah siap mendesain cover buku

Melihat imajinasi penulis menjadi nyata dalam bentuk cover yang indah…

…adalah impian setiap penulis. 

Semoga, sekarang Anda merasa percaya diri, untuk menangani proyek desain buku Anda berikutnya.

Anda juga bisa belajar membuat cover novel best seller, di artikel ini.

Atau, jika butuh cover menarik untuk buku Anda, luncurkan kontes desain cover buku, dan dapatkan ide-ide dari desainer terbaik se-Indonesia, klik disini.

Meika Azrita
Hai! Saya Meika, seorang content marketer dan penulis blog Sribu. Saya menulis konten-konten edukasi seputar marketing, branding, tips desain dan masih banyak lagi. Pepatah favorite saya, "Kegagalan adalah bukti bahwa kamu sedang mencoba." Semangat! ūüėĀ