Dapatkan Strategi Branding dan Marketing untuk Meningkatkan Penjualan

Teknik Copywriting Jitu: Gini Loh Resep Rahasia Menulis Judul Ciamik

Apa sih pentingnya teknik copywriting? Apakah Anda tahu berapa banyak orang yang lebih tertarik kepada judul sebuah artikel ketimbang isinya?

Hanya 80%. 20% sisanya tertarik kepada isi artikel. Angka ini berdasarkan studi yang dilakukan Copyblogger.

Bukan berarti isi artikel jadi nggak penting lagi. Tapi kebanyakan pembaca dan konsumen pencari informasi selalu mempertimbangkan judul (apakah ia menarik atau tidak) sebelum mereka mulai menikmati konten.

Dan ya, judul/headline yang menarik mata seperti pintu masuk bagi konsumen potensial. Bayangkanlah sebuah rumah dengan halaman yang hijau dan arsitektur yang menarik, siapapun rasanya bakal tertarik untuk memasukinya.

Itu kenapa judul/headline konten maupun artikel menjadi elemen yang mesti dipercantik semaksimal mungkin.

Di artikel ini kami akan membagi resep rahasia untuk para content marketer yang ingin menulis judul yang menarik hati pembaca.

Menulis judul/headline merupakan salah satu teknik copywriting yang harus Anda kuasai, tak peduli apakah Anda mau menulis listicle atau artikel in-depth.

Nah, apa sih rahasia menulis judul/headline yang menarik perhatian:

  1. Tentukan genre tulisan/konten
  2. Bikin yang potensial viral, tapi tetap untuk pembaca manusia
  3. Kalau perlu gunakan data statistik
  4. Menyertakan nomor di dalam judul

Tentukan genre tulisan/konten

Ketika menerapkan teknik copywriting, hal pertama yang mesti Anda lakukan  adalah menentukan topik/genre tulisan yang ingin Anda sebarkan ke pembaca.

Coba Anda tanyakan ke diri sendiri, beberapa hal berikut sebelum Anda mulai menulis judul konten:

  • Apakah Anda membuat artikel/konten untuk membangun brand Anda?
  • Apakah Anda membuat konten untuk mengulas produk Anda?
  • Apakah Anda ingin membuat konten yang informatif?

Anda mesti menanyakan hal-hal tersebut karena tanpa alasan yang bagus, orang tentu bakal malas membaca konten Anda.

Belum tentu para pembaca atau konsumen Anda mau tahu brand maupun produk yang Anda jual. Karena itulah mereka butuh alasan. Dan biasanya mereka akan bertanya-tanya apakah konten di depan saya berguna bagi saya.

Ambil contoh misalnya Anda seorang laki-laki yang ingin tahu rekomendasi tempat wisata terbaik di Banyuwangi. Kebetulan di saat bersamaan Anda adalah agency travel yang menjual paket perjalanan wisata di seluruh Pulau Jawa.

Bagaimana Anda menarik perhatian konsumen tersebut?

Anda bisa menulis posting blog yang berisi tentang fakta tempat-tempat wisata menarik di Banyuwangi.

Contoh kedua: Anda pengelola brand yang bergerak di bidang agensi yang menyediakan desain posting media sosial. Di saat bersamaan Anda ingin menunjukkan kalau brand Anda sangat ahli di bidang tersebut.

Apa yang Anda lakukan?

Anda bisa meluangkan waktu satu-dua jam untuk menulis tips membuat postingan media sosial jadi menarik.

Genre jadi penting untuk dipertimbangkan, sebab ada banyak sekali tipe konten yang umumnya memancing orang untuk mengkonsumsinya.

Dan berikut beberapa contoh genre tulisan yang bisa Anda rancang untuk dijadikan headline/judul:

  • Rahasia
  • Strategi
  • Fakta
  • Prinsip
  • Cara
  • Ide
  • Trik
  • Pelajaran
  • Tips

Ada indikasi bahwa model postingan yang mengacu pada sejumlah genre diatas memiliki potensi untuk lebih banyak diklik. Artikel dengan headline yang mengandung genre “tips”, misalnya, cenderung lebih banyak dikunjungi.

Data-data di bawah ini menjukkan hal tersebut.

Tampaknya pembaca/konsumen memang cenderung lebih menyukai jenis headline dengan unsur kata “tips” di dalamnya. Tipe seperti ini lebih mampu memancing lebih banyak pengunjung, sekaligus memancing lebih banyak orang untuk membagi kontennya lewat media sosial.

Bikin yang potensial viral, tapi tetap untuk pembaca manusia

Tentu Anda senang dong bila konten yang Anda tulis menjadi viral. Tapi pertanyaannya, bagaimana caranya supaya jadi viral?

Sederhana: bikinlah konten yang menyentuh sisi paling personal dari pembaca.

Kelihatannya sepele, tapi tidak semudah yang dibayangkan. Namun ada data-data menarik tentang tipe artikel yang paling sering dibaca oleh warganet.

Tema headline paling banyak mencuri perhatian. Sumber: Buffer.

Tema makanan, rumah, dan gaya hidup menempati tiga besar jenis judul konten yang paling banyak memancing traffic. Dengan kata lain, konten dengan headline seputar apa yang kita makan sehari-hari, maupun bagaimana gaya hidup manusia modern, adalah jenis konten yang digemari.

Untuk menjadikannya lebih menyentuh, Anda bisa meleburkan tema-tema tersebut dengan pilihan kata-kata seperti “Anda”, “Kamu”, maupun kata-kata personal lain seperti “Gini Loh”, “Gini Cara”. Pokoknya sebisa mungkin gunakan kalimat yang luwes dan terkesan akrab.

Memangnya itu bisa berhasil? Mari kita lihat data berikut:

Situs Moneysmart tergolong cerdas dalam membuat judul/headline untuk kontennya. Mereka selalu menyertakan kata-kata personal di setiap headline-nya. Dan seterusnya seperti bisa Anda lihat, konten mereka memperoleh banjir pengunjung dalam jumlah besar.

Kalau perlu gunakan data statistik

Mungkin Anda perlu menyertakan data statistik di dalam judul. Cara ini mengesankan bahwa Anda adalah pihak yang berkompeten. Teknik copywriting satu ini membantu pembaca/konsumen supaya yakin bahwa konten yang dinikmatinya adalah konten yang benar-benar dibuat secara profesional.

Contoh-contoh headline di bawah ini mungkin bisa membantu Anda membuat judul dengan data statistik sebagai salah satu unsurnya:

  • Indonesia Peringkat 1 Dunia dalam Pengembangan Keuangan Syariah
  • Inilah 10 Negara dengan Jumlah Miliarder Terbanyak di Dunia
  • 5 Negara yang Berinvestasi Terbanyak ke Indonesia Kuartal III-2019

Selalu ada tipe pembaca yang memang cenderung lebih menyukai konten yang penuh dengan data yang kebenarannya bisa dipertanggung-jawabkan.

Namun Anda mesti mempertimbangkan penggunaannya. Kalau Anda mengelola bisnis yang terkadang membutuhkan analisis data (case studies), misalnya bisnis media daring atau agensi marketing, pertimbangkanlah untuk menyertakan data statistik dalam judul headline konten.

Menyertakan nomor di dalam judul

Teknik copywriting satu ini tergolong lawas, tapi masih cukup efektif. Kalau tidak percaya, coba lihat media daring seperti Idntimes.com.

Indtimes.com adalah sebuah media daring dengan jumlah kunjungan sebanyak 36,35 juta setiap bulan, berdasarkan data dari Similarweb. Jumlah itu dicapai terutama karena headline kontennya yang mengandung nomor.

Coba cek judul-judul bernomor seperti berikut ini:

  1. 7 Inovasi Teknologi untuk Para Difabel yang Paling Canggih, Keren Nih!
  2. 5 Hal Utama yang Bisa Memberi Dampak Besar dalam Hubungan Asmara
  3. Penuh Makna dan Majas, Ini 5 Basa-basi dan Sapaan Khas Orang Toraja

Kami menduga penyertaan nomor di dalam judul relatif berhasil menarik perhatian, karena secara ilmiah otak manusia cenderung lebih tertarik kepada sesuatu yang mengandung nomor.

Ini disebabkan karena otak manusia secara otomatis lebih mudah mengorganisir informasi dalam urutan yang logis. Kalau mengambil contoh headline di atas, otak kita secara otomatis mengurutkan informasi yang bakal disajikan lewat konten tersebut.

Dan mengapa ganjil? Rupanya karena otak manusia cenderung lebih menyukai informasi yang disajikan dalam jumlah ganjil. Mungkin karena jumlah ganjil lebih memudahkan manusia menyortir informasi yang dia lihat langsung.

Demikianlah sejumlah rahasia menulis headline yang menarik perhatian. Selalu ingat ya. Anda mesti terus-menerus melakukan eksperimen terhadap judul.

Dan yang lebih penting, tidak semua rahasia teknik copywriting judul di atas bisa kamu terapkan di setiap kondisi. Ingatlah untuk selalu menyesuaikannya dengan tipe konten yang ingin Anda sajikan.

Oh ya. Kalau masih merasa kesulitan menulis headline apik untuk konten Anda, para penulis yang tergabung di platform Sribulancer siap membantu Anda.

Bab Pendahuluan
Sebelum praktek membuat copywriting yang baik, kenali terlebih dahulu apa itu copywriting dan fungsinya untuk pemasaran bisnis Anda

Ketahui teknik copywriting yang baik agar mampu meningkatkan penjualan.

Bab 2
Contoh Copywriting: Cara Jitu Menulis Deskripsi Produk yang Menjual

Meningkatkan penjualan melalui copywriting pada deskripsi produk Anda akan sangat efektif. Ketahui cara jitu menulis deskripsi yang baik di sini.

Rekomendasi Artikel Lainnya

Tren Desain Kartu Nama di Tahun 2016
panduan membuat video marketing 1
Video Marketing adalah Cara Terbaik Pasarkan Brand, Ini Cara Membuatnya