Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Pengertian Domain, Hosting, dan SSL serta Hubungannya dengan Website?

search engine marketing adalah

Domain? Apa pengertian domain?

Uang dan internet kini layaknya dua sisi mata pisau yang tak terpisahkan.

Ya, ini karena dengan memanfaatkan internet maka Anda sudah bisa mendapatkan penghasilan tambahan. Tidak percaya?

Sebut saja beberapa Youtubers lokal dan internasional yang mampu menghasilkan uang puluhan juta dalam sebulan hanya dengan membuat konten di Youtube. Belom lagi beberapa pemilik website atau blog yang berhasil meraih pundi-pundi karena Google Adsense.

Anda ingin menghasilkan uang dari internet? Salah satu caranya adalah dengan menguasai ilmu tentang seluk beluk website termasuk pengertian domain, hosting hingga SSL. Ketiga aspek tadi memiliki kaitan erat dalam pembuatan website.

Jadi, Anda yang ingin memonitisasi website di masa depan wajib membaca ulasan ini sampai selesai.

Pengertian Domain

pengertian domain

Ada banyak istilah asing dalam dunia maya yang mungkin Anda temui. Salah satunya adalah domain.

Domain menjadi satu aspek yang tidak bisa dipisahkan saat Anda mencoba membuat website.

Beberapa orang hanya menggunakan istilah domain tanpa memahami pengertian domain itu sendiri. Padahal, memahami pengertian suatu istilah akan sangat membantu Anda dalam menggunakannya di kemudian hari.

Lalu apa arti domain?

Domain merupakan alamat dari suatu website.

Jadi misalkan Anda adalah pelaku bisnis yang ingin mencari freelancer untuk project penulisan artikel, maka Anda harus mengunjungi website Sribulancer.

Tanpa tahu alamat website Sribulancer, Anda tidak akan mendapatkan freelancer yang diiinginkan bukan? Nah, https://www.sribulancer.com merupakan domain dari Sribulancer.

Setiap domain memiliki akhiran yang biasa disebut dengan ekstensi domain. Ekstensi domain ini biasanya terbagi dalam dua jenis yaitu ekstensi domain global TLD (internasional) dan domain ID (regional Indonesia). Beberapa contoh ekstensi domain TLD seperti .com, .org, .net, sedangkan contoh ekstensi domain ID adalah .id, .or.id, .co.id dan lain sebagainya.

Tahukah Anda, jika sebenarnya domain sangat mempermudah Anda untuk mengakses suatu website?

Hal ini karena domain merupakan nama unik yang digunakan untuk megidentifikasi alamat IP dari suatu server komputer. Misalkan, alamat IP Sribulancer adalah 104.28.18.218, maka Anda bisa saja mengetikkan deretan angka tersebut saat ingin mengakses Sribulancer.

Tapi, bukankah menyimpan atau menghafal alamat IP setiap website terdengar sulit?

Apalagi alamat IP suatu website bisa saja berubah. Untuk itulah, nama domain eksis agar Anda bisa lebih mudah saat mengakses dan mengingat nama suatu website.

Pengertian Hosting

pengertian domain

Setelah memahami pengertian domain, maka selanjutnya Anda harus memahami istilah hosting.

Jika domain adalah alamat website, maka hosting merupakan bagian tanah yang sudah dipetak dengan ukuran tertentu untuk mendirikan bangunan.

Secara umum, hosting adalah wadah untuk menyimpan data yang ada dalam suatu website agar data tersebut bisa diakses melalui internet. Data yang disimpan ini bisa berupa tulisan, gambar, database, email, program hingga video.

Apabila nama domain berfungsi untuk mengidentifikasi alamat IP dari suatu server komputer, maka server komputer inilah yang ada di dalam suatu hosting.

Lalu apa bentuk real dari hosting ini?

Hosting merupakan suatu server yang dilengkapi dengan teknologi terbaik. Anda bisa memperoleh hosting dengan menghubungi para penyedia jasa layanan hosting. Ada beberapa jenis layanan hosting di pasaran seperti Colocation Server, VPS (Virtual Private Server), Shared Hosting hingga Dedicated Hosting.

Untuk website standar biasanya lebih identik dengan Shared Hosting. Namun, Anda tetap bisa memilih jenis hosting ini sesuai dengan kebutuhan website.

Apakah hosting hanya digunakan untuk membuat website saja?

Tentu tidak, faktanya ada hal lain yang bisa Anda lakukan dengan hosting seperti membuat toko online, meningkatkan kinerja website, membuat email profesional hingga menginstall SSL untuk melindungi website Anda.

Mengingat hosting menjadi salah satu aspek penting dalam pembuatan website, maka Anda tidak boleh asal dalam memilih hosting. Hosting terbaik haruslah memenuhi kriteria 3S yaitu Speed, Support dan Security.

  • Kriteria Speed di sini berkaitan dengan jenis server, teknologi yang digunakan oleh server, sistem operasi yang digunakan hingga media penyimpanan.
  • Kriteria Support berkaitan dengan pelayanan yang diberikan oleh penyedia jasa hosting untuk kliennya. Hal ini termasuk dengan Customer Support 24 jam hingga bagaimana komunikasi yang dilakukan.
  • Kriteria Security akan berkaitan dengan fitur-fitur keamanan yang dimiliki termasuk back up data dan lain sebagainya.

Pengertian SSL

pengertian domain

SSL merupakan singkatan dari Secure Socket Layer yang merupakan suatu jalur dengan fungsi untuk mengamankan suatu website.

Jadi. SSL akan membuat jalur yang terenskripsi antara web browser pengunjung dan server.

Saat pengunjung mengakses suatu website menggunakan SSL ini, maka data yang dikirimkan aman. SSL menjadi salah satu tameng agar tidak ada pihak lain yang mencuri informasi yang terkirim atau tersimpan dalam website tersebut. Intinya, SSL akan melindungi website Anda.

Lalu perlukah Anda menggunakan SSL?

Beberapa orang mungkin memilih untuk menyepelekan keberadaan SSL. Namun, akan lebih baik jika Anda menggunakan SSL agar website terlindungi dari pencurian data.

SSL sendiri tersedia dalam dua jenis yaitu SSL gratis dan SSL berbayar. Mana yang lebih baik?

Idealnya, SSL berbayar tentu memiliki nilai lebih dibanding dengan SSL gratis. Namun, hal ini tidak mengharuskan Anda untuk menggunakan SSL berbayar jika memang dananya tidak ada. Anda bisa memilih beberapa SSL gratis yang populer untuk melindungi website.

Sebagai informasi tambahan, website yang sudah menggunakan SSL, URLnya akan bertransformasi dari http:// ke https://.

Apa Kaitan Domain, Hosting dan SSL dengan Website?

pengertian domain

Setelah memahami mengenai pengertian domain, hosting dan SSL maka selanjutnya kita akan membahas mengenai kaitan ketiga komponen ini dengan eksistensi suatu website.

Domain, hosting dan SSL merupakan komponen penting yang harus ada saat Anda ingin membangun suatu website. Ketiganya saling terkait dan tidak bisa dipisahkan.

Meski begitu, tidak sedikit orang awam yang hanya ingin membangun website tanpa tahu bahwa domain, hosting dan SSL harus dipersatukan agar website yang dibuat bisa dioperasikan.

Sebagai contoh, Budi berencana membuat website dan ia sudah membeli nama domain yang diinginkan. Lalu ia mengeluh pada temannya karena setelah membeli domain pun, website barunya tetap tidak bisa diakses melalui internet.

Dalam kasus ini bisa kita lihat bahwa banyak orang hanya terpaku pada satu aspek saja saat membuat website. Padahal pembuatan website memerlukan beberapa komponen yang pastinya saling berkaitan seperti domain, hosting dan SSL ini.

Sebagai perumpamaan, website adalah sebuah rumah atau bangunan.

Agar orang lain tahu dan menyadari bahwa rumah atau bangunan itu ada, maka Anda perlu memberikan nama dan alamat yang bisa diakses oleh orang lain. Nama dan alamat inilah yang disebut dengan domain.

Kemudian, pembangunan rumah ini juga diperlukan kavling tanah yang sudah dipetak-petak sesuai dengan kebutuhan. Petakan tanah inilah yang akan disebut dengan hosting.

Setelah bangunan rumah jadi, maka selanjutnya perlu dibangun pagar di sekitar rumah agar lebih aman. SSL lah yang bertindak sebagai pagar di sini.  Perlu Anda ketahui, SSL hanya bisa diinstall jika website Anda sudah memiliki hosting ya.

Jadi, domain akan menuntun pengunjung untuk menuju petakan tanah (hosting) tadi. Di mana di atas petakan tanah tadi sudah ada bangunan yang berisi informasi yang mungkin dibutuhkan oleh pengunjung tersebut.

Yuk, buat website Anda sendiri dengan benar..

Rekomendasi Artikel Lainnya

Panduan Lengkap Cara Membuat Website

Panduan Lengkap Memilih Nama Domain untuk Website Perusahaan