Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

6 Ide Bisnis Online Kreatif yang Bisa Dijual Online

Ide Bisnis Kreatif? Apa maksudnya?

Setelah mengetahui seberapa besar peluang bisnis online dan jenis-jenis produk yang bisa dijual online, sekarang saatnya mengoptimasi bisnis online Anda!

Sekarang semua orang bisa membuat bisnis online.

Namun, kebanyakan menjual produk yang itu-itu saja, seperti pakaian, peralatan gadget, dan sebagainya.

Sebagai pebisnis online pemula, Anda seharusnya bisa memilih produk yang unik untuk bisnis online Anda.

Ini juga bisa menjadi nilai tersendiri bagi bisnis Anda di mata pasar.

 

Baca juga: Ingin Berbisnis Online? Inilah 11 Cara Sukses Menggunakan Instagram Untuk Bisnis Anda

 

Unik seperti apa?

Unik dalam artian belum terlalu banyak yang menjual produk tersebut.

Selain untuk branding atau mencipatakan wajah unik pada bisnis online Anda, menjual produk unik juga membuat bisnis online Anda menjadi satu-satunya bisnis yang memegang pasar untuk produk tersebut, dalam arti lain tidak adanya kompetitor.

Namun, jangan salah. Tidak ada kompetitor tidak menjamin bahwa bisnis online Anda akan sukses tanpa saingan.

Jangan-jangan malah produk tersebut tidak ada target pasarnya.

 

Baca juga: 10 Cara Pemasaran Online yang Jitu dan Tanpa Kesan Memaksa

 

Sebelum mengetahui ide bisnis kreatif untuk produk bisnis online Anda, Sribu akan memberikan langkah-langkah nyata untuk wujudkan bisnis online kreatif Anda.

Tips Sukses Jalankan Bisnis Online Kreatif

  1. Berpikiran Positif
  2. Mulailah Mencari Masalah
  3. Menulis Ide Bisnis
  4. Lakukan Riset
  5. Mencari Niche Baru
  6. Jangan Lupa Bersantai
  7. Banyak Bertanya
  8. Eksekusi Ide Bisnis

1. Menjaga Pikiran Positif

Pikiran yang baik akan menghasilkan aksi yang baik pula.

Pikiran positif adalah langkah awal Anda untuk mendapatkan ide jualan kreatif untuk bisnis Anda.

Yakinkan diri Anda untuk selalu percaya dengan usaha yang telah dilakukan dan keberhasilan pasti akan datang seiring berjalannya waktu.

 

2. Mencari Letak Permasalahan

“Don’t just start a business, solve a problem.”

Google ada untuk mempermudah pencarian informasi. Tokopedia menjawab keresahan UKM yang sulit mendapatkan tempat untuk menjual produknya, dan Go-Food adalah solusi untuk orang lapar yang malas bergerak.

Hal-hal di atas adalah contoh dari bisnis-bisnis besar yang mampu menjawab atau menjadi sebuah solusi atas satu permasalahan.

Maka itu, Anda bisa mencoba untuk menemukan masalah yang dimiliki pasar yang ingin Anda targetkan lalu mulai merancang ide bisnis kreatif yang bisa menjadi solusi atas permasalahan tersebut.

Mengidentifikasi masalah bisa dimulai dari lingkup terkecil, seperti teman dan keluarga. Apa yang sering mereka keluhkan?

Lalu lingkup yang lebih besar dalam sektor industri di sekitar Anda, apa yang sering membuat konsumen kecewa?

Cukup dengan mempertajam “rasa peka” Anda, sudah cukup untuk mulai memikirkan ide bisnis kreatif.

 

Baca juga: Marketer Wajib Tahu 7 Tren Strategi Pemasaran Online Ini!

 

3. Menulis Ide Bisnis

Studi yang dilakukan oleh Universitas Indiana menemukan bahwa otak dapat mudah mencerna ide yang tertulis dan membuat kita lebih fokus terhadap apa saja yang ditulis.

Misalnya, Anda ingin membuka usaha kuliner. Maka, tuliskanlah makanan apa saja yang akan dibuat, bahan yang diperlukan, dan rincian biayanya.

 

4. Melakukan Riset

Ada dua jenis riset; riset kecil dan riset besar.

Riset kecil bisa dilakukan dengan mencari ide bisnis kreatif yang Anda pikirkan ke halaman Google.

Amati, apakah bisnis tersebut sudah ada atau belum. Jika sudah ada, lihat bagaimana respon pasar terhadap bisnis tersebut.

Di sini, Anda bisa menemukan permasalahan. Mulailah memikirkan solusinya.

Sedangkan riset besar adalah riset kecil yang dilakukan dengan lebih dalam lagi. Tidak hanya melalui Google, Anda juga masuk ke dalam channel atau platform yang ada, termasuk media sosial.

Misalnya pada Instagram, Anda bisa masuk ke hashtag niche salah satu bisnis kreatif.

Lihat profil kompetitor dan amati komentar yang ada serta apa yang sedang dibicarakan.

Amati juga cara kompetitor untuk mengatasi keluhan atau komentar dari konsumen.

 

Baca juga: Manfaat dan Tools SEO Website Untuk Bisnis Online Anda

 

5. Amati Niche Baru

Jangan langsung menyerah ketika tahu bahwa ide bisnis kreatif yang ingin Anda sasar sudah banyak di pasaran.

Anda memiliki kesempatan untuk berinovasi.

Cobalah cari niche bisnis baru dan sisipkan inovasi yang Anda punya.

Pernah mendengar kue tart mie instan?

Terdengar sangat unik.

Padahal hal tersebut hanyalah gabungan dari kedua hal yang sudah sangat umum di pasaran (kue tart dan mie instan).

Contoh lainnya adalah flat shoes merk Damn Heels.

Sepatu ini menjadi favorit para selebriti karena dapat dilipat dan dimasukkan ke dalam tas.

Tyujuannya agar mudah dibawa dan tidak memakan tempat yang banyak sehingga ketika kaki para pemiliknya sudah kesakitan setelah seharian menggunakan sepatu hak tinggi, flat shoes inilah solusinya.

Desain yang stylish dan bahan yang nyaman juga menjadi nilai tambah sepatu ini.

 

6. Menyegarkan Pikiran

Lho, tadi disuruh brainstorming kok sekarang disuruh refreshing?

Ingat, dulu Archimedes menemukan rumus volume saat berada di bak mandi.

ide bisnis kreatif

Santai memang tidak identik dengan kata bisnis itu sendiri tetapi riset sudah membuktikan bahwa 72% orang menemukan ide bisnis kreatif saat mereka sedang di kamar mandi.

Mengapa?

Karena saat itu Anda benar-benar menikmati me-time, mungkin juga melamun.

Otak mengirimkan sinyal untuk rileks. Saat kita rileks, pikiran menjadi jernih.

Intinya, bukan lantas Anda harus ke kamar mandi untuk menemukan ide bisnis yang kreatif. Tetapi luangkanlah waktu untuk bersantai, termasuk meletakkan smartphone sejenak.

 

7. Banyak Bertanya

Mulailah survey pasar dengan mencari target pasar yang potensial dan bertanya seputar ide bisnis kreatif Anda.

Bisa dimulai dari lingkungan keluarga, teman atau berkunjung ke tempat-tempat di mana usaha tersebut sudah dijual.

Dengan meninjau pasar, Anda punya bayangan bagaimana penjualan produk tersebut dan membandingkan produk satu dengan produk yang lainnya.

Bertanya untuk menambah pengetahuan sangat disarankan.

Tapi jangan sampai saran yang Anda terima membuat terbawa arus dan tidak punya pendirian.

 

Baca juga: 7 Langkah Mudah Memulai Bisnis Online

 

8. Eksekusi Ide Bisnis

Ide bisnis sekreatif apapun tidak akan membawa keuntungan apabila tidak dieksekusikan dengan baik.

Setelah membedah ide satu demi satu dan mepertimbangkan poin baik buruknya, kini saatnya Anda mengeksekusi ide bisnis yang terpilih.

Eksekusi bisa diawali dengan perencanaan tahapan yang matang, meliputi rancangan biaya, sumber daya, konsep berjualan, dan strategi pemasarannya.

Ini penting terutama untuk startup atau bisnis yang mulai mencari investor karena besar kemungkinan bagi mereka untuk menanyakan hal-hal detil seputar rencana bisnis.

 

Lalu bagaimana cara saya bisa tentukan ide bisnis kreatif untuk bisnis online yang bisa diterima pasar?

Ada beberapa langkah yang harus Anda lakukan sebelum memilih produk yang ingin dijual oleh bisnis Anda, salah satunya adalah riset pasar.

Langkah tersebut sangat fundamental tetapi butuh waktu yang cukup banyak untuk melakukannya.

Untuk menghemat waktu, Sribu memiliki beberapa ide bisnis kreatif yang bisa diadopsi untuk bisnis online Anda.

 

6 Ide Bisnis Online Kreatif

  1. Atribut Pernikahan yang Tidak Jadi Digunakan
  2. Produk Daur Ulang
  3. Foto Unik
  4. Jasa Mendengarkan Curhatan
  5. Virtual Pop-Up Shop
  6. Konten Digital

1. Atribut Pernikahan yang Tidak Jadi Digunakan

Memang terdengar agak menyedihkan karena Anda akan menjual barang dari orang yang gagal menikah.

Namun tahukah Anda bahwa cukup banyak atribut pernikahan yang tidak jadi digunakan yang bisa dijual, mulai dari cincin, gaun, mahar, souvenir, hingga gedung atau event organizer yang sudah disewa tetapi tidak jadi digunakan.

Bayangkan, ide bisnis kreatif ini bisa menjadi satu marketplace sendiri.

Tidak hanya membantu pihak yang gagal menikah tetapi juga pihak yang sedang merencanakan pernikahan.

2. Produk Daur Ulang

Selain untuk menjaga lingkungan, produk daur ulang juga bisa menjadi sarana keartivitas Anda.

Produk daur ulang dari plastik bisa Anda jadikan tas, pakaian, sandal, payung, dan lain sebagainya.

Ada juga barang lain seperti kursi yang terbuat dari ban bekas atau perabotan rumah tangga dari rotan.

Namun perlu usaha yang cukup besar untuk membuat ide bisnis kreatif ini, termasuk keahlian menjahit dan menentukan pola atau desain produk.

3. Foto Unik

Di era digital seperti sekarang terutama aplikasi Instagram yang telah digunakan oleh semua orang, kebutuhan atau permintaan akan foto meningkat drastis.

Berbeda dengan jasa fotografi atau edit filter foto, produk satu ini berupa pembuatan foto unik.

Seperti karikatur foto, animasi, edit foto imajinasi, dan lain sebagainya.

 

4. Jasa Mendengarkan Curhatan

Ya, Anda tidak salah baca.

Menemukan seseorang yang benar-benar mendengarkan curhatan Anda dan memberikan solusi yang sesuai tidaklah mudah.

Memang, ada yang lebih nyaman untuk berbicara dengan orang yang sudah dikenal.

Tetapi berbicara dengan orang yang sama sekali tidak mengenal Anda juga bisa membuahkan solusi yang tidak bias.

Jangan salah, ide bisnis kreatif ini tidak murah lho!

Karena masih cukup jarang, produk ini biasanya dihargai cukup tinggi.

Contoh pebisnis yang menjual produk ini adalah ZarryHendrik dan Jonathan_end.

 

5. Virtual Pop-Up Shop

Pop-Up Shop ialah bisnis yang menjual merchandise dalam berbagai bentuk.

Merchandise yang biasa dijual memiliki tema tertentu, misal musik, film, anime, dan lain sebagainya.

Namun, Anda juga bisa membuat virtual pop-up shop dengan tema original, yaitu dengan menciptakan produk dengan desain dan tema Anda sendiri.

Beberapa contoh virtual pop-up shop seperti YAJUGAYA dan Kesukaan.

 

6. Konten Digital

Ya, konten digital sudah menjadi produk bisnis online yang cukup populer.

Mudah sekali menemukan bisnis online yang menjual konten digital tetapi sebenarnya produk ini memiliki keunikannya masing-masing tergantung siapa yang membuatnya.

Dengan menjual produk ini, Anda bisa menyalurkan kreativitas.

Konten digital bisa berupa desain grafis, desain pakaian, desain merchandise, desain kemasan, desain interior, desain booth, fotografi, videografi, animator, ilustrator, penulisan, pengelolaan media sosial, dan lain sebagainya.

Anda bisa menjual produk konten digital di Sribu dan Sribulancer.

 

Baca lagi bab lainnya dalam Panduan Bisnis Online agar Anda semakin siap dalam memulai bisnis online!

Rekomendasi Artikel Lainnya
segmentasi-pasar-versi-baru
Menentukan Segmentasi Pasar agar Lebih Efektif dalam Beriklan

Cara Riset Pasar Lengkap Untuk Mulai Bisnis