Tag Archives: Email

Marketing

3 Alasan Pentingnya Email Marketing (BONUS: 10 Tips Membuat Subjek Email Menarik!)

 

“Don’t judge a book form its cover” –George Elliot, The Mill on the Floss (1860)

Tidak semua orang dapat membuat email marketing yang efektif karena ada banyak aspek yang mesti diperhatikan. Anda beruntung, karena melalui tulisan ini, saya bersama tim Sribu akan membeberkan cara agar email marketing yang Anda kirimkan ke para calon pelanggan atau pelanggan setia Anda memiliki kualitas yang tinggi hanya melalui email subject.

Read More
Freelancer

10 Hal yang Perlu Diperhatikan Saat Mendesain Email untuk Mailing List Anda

1

Email terus menjadi salah satu cara memasarkan suatu produk maupun jasa yang paling populer karena melalui email, perusahaan bisa langsung berinteraksi dengan pelanggan mereka. Seperti hal lainnya, dibutuhkan rencana untuk membuat email yang baik sehingga pesan dalam email tersebut tersampaikan dan juga mampu menggerakan pelanggan untuk membeli produk atau jasa Anda. Bila Anda ingin mendesain email yang menarik, Anda harus memberi kesan yang baik dan menyampaikan pesan dengan cara yang menarik. Jangan lupa untuk memasukkan unsur persuasi di dalamnya sehingga penerima email bisa semakin tertarik dengan ajakan Anda. Check mailing list Anda dan cobalah untuk memulai menciptakan desain yang menarik untuk penerima.

1. Menghitung Secara Transparan

2
Periksa kembali baris subjek yang terdapat pada email, body copy, nama pengirim dan bahkan pre headers yang Anda gunakan pada mailing list Anda. Gunakan kata-kata dan frase yang menarik tanpa perlu membingungkan penerima email Anda. Jika Anda tidak membuat email Anda menarik, mungkin email yang Anda kirimkan tidak akan dibaca oleh penerima atau mungkin dihapus dan ditandai sebagai spam. Anda bisa memberitahu identitas Anda kepada pembaca, apa yang akan mereka baca dan apa manfaat setelah membaca email tersebut. Desain email yang akan Anda kirimkan kepada mailing list Anda bisa diatur sedemikian rupa seperti nama pengirim dalam font besar dan berbagai pengaturan lainnya.

 

2. Ikuti Pola Konvensional

3

Orang-orang akan mengharapkan kesamaan tertentu dalam semua email yang mereka dapatkan. Misalnya, ketika merancang untuk perangkat genggam, pastikan untuk membuat tombol besar serta mudah diklik dan link mudah dicopy. Pastikan email yang Anda kirimkan mudah dibaca dan tidak terlalu panjang.

Jika Anda menempatkan link tambahan dalam salinan email Anda, pastikan bahwa mereka muncul dalam warna kontras untuk membuat link tersebut menonjol. Jangan pernah menaruh link terlalu berdekatan karena akan mengganggu jika pengguna tidak sengaja tekan link yang berbeda. Pastikan juga link yang disematkan memberikan hal yang menarik bagi pembaca.

Cara yang baik untuk membuat ini efektif adalah untuk menggabungkan keuntungan dari mengklik tombol itu sendiri. Misalnya, tombol yang ideal copy akan “mendapatkan demo gratis sekarang.”

 

3. Meminimalis : Berkata Lebih Banyak Tanpa Kekurangan

4

Tidak ada yang membuat waktu untuk membaca terlalu banyak, terutama pengguna ponsel untuk mengecek email dari mailing list mereka, jadi jangan menulis banyak dalam body copy email Anda. Pembaca hanya akan memindai email untuk hal-hal yang mereka minati bukannya membaca email seluruhnya. Pisahkan potongan teks menjadi potongan-potongan kecil yang lebih mudah untuk dipahami.

Sebuah email pemasaran, misalnya, memiliki tujuan mendapatkan pembaca untuk mengklik kembali ke website Anda. Jangan membuat sepotong teks menjadi panjang. Bagaimana pun, teks yang lebih panjang biasanya hanya akan membuat email Anda berakhir pada folder trash. dan bukan pada email dari mailing list mereka.

 

4. Buat Email yang Bisa Dibaca dengan Cepat

5

Pembaca suka membaca email dari mailing list dengan cepat, sehingga buatlah email yang mudah untuk dibaca. Penggunaan judul yang to-the-point dan penekanan konsep yang signifikan dalam huruf tebal akan membuat pembaca langsung membaca inti dari pesan tersebut.

 

5. Menyederhanakan Konten

Desain email untuk mailing list Anda dengan menyertakan konten yang lebih sederhana. Dengan cara ini, Anda akan memudahkan pembaca untuk membaca email dan menangkap maksud dari email yang dikirimkan.

 

6. Mengulangi Call For Action

7

Dalam email marketing, call for action adalah seluruh alasan untuk mengirim pembaca Anda sebuah email yang mampu membujuk pembaca untuk melakukan hal yang Anda inginkan. Oleh karena itu Anda sebaiknya membayar layanan pengiriman email untuk mengirimkan email yang berisikan call for action secara berulang di kemudian hari, terutama jika email Anda memiliki konten yang relevan jika dikirimkan berulang-ulang dalam waktu yang lama. Tentu Anda tidak ingin mengulang-ulang mengirimkan pesan yang sama, bukan?

 

7) Batasi Jumlah Pilihan

Jika email yang dikirimkan pada mailing list Anda bermaksud untuk menawarkan berbagai pilihan, sebaiknya Anda memberikannya sedikit pilihan agar para pembaca tidak mendapatkan terlalu banyak informasi pada emailnya. Giring pembaca untuk segera melakukan sesuatu yang Anda inginkan tanpa membuatnya merasa bingung terlebih dahulu.

 

8) Mengandalkan Whitespace

8
Whitespace sangat efektif bahkan dalam desain email untuk dikirimkan ke penerima yang terdaftar pada mailing list. Whitespace yang tersedia sangat berguna untuk memudahkan pembaca menyerap pesan yang penting. Jika Anda menggunakan banyak elemen format penulisan, maka menggunakan whitespace akan membuat pembaca untuk fokus pada hal-hal yang penting. Tanpa whitespace, body email Anda dapat muncul sebagai bentuk blok besar penuh tulisan yang membuat pembaca tidak tertarik untuk membacanya.

 

9) Kata Khusus pada Desain Email Responsif

Saat ini, orang akan mencari smartphone mereka sekitar 150 kali sehari! Selain itu, 4 dari 5 orang akan menghapus email jika isi email itu tidak berhasil memberikan pesan yang menarik pada smartphone mereka. Ini berarti bahwa Anda harus lebih memfokuskan perhatian Anda untuk memberi pesan yang lebih bermanfaat dan to-the -point kepada pembaca.

Penggunaan berbagai media dalam desain email responsif akan dibutuhkan. Media adalah seperangkat unik gaya CSS yang baik dengan pengaturan dinamis dengan berbagai ketentuannya. Dengan pengaturan email responsif dapat membantu Anda membuat email yang lebih mudah dibaca pada berbagai ukuran layar. Saat ini, tidak semua gadget bisa mendukung penggunaan email responsif. Itu sebabnya desainer harus terus mengikuti apa perangkat yang mendukung email responsif. Itu lah mengapa penggunaan email responsif harus dicoba pada berbagai device yang berbeda.

Perangkat pendukung email responsif di antaranya :

  • Android 4.x Email OEM app
  • iOS Mail app
  • Windows Phone 7.5
  • BlackBerry Z10
  • BlackBerry OS7

 

10) Desain Email Untuk Pembaca

Seperti dengan semua aspek lain dari desain web, pekerjaan desainer adalah mendesain untuk pengguna dalam rangka untuk meningkatkan pengalaman pengguna. Itu harus menjadi prioritas nomor satu. Jika tidak, email Anda tidak akan menjadi sebuah ledakan besar bagi pembaca Anda dan pelanggan.
Ada begitu banyak hal yang perlu dipertimbangkan ketika mendesain email untuk mailing list Anda, mulai dari transparansi dan mengikuti pola konvensional untuk minimalis dan whitespace. Jika Anda ingin menghubungi orang-orang melalui email, maka Anda harus mencoba email responsif agar para pembaca dapat membaca email dengan lebih nyaman.

 

Hal yang perlu Anda perhatikan selain desain adalah beberapa penyedia layanan dan perbedaannya. Itu akan menjadi tolak ukur Anda dalam pembuatan email untuk upaya meningkatan angka penjualan Anda. Desain email yang akan dikirimkan ke mailing list Anda akan sangat membantu untuk menunjukkan apa dan bagaimana manfaat dari email Anda. Ini sangat mempengaruhi para pembaca Anda untuk mengikuti arahan yang ada dalam email Anda atau pun tidak. Mungkin Anda bisa mencari inspirasi yang lebih pada website resmi Sribu.

Read More
Branding

3 Penyedia Layanan Email Gratis dan Perbedaannya

Dalam upaya meningkatkan angka penjualan dalam bisnis Anda, pastinya Anda akan membutuhkan kegiatan marketing.  Maka dari itu, akses komunikasi yang tersedia haruslah memudahkan Anda sebagai pemilik bisnis. Untuk memudahkan berbagai kegiatan tersebut, Anda akan membutuhkan email. Email adalah salah satu media komunikasi online yang diminati karena mudah untuk digunakan, cepat dan gratis.

Banyaknya penyedia layanan email gratis tentunya juga menawarkan berbagai layanan dengan spesifikasi yang berbeda-beda. 3 diantaranya adalah Outlook (Microsoft), Yahoo Mail (Yahoo) dan juga Gmail (Google). Apa saja sih perbedaannya?

Read More
Branding Uncategorized @id

7 Cara Efektif Meningkatkan Penjualan Melalui Email

Bagi para pemilik usaha, kenaikan angka penjualan tentunya menjadi hal yang didamba-dambakan. Berbagai kegiatan marketing dijalankan sehingga bukan hanya untuk meningkatkan brand awareness saja, namun juga meningkatnya keuntungan yang diperoleh. Bagi Anda yang sudah melakukan kegiatan marketing secara online, Anda pastinya juga akan memerlukan sarana kegiatan marketing lain yakni, email.

Dengan data berupa alamat email pelanggan Anda yang telah Anda dapatkan melalui kegiatan marketing sebelumnya, Anda dapat menggunakan layanan pengiriman email massal seperti Mail Chimp, Get Response dan lain-lain untuk memperluas media pelaksanaan kegiatan marketing Anda. Ingin tahu bagaimana caranya? Simak 7 cara efektif meningkatkan penjualan melalui email di berikut ini!

1.       Rencanakan Campaign Anda

       YTo0OntzOjM6InNyYyI7czo0ODoidXBsb2Fkcy9idXNpbmVzc19tb25leS9zaHV0dGVyc3RvY2tfMjkzMzc5NDkuanBnIjtzOjU6InByb3B4IjtpOjgwMDtzOjU6InByb3B5IjtpOjU1MDtzOjI6InpjIjtpOjE7fQ

Agar email yang Anda kirimkan efektif, Anda harus mengetahui apa saja yang menjadi tujuan Anda dalam melakukan kegiatan marketing melalui email. Agar kegiatan online marketing menjadi lebih praktis, Anda juga harus memperhatikan dan melakukan beberapa hal seperti:

– Buat daftar tujuan dengan detail

Dengan daftar tujuan yang terperinci, Anda dapat membayangkan hal apa saja yang akan Anda sampaikan kepada calon pelanggan melalui email-email tersebut.

– Kenali target market

Setelah itu, Anda juga harus mengetahui seperti apa karakteristik orang-orang yang akan Anda kirimkan email, sehingga Anda juga dapat mengetahui kebutuhan apa yang dapat Anda penuhi melalui penawaran pada email Anda.

– Ciptakan persona dari brand Anda

Anda harus dapat menentukan ciri khas dalam berkomunikasi ala brand Anda. Pastikan juga ciri khas ini seragam dan konsisten sehinga brand Anda nampak berbeda dibandingkan brand lainnya.

2.       Ketahui Kebutuhan Pelanggan Anda

 examining-customer-needs

Setiap orang tentunya memiliki kebutuhan yang berbeda-beda. Maka dari itu, pastikan Anda mengetahui kebutuhan target market Anda sehingga Anda dapat memberikan penawaran yang menarik untuk mereka. Berikut adalah proses yang dilewati target market hingga melakukan pembelian:

– Recognition

Pada tahap ini, target market belum mengenal brand Anda. Ini dalah waktu yang tepat untuk memperkenalkan brand Anda kepada target market. Pada masa ini, Anda harus konsisten untuk terus menerus membicarakan brand Anda.

– Awareness

Pada masa ini, target market sudah mengenal brand Anda, namun kebutuhan akan jenis produk atau jasa yang Anda tawarkan belum dibutuhkan oleh target market. Bangun brand awareness dengan memberitahukan secara garis besar mengenai jenis produk ataupun jasa yang brand Anda tawarkan.

Consideration

Di masa ini, target market sudah memiliki kebutuhan akan jenis produk maupun jasa yang brand Anda tawarkan. Inilah saatnya bagi Anda untuk unjuk gigi dengan berbagai kelebihan produk atau jasa dari brand yang Anda tawarkan.

– Purchase

Pada masa pembelian ini, customer akan menggunakan produk atau jasa yang ia butuhkan. Berbagai impresi akan mucul pada saat proses penggunaannya. Pastikan bahwa Anda telah memberikan produk atau pelayanan terbaik dan juga menerima keluhan pelanggan dengan baik.

3.       Keep It Simple

 tumblr_my0y1fFHjW1r5jbj7o1_1280

Pada saat menyiapkan email campaign, buatlah workflow yang simple, jangan atur pengiriman email dengan variabel yang berlebihan. Selain itu, pada email yang dikirim, pastikan email telah menggunakan bahasa yang personal, dan pastikan juga email Anda berhasil mengajak penerima email untuk berkunjung ke landing page yang telah disiapkan. Anda juga boleh menggunakan email tersebut untuk menawarkan ebook yang Anda ingin bagikan secara cuma-cuma. Jika ada potential customer yang mendownload ebook yang Anda tawarkan pada email pertama, jangan ragu untuk mengirimkan email selanjutnya.

4.       Sampaikan Pesan Anda

 71681H

Melalui email, Anda dapat menyampaikan pesan Anda yang dapat mengarahkan kepada tujuan Anda menggunakan email sebagai media promosi. Sampaikan pesan Anda dengan bahasa yang baik dan jelas agar pesan Anda tidak membingungkan dan menyebabkan misleading.

Masih bingung pesan seperti apa yang harus Anda sampaikan? Berikut panduan bagi Anda yang ingin mengirimkan email massal untuk pertama kalinya:

– Pada email pertama, kirimkan sesuatu melalui email sebagai tanda terima kasih, misalnya dengan memberikan ebook.

– Pada email kedua, ajak mereka agar semakin terhubung dengan media sosial yang Anda miliki

– Pada email berikutnya Anda bisa melakukan hal lain untuk memperdalam hubungan Anda dengan penerima email Anda.

5.       Kembangkan Landing page Anda

 landing-page-2-512

Landing page bisa dianggap sebagai ‘ruang tamu’ dari bisnis yang Anda jalankan. Anda dapat memperkenalkan produk ataupun jasa yang Anda tawarkan melalui landing page. Semakin baik landing page yang Anda sediakan, maka semakin tinggi pula kemungkinan para penerima email untuk menggunakan produk ataupun jasa yang brand Anda tawarkan. Berikut beberapa tips sederhana seputar landing page:

– Sediakan beberapa landing page sesuai kebutuhan.

–  Sediakan template tersendiri untuk landing page sehingga Anda terhindar dari berbagai kesalahan umum yang sering ditemukan pada landing page.

– Pastikan setiap email yang dikirimkan terhubung dengan landing page Anda.

6.       Pantau Keberhasilan Melalui A/B Test

 abtake2

Kegiatan pemasaran melalui email dapat diakui keefektifannya. Namun, untuk mencapai keefektifan tersebut, Anda perlu memastikan bahwa email yang Anda rencanakan terkirim dan pesan tersampaikan dengan optimal. Berikut hal yang bisa Anda lakukan agar persentase keberhasilan dalam menjalankan campaign melalui email menjadi lebih besar:

– Anda bisa melakukan A/B Test pada subjek email, isi email, Call-To-Action, trigger pada email, waktu dan hari pengiriman dan juga frekuensi pengiriman email

– Amati juga hasilnya (jumlah email terkirim, jumlah email dilihat, jumlah email  dibuka, jumlah link yang diklik, dan juga konversi penjualan). Apakah telah mencapai Key Performance Indicator (KPI)?

7.       Optimalkan dan Ulangi

 iStock_000009805936Small

Setelah campaign pertama berjalan dan sudah menerima hasilnya, ada baiknya jika Anda memikirkan bagaimana caranya untuk mengoptimalkan kegiatan marketing melalui email ini.  Kegiatan optimalisasi bisa dilakukan melalui perubahan frekuensi pengiriman email, jam dan hari pengiriman email, subjek dan isi email, kolom pengirim, call-to-action, dan lain-lain tergantung dengan hasil yang diterima sebelumnya. Jangan lupa juga untuk melakukan kembali A/B Test pada campaign berikutnya.

Tujuh cara ini dapat Anda lakukan segera dengan persiapan yang cukup singkat dan kapan pun Anda ingin memulainya. Namun, kegiatan marketing melalui email yang baik tentunya takkan dapat dipisahkan dari desain yang baik pula. Desain-desain yang akan ditampilkan pada bagian email seperti desain logo, dan juga link menuju website memerlukan desain menarik agar dapat menarik perhatian target market. Sekian tips meningkatkan penjualan melalui email dari Sribu, semoga artikel ini dapat bermanfaat untuk kesuksesan usaha Anda.

Read More

Diliput Oleh

[index]
[index]