Ingin mulai dan mengembangkan usaha dengan cepat dan efektif       Ya, Saya Mau

Panduan Lengkap Memilih Nama Domain untuk Website Perusahaan

Mereka yang tidak bisa beradaptasi dengan perubahan zaman lama-lama akan tertinggal dan tenggelam. Di zaman yang serba digital seperti sekarang, perusahaan yang tidak berubah dan go digital lama-lama juga akan mengalami hal serupa. Perubahan ini bisa dimulai dari mana saja. Salah satunya adalah dengan membangun website yang menarik lengkap dengan nama domain yang mencerminkan nama dan karakter perusahaan.

Website perusahaan ibarat sebuah kantor yang berdiri di salah satu sudut dunia maya. Agar terlihat lebih menonjol, website perusahaan harus dibuat semenarik mungkin. Pemilihan nama domain juga harus diperhatikan. Nama yang mudah diingat akan membantu pengunjung untuk datang kembali. Selain itu, nilai domain sebagai sebuah brand juga bisa terpenuhi.


Apa Itu Nama Domain

Kaitannya dengan website, domain tidak ubahnya seperti nama website itu sendiri. Domain sendiri sebenarnya mengacu pada nama dari server komputer, seperti server website ataupun email server dalam sebuah jaringan komputer ataupun jaringan internet.

Sebagai informasi, sebelum ditemukan nama domain, pengguna harus mengetikkan alamat IP atau IP address yang terdiri dari deret angka untuk mengakses komputer lain yang ada di dalam jaringan yang sama. Namun dengan munculnya domain, nama inilah yang kemudian digunakan untuk menggantikan IP address yang sulit dihafal.

Nama domain adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi sebuah website. Berkat adanya nama ini, pengguna internet kini bisa lebih mudah mengingat nama website.


Kisaran Harga Domain

Google.com, facebook.com dan twitter.com adalah beberapa contoh nama domain yang tentunya sudah tidak asing lagi di telinga masyarakat modern. Jika melihat ketiga nama di atas, kira-kira apa kesamaan yang bisa kalian temukan?

Ketiga nama domain di atas sama-sama menggunakan akhiran atau ekstensi domain .com. Domain .com sendiri termasuk salah satu domain populer yang kerap digunakan atau biasa juga dikenal dengan istilah Top Level Domain (TLD). Selain domain .com, masih ada domain lainnya seperti .web.id, .id, .co.id, .net, .biz dan masih banyak lagi. Pertanyaannya kini, berapa harga domain-domain tersebut?

Daftar harga domain

  • Domain .com: Rp 120.000
  • Domain .web.id: Rp 80.000
  • Domain .id: Rp 250.000
  • Domain .co.id: Rp 100.000
  • Domain .net: Rp 150.000
  • Domain .biz: Rp 175.000

Harga tersebut belum termasuk PPN 10%.

Secara umum, harga standar untuk nama domain sendiri berkisar mulai di angka Rp 80.000 hingga Rp 6.000.000 khusus untuk domain .hosting. Namun untuk domain premium yakni domain dengan panjang 2-4 karakter, harganya bisa lebih tinggi. Itu karena semakin pendek nama domain, secara logika domain tersebut juga semakin mudah diingat.


Tips Memilih Nama Domain

Memilih nama website sebenarnya tidak berbeda jauh dengan memilih nama brand atau bahkan nama perusahaan. Jika kalian sudah memiliki brand atau perusahaan sendiri, pemilihan nama domain ini bisa disesuaikan dari keduanya atau salah satunya saja. Semua itu tergantung dari strategi bisnis yang ingin diterapkan nanti. Namun secara umum, kalian juga harus memperhatikan beberapa hal dalam memilih domain. Berikut tips memilih nama domain untuk website perusahaan.

 

1. Pilih nama domain yang mudah diingat dan diketik

nama domain yang mudah diingat

Bisa dibilang inilah pertimbangan terpenting saat memilih domain. Tujuannya sangat jelas, yakni untuk memudahkan target pasar kalian dalam mengingat alamat website perusahaan. Bayangkan saja bagaimana jadinya kalau nama website yang kalian pilih sulit diingat. Mungkin ada beberapa orang yang datang mengunjungi website kalian. Namun jika di lain waktu mereka ingin mengunjunginya lagi, mereka akan merasa cukup kesulitan.

Karena pertimbangan tersebut, pilihlah nama domain yang mudah diingat. Tolak ukurnya sederhana. Kalau kalian tidak merasa kesulitan dalam mengingat domain tersebut, kemungkinan besar orang lain juga akan merasakan hal yang serupa. Jangan lupa juga, nama yang dipilih juga harus mudah diketik. Jadi cobalah untuk mengetik domain yang dipilih untuk memastikan hal tersebut.

 

2. Pilih nama yang pendek

nama domain yang pendek

Ada banyak keuntungan yang bisa diperoleh dari nama domain yang pendek. Selain mudah diingat, domain seperti ini juga lebih mudah diketik. Akan tetapi kalian juga harus ingat. Domain yang dipilih hendaknya jangan asal pendek. Domain tersebut juga harus mudah dilafalkan.

 

3. Hindari nama yang generik dan pilih yang brandable

hindari nama domain generik

Terkadang memang ada dilema saat memilih nama website. Apakah lebih baik memilih domain yang SEO friendly dan generik atau pilih yang unik dan brandable? Memilih domain dengan nama generik sebenarnya sah-sah saja. Akan tetapi domain seperti ini tidak cocok untuk website company profile.

Domain generik dan SEO friendly lebih cocok untuk website yang murni untuk tujuan pemasaran atau sekedar untuk mendukung website utama. Jika tujuannya untuk branding, memilih nama website yang sesuai dengan brand atau nama perusahaan jelas jauh lebih baik.

Domain yang brandable haruslah unik, terlihat menonjol dibandingkan kompetitor dan mencerminkan karakter dari brand ataupun perusahaan itu sendiri. Untuk membantu menemukan nama domain yang brandable, kalian bisa memulainya dari nilai-nilai ataupun karakter yang dimiliki perusahaan. Visi perusahaan juga bisa menjadi salah satu inspirasi untuk menemukan domain yang tepat.

 

4. Tambahkan kata kunci pada nama domain

kata kunci pada domain

Perusahaan kalian bergerak di bidang apa? Apa layanan atau solusi yang ditawarkan? Dari sini kalian bisa menemukan kata kunci SEO yang bisa ditambahkan ke dalam nama domain. Menambahkan kata kunci ke dalam domain memiliki banyak keuntungan. Selain untuk memperjelas bidang ataupun solusi yang ditawarkan, penggunaan kata kunci pada domain juga memiliki nilai plus dari sisi optimasi On-Page SEO (Search Engine Optimization)


Butuh Jasa Pembuatan Website Company Profile?

Lengkap dengan pelayanan full, dan optimasi SEO


5. Sesuaikan dengan target area

sesuaikan dengan target area

Jika bisnis kalian menargetkan area tertentu, misalnya area Jakarta saja, maka pertimbangkan untuk memilih nama domain yang sesuai dengan tujuan tersebut. Kalian bisa melakukannya dengan menambahkan nama daerah atau nama area pada domain yang dipilih. Misalnya saja jika brand kalian adalah “feshion” dan menargetkan market Jakarta, kalian bisa memilih domain “feshionjakarta” atau semacamnya.

Menambahkan nama daerah pada nama website akan menegaskan area operasi bisnis kalian. Dilihat dari aspek SEO, baik SEO Off-Page maupun SEO On-Page, domain seperti ini juga cukup baik.

 

6. Hindari penggunaan angka pada nama domain

hindari nama domain dengan angka

Selain menggunakan huruf, kalian memang bisa menggunakan angka pada nama domain. Meski demikian, sebaiknya hindari penggunaan angka. Menggunakan angka pada domain akan membuat domain tersebut lebih sulit untuk diketikkan. Selain itu orang juga cukup sulit mengingat angka. Mereka lebih mudah mengingat nama yang bisa mereka lafalkan. Tapi bagaimana kalau brand kalian mengandung angka di dalamnya?

Kalau memang demikian, cobalah alternatif lain. Misalnya saja alih-alih menggunakan angka, kalian bisa mengeja dan mengonversi angka tersebut dalam bentuk huruf. Jadi daripada memasukkan angka “6” ke dalam nama website, akan lebih baik jika menggunakan kata “enam” atau mungkin “six”. Kalian bisa menyesuaikannya dengan pelafalan dari brand tersebut.

 

7. Periksa ketersediaan nama domain di media sosial

periksa ketersediaannya di sosial media

Ingat, nama domain yang kalian pilih adalah bagian dari branding. Jadi agar tujuan branding ini tercapai, sebaiknya antara domain, nama grup dan nama fan page di media sosial sebaiknya sama. Untuk itu, periksa ketersediaan domain yang hendak dipilih di media sosial juga. Pastikan nama tersebut masih tersedia di media sosial.

Idealnya, nama domain yang hendak dipilih memang masih tersedia di semua platform media sosial. Kalaupun tidak, setidaknya nama tersebut masih tersedia di platform yang akan kalian gunakan.

 

8. Pilih ekstensi domain yang tepat

pilih ekstensi domain yang tepat

Ada banyak ekstensi domain yang tersedia. Ada domain .com, .id, co.id, .biz dan masih banyak lagi. Meski demikian, kalian tetap perlu menentukan ekstensi domain apa yang paling cocok untuk website perusahaan kalian nanti.

Pemilihan ekstensi domain harus mampu menjelaskan bisnis yang digeluti. Misalnya saja untuk website profil perusahaan, kalian bisa menggunakan domain .com, .id atau .co.id. Namun jika menginginkan yang lebih spesifik, kalian bisa juga memilih ekstensi domain .agency. Sedangkan untuk toko online, selain ekstensi domain populer seperti .com, kalian juga bisa menggunakan nama domain .store.

Pemilihan ekstensi domain yang tepat akan membantu pasar mengenali industri bisnis yang digeluti perusahaan dengan lebih mudah. Jadi jangan sampai antara nama domain, bisnis dan ekstensi yang dipilih tidak memiliki korelasi sama sekali.

 

9. Lindungi brand kalian

lindungi brand kalian

Melindungi brand itu sangat penting. Jangan sampai brand kalian dibajak, dimanfaatkan atau bahkan dirusak oleh pihak-pihak yang tidak bertanggung jawab. Untuk melindungi brand, kalian bisa membeli domain dalam beberapa ekstensi sekaligus. Misalnya saja selain membeli nama domain dengan ekstensi .com, kalian juga perlu membeli nama domain yang sama untuk ekstensi yang berbeda. Tidak harus membeli di semua ekstensi. Pilih saja ekstensi yang paling populer dan familiar di telinga masyarakat.

Kalau memiliki dana lebih, kalian juga bisa membeli nama domain yang mirip dengan nama yang kalian pilih. Jadi kalau ada pengguna internet yang ingin mengunjungi website kalian dan salah mengetik domain, mereka akan langsung diarahkan ke website yang benar.


7 Langkah Mudah Untuk Membangun Brand Identity yang Kuat Untuk Brand Kalian

Tidak ada perusahaan yang bisa sukses tanpa melakukan promosi identitas. Segala sesuatu yang terkandung dalam nilai brand harus dipersiapkan dari awal. Panduan ini akan membahas secar lengkap.


10. Beli secepatnya domain yang sudah dipilih

beli domain secepatnya

Kalau sudah menentukan nama website, sebaiknya beli domain tersebut secepatnya. Bertindaklah dengan cepat. Jangan sampai domain tersebut dibeli orang lain. Kalau sampai kalah cepat, kalian tentu harus kembali ke awal dan menentukan domain lain yang cocok. Tentu ini akan membuang waktu dan tenaga.

Nama website adalah bagian dari identitas perusahaan. Memilihnya harus dilakukan dengan cermat dan penuh perhitungan. Jangan lupa juga untuk menyesuaikannya dengan nama brand ataupun nama perusahaan yang sudah dimiliki. Pastikan antara domain dengan nama brand memiliki korelasi. Meski demikian, jangan terlalu lama dalam memilih domain. Nama domain bisa terjual dengan cepat, terlebih jika domain tersebut memang bagus dan memiliki potensi untuk diburu di masa depan. Harga domain seperti ini nantinya bisa cukup tinggi. Karena itulah, kalian juga harus bertindak cepat.


Di Mana Bisa Membeli Domain?

Tidak sulit untuk menemukan tempat yang menjual nama domain. Kalian bisa membelinya di website penyedia layanan hosting. Saat ini domain juga biasa dibanderol dalam satu paket hosting. Jadi selain mendapatkan domain, kalian juga bisa mendapatkan layanan hosting terbaik.

Rekomendasi Artikel Lainnya
10 Trend dan Inspirasi Desain Website Company Profile Terbaru
Estimasi Harga Pembuatan Website Berdasarkan Jenisnya
[index]
[index]