Tag Archives: desain blog

Freelancer

Catat! Ini Dia 10 Tips UX Blog untuk Pemula

User Experience atau  UX adalah cabang ilmu pengabungan antara keindahan desain dan kenyamanan dalam penggunaan suatu produk. Kali ini Sribu akan berbagi ilmu tentang mendesain UX sebuah blog untuk pemula.

lisas_blog

Salah satu kunci untuk membuat UX sebuah blog adalah mudah digunakan, sangat sederhana dan tidak terlalu banyak bereksperimen dengan fungsi. Membuat desain blog mungkin menjadi salah satunya. Berikut adalah beberapa tips desain blog untuk pemula :

 

1. Logo & Judul

Selain penting sebagai identitas, elemen ini juga merupakan elemen penting dari navigasi. Pengguna internet umumnya akrab dengan logo atau judul blog yang mengarah kembali ke halaman depan. So, jadikan logo sebagai pengantar para pengunjung untuk kembali ke halaman utama.

 

2. Navigasi

navigation

Untuk mempermudah pencarian konten yang spesifik, navigasi adalah target utama para penjelajah. Karena di sini seluruh situs, dipisahkan menurut kategori tertentu untuk membuatnya lebih mudah dinavigasi. Penempatan navigasi pada umumnya terletak di bagian atas atau samping, dan mudah terlihat dengan serangkaian pilihan. Karena blog umumnya berfungsi sebagai publikasi jurnal, selain kategori, juga dapat menggunakan tag atau arsip sebagai alat navigasi.

 

3. Search Bar

Image3

Fitur ini sudah termasuk syarat utama, khususnya situs besar dengan ribuan atau jutaan halaman. Penempatan contact search bar memang sudah seharusnya menjadi hal utama pada desain blog, agar memudahkan pengguna menjelajahi blog kamu.

 

4. Konsistensi

konsistensi-seo

Penampilan situs harus memiliki sesuatu yang sama antara halaman sehingga mudah diikuti. Hal ini juga memungkinkan pengguna untuk mengidentifikasi konten utama dan menelusuri halaman lain. Bahwa tujuan dari penampilan dapat mencakup warna dan penempatan elemen penting.

 

5. Warna & Kontras

warna

Banyak orang yang melihat warna sebagai seni yang sangat berpengaruh. Pilihan warna yang tidak sesuai atau bahkan membuat teks sulit membaca bisa berakibat fatal. Ketika bingung dengan pemilihan warna, gunakan kontras hitam dan putih sebagai pilihan. Kontras juga menentukan berat elemen yang lebih penting dan menarik perhatian pembaca.

 

6. Teks & Paragraf

Kesalahan yang paling umum pada desain blog adalah dengan menggunakan teks terlalu kecil, sehingga setiap paragraf tampak penuh sesak. Hal lain yang perlu diperhatikan adalah ukuran perbandingan teks paragraf dengan judul (heading).

 

7. Link

link

Hati-hati! Menghilangkan garis bawah pada setiap link bisa menjadi hal buruk. Pengguna sudah akrab, bahwa link biasanya selalu digarisbawahi. Oleh karena itu, jika kamu ingin mengubah variasi link, pastikan yang masih bisa dibedakan dari teks biasa. Seperti dengan mengubah warna, dll.

 

8. White Space

finding-white-space

Penggunaan white space, atau ruang kosong, berguna untuk membantu pembaca fokus pada menu utama, dan juga memisahkan unsur-unsur, untuk beberapa alasan atau memang harus diprioritaskan secara terpisah. Gunakan white space yang sesuai untuk membantu pembaca menikmati halaman dengan lapang.

 

9. Penggunaan Widget

1358009227_screen_20130112_2232

Apakah kamu memiliki semacam widget yang berguna? Banyak blogger menggunakan banyak widget yang akhirnya membuat halaman terlihat begitu sesak. Akan lebih baik jika kita mencoba, satu per satu, jika ada widget yang tidak berguna, maka hilangkanlah.

 

10. Loading Time

147064_thegoronclub_loading-time-art

Hosting dapat menjadi sumber yang murah agar tidak lambat dalam melayani pengunjung. Kebanyakan pengunjung tidak tahan menunggu presentasi halaman yang lambat, bahkan cenderung menutup halaman dengan segera.

Membuat desain UX untuk blog bagi pemula bisa saja menjadi hal sederhana asal tahu langkah-langkah mudahnya. Semoga tips di atas dapat membantumu dalam membuat blog yang efektif dalam menarik pengunjung ya.

Apakah Anda memiliki tips lain? Jangan sungkan untuk berbagi. Silahkan tulis pendapat Anda pada kolom di bawah ini.

Read More
Freelancer

13 Tips Ahli dalam Desain Blog untuk Pemula

Desain blog dapat semudah menginstal tema dan menambahkan beberapa widget. Tetapi jika kamu ingin menggunakan blog dengan serius dan ingin menonjolkannya secara visual, langkah pertama adalah memahami prinsip-prinsip desain. Setelah kamu memahami apa yang membuat desain blog menjadi lebih baik, maka kamu dapat mulai bekerja sendiri dan menjadi seorang desainer blog berbakat.

BlogMore2

Jika kamu melihat gaya blog design paling populer yang telah banyak beredar di Internet, mungkin kamu juga ingin membuat blog kamu terlihat seperti itu. Namun, bagaimana caranya? Berikut adalah 13 tips ahli desain blog yang Sribu kumpulkan untuk kamu khususnya para pemula.

 

1. Membuat Keputusan Desain “Goal-Driven”

Bagaimana melakukannya? Apakah Goal-Driven itu? Yaitu melakukan sesuatu yang termotivasi oleh tujuan.

Kamu harus memiliki hirarki visual yang mengarah pada panggilan untuk bertindak (calls to action). Dalam istilah sederhana, fitur utama atau serangkaian berita harus diakhiri dengan calls to action. Kemudian pasang headline/panggilan untuk bertindak pada tempat-tempat yang sering banyak dilihat pengunjung. Hal ini mempermudah pengunjung untuk melakukan tanya jawab.

1

Tujuan dari situs Hello Bar adalah agar kamu segera “Sign Up” atau “Try it Out” dan desain mereka membuatnya dengan jelas.

 

2. Gunakan Maksimal 2-3 Fonts

2

Gunakan salah satu font untuk logo, satu font untuk judul, dan satu font lagi untuk body content. Jika berlebihan, maka desain blog akan terlihat sangat berantakan dan itu mengakibatkan ketidaktertarikan orang lain pada blog kamu.

 

3. Gunakan Maksimal 2-3 Warna

2

Blog kamu harus memiliki warna utama, warna abu-abu, dan warna untuk tombol calls to action.

Warna utama adalah warna yang pertama kali akan dilihat orang. Pada Hello Bar, mereka menggunakan biru muda.

Naungan abu-abu akan membantumu menekankan aspek tertentu dari desain secara halus.

Sedangkan warna pada calls to action harus dibuat mencolok agar mempermudah orang lain menemukannya.

 

4. Pilih Skema Warna yang Sesuai

4

Memilih skema warna juga harus sesuai agar melengkapi keindahan desain blog kamu. Warna harus membawa makna yang mendalam. Untuk menemukan skema warna ilmiah yang sesuai, mulailah dengan warna utama dan temukan warna tambahan dengan ColorSchemeGenerator.com.

 

5. Perhatikan Kehalusan di Gradien, Shadows, dan Textures

Desain blog kurang lebih seperti makeup. Dengan gradien, shadows, dan textures, akan membuatnya begitu halus jika harus lihat dari dekat.

Kamu akan melihat bahwa blog sangat baik. Tapi kamu harus teliti menggunakan 3 unsur itu. Perhatikan secara detail kombinasinya agar blog terlihat menarik dan tidak terlalu “ramai”.

 

6. Terapkan Global Light Angles pada Gradien dan Shadows

6

Sebuah tujuan seni desain adalah untuk membuat hasil akhir seolah tampak hidup.  Begitu pula dengan desain blog. Salah satu cara untuk melakukannya adalah mempertahankan global light angles di semua gradien dan shadows.

 

7. Memakai Ruang Putih

7

Selain efektif menggunakan padding dan margines, cara terbaik adalah dengan menggunakan ruang putih yaitu menyingkirkan segala sesuatu yang tidak memberikan kontribusi terhadap pencapaian tujuanmu.

 

8. Pisahkan dengan 1-Pixel Borders

8

Borders membantu membersihkan desain dan untuk memisahkan bagian yang berbeda secara visual. Alasan menggunakan 1-pixel border adalah karena mereka bersih dan membuat blog terlihat lebih rapi.

 

9. Menjalankan Grid-Based Alignment

9

Ini adalah salah satu tips yang lebih rumit. Jacob Cass, dari JUST™ Creative, memperkenalkan 960 grid. Ini adalah template Photoshop yang membantu menyesuaikan desain dengan sempurna dan tepat.

 

10. Menjalankan Subhead Hierarchies di Konten Kamu

10

Jika kamu ingin mengomunikasikan serangkaian pikiran atau proses (yaitu posting blog), gunakan subhead hierarchies ditambah dengan short body copy untuk membuatnya mudah digerakkan.

 

11. Desain dengan CSS

11

Proses mengambil desain dan meletakkannya di situs web, lebih rumit daripada yang kamu pikir. Pada intinya, kamu mengambil gambar dari file Photoshop dan menetapkannya sebagai latar belakang daerah tertentu dengan HTML dan CSS.

Jika kamu memiliki banyak daerah background yang rumit, maka ini berarti bahwa website akan perlu memuat banyak gambar yang akan memperpanjang waktu loading.

Salah satu cara untuk mempermudah ini adalah untuk merancang detail sederhana dengan CSS. Berikut adalah beberapa elemen desain yang dapat kamu tambahkan dengan CSS :

Borders – {border: 1px dashed #CCC;}

Frames – {border: 1px solid #CCC; padding: 1px;}

Text Shadows – {text-shadow: 1px 1px 1px #CCC;}

Box Shadows – {box-shadow: 10px 10px 5px #CCC;}

Rounded Corners – {border-radius: 5px;}

Kamu juga dapat menggunakan CSS untuk membuat gradients, transitions, animations, font-faces, dll. Namun biasanya ini tidak terbuka pada browser lama.

 

12. Mempercepat Desain dengan Small, Repeating, Background Images

Jika kamu menggunakan gambar untuk membuat latar belakang desain blog, buatlah sekecil mungkin sehingga akan membuat loading lebih cepat. Kemudian gunakan CSS untuk membuat tema repeat-x/repeat-y.

 

13. Menjaga Konsistensi pada Calls to Action

13

Tips terakhir adalah untuk mempertahankan desain yang konsisten pada tombol calls to action. Ini membantu orang menemukan apa yang mereka cari. Ditambah lagi, jika mereka melihat tombol yang sama tiga kali pada halaman, mereka akan melihat dan berpikir, “Saya mungkin harus mengklik itu.”

 

Desain blog yang menarik akan membantu membuat blog menjadi lebih baik. Ini bertujuan untuk menarik para pembaca untuk menyelami blog lebih dalam lagi dan jika blog kamu merupakan blog bisnis, maka hal ini akan sangat menguntungkan karena tujuan utama blog yang menarik adalah agar orang lain senang membacanya.

Read More
Freelancer

Inilah 6 Flat Design WordPress Terbaik

Belakangan ini, seringkali kita melihat berbagai desain yang nampak simple namun begitu memukau. Desain dengan sedikit palet warna yang digunakan desainer ini berhasil menarik perhatian masyarakat awam. Desain yang dikenal dengan istilah flat design ini telah menjadi tren desain web terfavorit! Ini adalah tren yang juga berkembang di industri desain WordPress. Jenis desain ini telah berhasil mencuri perhatian para WordPress designer untuk menggunakannya pada saat mendesain sebuah website atau pun blog.

17230.pic

Selain simple dan menarik, flat design juga sangat menyenangkan bagi pengunjung situs mobile. Navigasi mudah dan elemen desain yang cenderung lebih ringan membuat flat design menjadi salah satu tipe desain andalan desainer web. Bingung flat design seperti apa yang sekiranya akan cocok untuk website yang kamu kerjakan atau untuk websitemu? Coba lihat 6 flat design untuk WordPress berikut ini!

 

1. Missingidea

1

Tema seperti ini adalah tema yang sangat memukau dan menarik perhatian karena kamu juga dapat menambahkan video pada latar belakang template tema ini. Variasi warnanya yang cerah juga tidak membuat pandanganmu terganggu. Dengan menggunakan tema ini, kamu juga bisa memuat slide pada latar belakang websitemu.

 

2. PlanusWP

2

Flat design seperti ini hanya menggunakan foto beresolusi tinggi sebagai latar belakang dan menggunakan beberapa tipografi sebagai elemen desain lainnya. Logo yang ditampilkan menggunakan flat design sehingga website ini tampil begitu sederhana, namun juga menawan. Tipe flat design seperti ini memberikan fleksibilitas yang baik untuk tampilan website di berbagai platform.

 

3. Salmon & Cream

3

Jika kamu sedang mencari tema yang tepat untuk WordPress, desain tema ini pasti menjadi salah satu yang perlu dipertimbangkan. Dengan flat design seperti ini, kamu juga dapat mengubah scroll tak terbatas atau menonaktifkannya. Tema ini juga mendukung grafis resolusi tinggi dengan mudah.

 

4. Amplius

4

Amplius adalah tema WordPress keren, profesional, dan mudah disesuaikan. Flat design ini juga memiliki fitur yang memungkinkan para penggunanya untuk memasukkan berbagai macam item yang disisipkan dalam sebuah website.

 

5. FlattyPlus Multipurpose WP Theme

5

Tema ini memungkinkan kamu utnuk melakukan drag and drop berbagai elemen pada websitemu. Kamu bisa melakukan pengaturan sesuka hati dengan mudah! Ada sekitar 20 bagian berbeda yang bisa kamu sisipkan ke dalam wesbitemu, seperti galeri gambar, animasi, dan showcase portofolio. Semua tergantung pada apa yang kamu butuhkan untuk situsmu.

 

6. Keen

6

Keen adalah tema blog minimalis yang cocok untuk digunakan pada blog yang akan banyak memasukkan gambar dan berbagai elemen visual lainnya. Tampilannya ini sungguh memberikan kesan clean dan simple sehingga pengunjung blog/situs tidak akan merasa kerumitan ketika menjalankan

 

Beberapa contoh diatas hanya sebagian kecil dari flat design keren yang bisa digunakan oleh WordPress user. Kesederhanaan flat design untuk WordPress membuat efek yang senada dari semua komponen. Fleksibilitas flat design akan memberikan banyak pilihan kepada WordPress user dan juga memberikan kemudahan bagi pengunjung situs dalam menjelajahi situsmu. Jika kamu adalah salah satu desainer yang mampu mendesain website menggunakan flat design dengan baik, bergabung saja menjadi web designer freelance di Sribu atau di situs penghubung antara Freelancer dengan Klien.

Read More

Diliput Oleh

[index]
[index]