Bagaimana Dapatkan Komisi Affiliate Dengan Strategi Content Marketing?

Affiliate Marketing adalah teknik pemasaran yang cukup populer. Anda belum tahu? Sederhananya, Anda hanya mempromosikan produk dan layanan perusahaan lain dengan ketidakseimbangan komisi atas penjualan mereka.

Di dalam Affiliate Marketing, Anda bisa menganggap diri sebagai salesperson. Jika ingin komisi lebih banyak, cukup tingkatkan penjualannya. Anda tidak memiliki batasan komisi yang bisa Anda terima.

Lalu, bagaimana cara saya memasarkannya?

Affiliate dan Content Marketing berjalan beriringan. Bentuk Affiliate Marketing biasanya dengan memasukkan link pada artikel atau banner image. Jadi, jika Anda ingin mendapat lebih banyak komisi, maka Anda perlu mengerjakan strategi content marketing Anda!

Hal pertama yang bisa Anda lakukan adalah dengan…

Mengaudit Konten Existing Pada Website Anda

Seperti yang saya katakan sebelumnya, Affiliate Marketing bergantung pada pengembangan konten dan cara pemasarannya.

Jika Anda ingin menghasilkan penjualan, maka Anda harus memenangkan minat pembaca. Ini terjadi dengan membuat konten yang berkualitas dan menarik.

Persaingan dengan kompetitor pasti berat karena ada lebih dari 2 miliar situs di web internet. Ini sebabnya, Anda perlu mengaudit konten yang ada dan memperbaruinya dengan informasi terkini dan bermanfaat bagi calon pelanggan.

Apa contohnya?

Misalnya, Anda memiliki artikel dengan judul “5 Tips Branding Untuk Usaha Anda di Tahun 2018”. Namun, dengan berkembangnya strategi dan adanya tips baru setiap tahunnya, Anda bisa mengubahnya menjadi “10 Tips Branding Yang Efektif Untuk Usaha Anda di 2021”.

Update isi kontennya dengan informasi baru agar calon pelanggan bisa mendapatkan manfaatnya dengan maksimal.

Jika Anda ingin meningkatkan komisi atas penjualan, Anda harus menunjukkan kepada brand kalau konten cukup menarik dan bisa mengarahkan pelanggan ke halaman mereka.

 Setelah itu, Anda bisa ke cara berikutnya yaitu…

Menargetkan Lebih Banyak Orang Dengan Kata Kunci

Kata kunci adalah permintaan pencarian yang bisa membawa pengunjung datang ke website Anda. 

Dengan Anda lakukan riset kata kunci terlebih dahulu, dengan mudah bisa meningkatkan kesempatan keberhasilan pada link untuk Affiliate Marketing.

Misalnya, brand berhubungan dengan layanan web hosting. Anda bisa riset kata kunci terkait web hosting yang sekiranya memiliki volume pencarian cukup banyak per bulannya.

Semakin Anda meningkatkan jumlah pengunjung web, semakin cepat Anda bisa menghasilkan konversi hingga 50% jika menargetkannya sesuai dengan kata kunci yang tepat.

Selama Anda membuat konten dengan kata kunci tertentu, pasti pesaing Anda juga memikirkan strategi yang sama. Anda juga bisa menggunakan tools https://www.plagiarismchecker.co/id untuk menghindari plagiat konten. Selanjutnya Anda harus memastikan hal berikut ini…

Tempatkan Link Afiliasi Anda di Tempat Yang Tepat

Link Afiliasi pastinya Anda tempatkan di dalam konten, tetapi posisinya sangat penting sekali untuk para pembaca konten Anda.

Jika link berada di bagian bawah halaman, maka kemungkinkan sangat kecil orang mau mengkliknya dan melakukan pembelian.

Juga, ketahuilah bahwa menambahkan link afiliasi di bagian pendahuluan akan membuat konten terlihat penuh spam dan terlalu artificial. Jadi, Anda perlu mempertimbangkan hal ini.

Tempat yang ideal adalah di bagian kedua atau ketiga dari artikel. Semakin banyak orang yang notice, semakin banyak klik yang Anda dapatkan.

Perhatikan contoh dari Niche Pursuits di atas.

Penulis bisa menyisipkan link affiliate di dalam kontennya secara natural dan tidak terlalu over-sell. Setelah itu, penulisnya memberikan anchor text “use my link” atau gunakan link saya untuk menggunakan Bluehost dengan bayaran $3.95 per bulan. 

Berkonsentrasilah pada berbagi link yang bermanfaat dan menawarkan nilai atau manfaat bagi pelanggan Anda.


Kesimpulan

Affiliate Marketing adalah cara mudah untuk memonetisasi konten Anda dan membangun pendapatan online.

Metode apa pun yang Anda akan pilih nantinya, pastikan produk yang Anda bagikan relevant dengan audiens Anda, jangan terlalu memikirkan penjualan terus menerus, tapi buatlah konten yang tentunya punya nilai dan manfaat untuk pembacanya.

 

Exit mobile version