Marketing

11 Kiat Menghadapi Usaha Sepi Biar Ramai Laris

cara usaha sepi biar rame

Tiap bisnis, apapun itu, pasti pernah mengalami yang namanya periode buruk. Seperti roda kehidupan, usaha kadang bisa sukses di atas tapi tak jarang juga ada di bawah. Pasti selalu ada hambatan, tapi harus bisa diselesaikan dengan bijak meski jalannya tak mulus-mulus amat.

Situasi semacam ini paling sering dialami pemula yang baru terjun ke dunisa bisnis. Wajar bersikap panik saat tahu bisnisnya diambang kehancuran karena sepi pembeli. Beberapa mungkin bisa mengatasi situasi, tapi banyak yang juga harus gulung tikar karena tak mampu bertahan.

Ada banyak sebab kenapa usaha sepi, mungkin saja kualitas produk jelek, harga terlalu mahal, SDM tak kompeten, atau layanan yang kurang optimal. Untuk keluar dari periode usaha sepi, satu-satunya solusi yaitu membuat perencanaan. Ini termasuk meninjau kembali arus kas, sumber daya, dan produk.

 

1. Evaluasi

Untuk sejenak, ambil jeda waktu sebentar untuk sekadar membuat evaluasi. Penjelasannya seperti ini, mengambil jeda waktu saat usaha sepi bisa memberi penghematan untuk operasional. Percuma saja tetap beroperasi tapi tak kalau ada pemasukan sama sekali.

Inilah waktu tepat untuk melakukan evaluasi bisnis secara keseluruhan, dari bagian hulu hingga hilir. Termasuk perkembangan produk, sumber daya, layanan, arus kas, juga kemampuan staff. Dari sini bisa mendapat jawaban mana kelemahan dan kekuatan perusahaan.

 

2. Berhitung

Tak cuma menyangkut kas saja, berhitung bisa terkait banyak hal. Berhitung yang dimaksud lebih seperti mengelola aset yang dipunya. Pasti ada banyak yang terlupa saat dulu sedang berjaya, dan kini waktunya mengelola mumpung lagi tak banyak aktivitas bisnis.

Mengelola suatu bisnis bisa dimulai dengan menghitung beban biaya yang harus dikeluarkan, ini termasuk jatuh tempo, gaji pegawai, tanggungan listrik, sewa lokasi, juga lainnya. Hal semacam ini harus mulai dihitung supaya bisnis tak makin terpuruk karena usaha sepi.

 

3. Ubah strategi

Kemungkinan penyebab usaha sepi yaitu strategi monoton dan usang. Pasar sudah tumbuh dan berubah, sudah seharusnya strategi yang dipakai juga harus diubah. Strategi pemasaran harus fleksibel, artinya bisa sesuai tuntutan selera konsumen yang kerap berubah cepat.

Yang dimaksud yaitu membuat strategi pemasaran yang baru. Usaha sepi bisa memberi waktu lebih untuk berpikir terkait rencana pemasaran jangka pendek juga jangka panjang. Strategi yang dimaksud termasuk merubah dari offline ke online, seperti lewat media sosial.

 

4. Membangun relasi

Penting hukumnya membuat relasi bisnis dengan siapa saja, karena ini bisa berguna saat usaha sepi. Relasi bisnis bisa memberi perbandingan apa yang salah dengan metode bisnis yang dipakai. Yang paling utama, relasi bisnis bisa memberi pengaruh banyak terkait pemasaran.

Untuk sekelas perusahaan, membangun relasi bisnis dengan konsumen itu wajib hukumnya, meski mungkin saja konsumen tak akan membeli lagi. Bagaimanapun, konsumen merupakan faktor penting yang bisa mendukung kesuksesan suatu perusahaan.

 

5. Inovasi

Inilah yang selalu didengungkan banyak pakar usaha, inovasi. Memang benar, tanpa ada inovasi suatu bisnis bisa saja sepi karena tak punya hal baru yang ditawarkan ke konsumen. Inovasi bisa banyak hal, misalnya dengan merambah dunia online dengan memakai website.

Atau, misal dengan mengembangkan produk baru yang sesuai jaman, meski itu cuma sekedar merubah desain label produk. Justru cara ini banyak diadopsi banyak perusahaan. Terasa ada semacam pembaharuan di mata konsumen meski itu sebatas merubah kemasan produk saja.


Puluhan Ide Produk Berpotensi

#JanganBikinSusah


6. Company profile

Usaha sepi bisa jadi dikarenakan perusahaan belum cukup dikenal, ini biasa dialami perusahaan yang baru muncul. Supaya dikenal, perusahaan kerap membuat suatu event atau promo. Cara ini punya resiko tinggi, apalagi kalau dikaitkan biaya penyelengaraan yang tak sedikit.

Untuk membuat perkenalan pada pasar, ada cara yang lebih ramah, yaitu lewat company profile. Bahkan untuk perusahaan modern, company profile merupakan satu keharusan. Dengan catatan, komposisi desain company profile yang dibuat harus unik juga efektif.

 

7. Kejar piutang

Strategi paling umum yang dipakai banyak usaha rintisan yaitu dengan menitip barang, yang bisa diartikan dengan menitip modal. Padahal, makin banyak modal yang ditebar, makin besar pula peluang bisnis menjadi sepi karena dana operasional jadi kian terbatas.

Modal yang dititip berarti jadi piutang, dan ini yang harus dikejar saat usaha sepi. Masalahnya, karena usaha sepi, banyak yang lalu malas mengejar piutang yang dipunya. Padahal ada banyak keuntungan kalau piutang bisa didapat, misalnya untuk membiayai laju perusahaan.

 

8. Berhemat

Selain dengan berhemat, tak ada cara yang lebih baik lagi yang bisa diambil saat usaha sepi. Seperti yang sudah disinggung, untuk menjalan roda bisnis pasti butuh dana operasional yang tak sedikit. Dengan berhemat, ini bisa menjaga arus kas agar tak makin bobol.

Contoh lain, kalau strategi pemasaran yang diambil terlalu agresif, ini harus diubah. Misalnya dengan lebih selektif saat membuat promosi atau memilih segmentasi target, yang intinya bisa mereduksi penggunaan biaya. Ini harus dilakukan demi menjaga stabilitas kas.

 

9. Kembangkan ide baru

Entah dengan alasan apapun, suatu saat konsumen pasti akan merasa jenuh saat dijejali dengan desain produk yang itu-itu saja. Harus ada sesuatu yang baru yang bisa membuat konsumen bergairah supaya mau kembali lagi, dan sekaligus bisa mengusir rasa bosan konsumen.

Satu yang bisa dicoba yaitu dengan menawarkan promo atau program khusus ke konsumen. Ini bisa memantik rasa penasaran konsumen supaya tertarik lagi. Cara lain yaitu dengan melibatkan partisipasi konsumen dalam suatu event sebagai bentuk penghargaan dari perusahaan.

 

10. Gabung online

Era digital membawa banyak perubahan, termasuk untuk urusan pemasaran. Lewat website dan media sosial, aktivitas pemasaran lebih mudah dilakukan. Apalagi untuk menjangkau pasar yang lebih luas, media digital lebih mampu memberi pengaruh untuk membuka target baru.

Bukan bermaksud memberi saran supaya berganti ke mode online dan mematikan yang offline, jauh lebih baik kalau dua strategi ini digabung. Baik strategi online dan offline punya spesifikasi sendiri. Untuk target pasar yang dekat, strategi ofline masih terbukti cukup ampuh.

 

11. Ganti usaha

Apalagi yang bisa diharap kalau suatu usaha sudah tak bisa berkembang. Yang ada cuma defisit dan agunan makin menumpuk karena modal habis untuk produksi dan distribusi yang gagal. Memang agak riskan untuk langsung berganti usaha, karena itu berarti kerugian total.

Solusinya, jenis bisnis yang digeluti bisa diubah sedikit arahnya supaya ada kesinambungan. Kalau sebelumnya bisnis bergelut di bidang baju, bisa saja diubah ke bidang kaus. Artinya, tak ada lompatan jauh yang harus dilewati dan tak harus mulai merintis dari awal lagi.


jasa desain produk


Usaha sepi bisa memiliki banyak penyebab, dan untuk membuat ramai lagi butuh banyak strategi. Tentunya ini harus dibarengi usaha yang luar biasa. Uraian di atas bisa menjadi pengingat sekaligus bahan evaluasi supaya kondisi usaha sepi bisa dihadapi dengan maksimal.

Ria A. Wijaya
Lulusan Sastra Inggris yang mampu menulis beragam tema, terkhusus seputar teknologi dan traveling.
You may also like
belajar cara membuat website
10 Tips & Trik Cara Membuat Website untuk Bisnis Anda
Contoh brosur dari Sribu
17 Contoh Brosur dengan Desain dan Gambar yang Menarik untuk Beriklan

Diliput Oleh

[index]
[index]